GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Ustadz Pujiono Bakar Semangat Kerja Guru Kaltara di Bimtek Pembelajaran Koding dan AI
![]() |
| Ustadz Pujiono menyampaikan tausiyah bertema “Mencintai Profesi (Guru) Raih Ridho Ilahi”. |
Ustadz Pujiono Bakar Semangat Kerja Guru Kaltara di Bimtek Pembelajaran Koding dan AI
Tarakan – majalahlarise.com - Suasana subuh di Hotel Tarakan Plaza, Kalimantan Utara, begitu syahdu saat para guru peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial mengikuti kajian subuh bersama Ustadz Pujiono anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah yang Juga Kepala SD Muh PK Banyudono. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan tausiyah bertema “Mencintai Profesi (Guru) Raih Ridho Ilahi” yang membakar semangat para guru untuk semakin mencintai dan mengikhlaskan profesinya.
Dalam ceramahnya, Ustadz Pujiono menjelaskan guru adalah profesi yang sangat mulia. Guru bukan sekadar pengajar, tetapi pendidik yang mencetak generasi berkualitas. “Ilmu yang diajarkan guru bukan hanya untuk kepentingan duniawi, tetapi juga untuk menyiapkan murid menghadapi kehidupan dunia dan akhirat. Maka profesi guru adalah ladang pahala yang sangat luas,” ujarnya.
Ustadz Pujiono mengingatkan agar para guru tidak terjebak pada rutinitas mengajar yang kering makna. Menurutnya, banyak guru hanya sekadar menyampaikan materi tanpa menyadari peran besarnya dalam membentuk karakter dan kepribadian murid. “Mengajar bukan sekadar rutinitas, tetapi harus dilandasi dengan niat mulia untuk mendidik. Jika tanpa makna, tugas mulia ini bisa terasa berat dan kosong,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ustadz Pujiono menjelaskan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat. “Jangan mengkhianati profesi guru dengan berhenti belajar. Guru sejati adalah pembelajar yang terus berkembang. Guru yang berhenti belajar akan kehilangan esensi profesinya,” jelasnya. Dengan terus belajar, guru bukan hanya menambah kualitas diri, tetapi juga menjadi teladan nyata bagi murid-muridnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Pujiono menyelipkan istilah Jawa yang sarat makna: “Kencana nanging kroso kaya wingko.” Kencana berarti emas, lambang kemuliaan. Sedangkan wingko diibaratkan serpihan kaca yang dianggap tak berguna.
“Guru itu sebenarnya kencana, sangat bernilai. Tetapi sering merasa seperti wingko, diremehkan, tidak dihargai. Meski begitu, jangan putus asa. Tetaplah ikhlas, sabar, dan yakin bahwa Allah SWT akan memberi balasan terbaik bagi amal kita,” tuturnya.
Ceramah subuh ini menjadi pelecut semangat bagi para guru peserta Bimtek. Ustadz Pujiono mengajak seluruh pendidik untuk mencintai profesinya sepenuh hati, ikhlas dalam mengajar, serta terus belajar agar tidak kehilangan makna dalam tugasnya. “Meskipun kadang merasa seperti wingko, tetaplah memberi yang terbaik. Karena tujuan akhir kita adalah meraih ridho Allah SWT,” pungkasnya. (Sofyan)
Baca juga: Kupas Tuntas Gastronomi dalam Manuskrip Kuno Bersama Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB UNS
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: