GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
PKKMB Univet Bantara 2025 Berlangsung Tiga Hari, Aksi Guest Star Hampir Disco Meriahkan Acara
![]() |
| Puncak acara ditandai dengan Inagurasi, yakni penyerahan mahasiswa baru oleh panitia kepada Rektor Prof. Dr. Farida Nugrahani selaku pimpinan universitas. |
PKKMB Univet Bantara 2025 Berlangsung Tiga Hari, Aksi Guest Star Hampir Disco Meriahkan Acara
Sukoharjo - majalahlarise.com - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo berjalan lancar selama tiga hari, Senin–Rabu (15–17/9/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit, Bergerak, Berdampak” dan diikuti 890 mahasiswa baru program S1 dan D3, ditambah 1.200 peserta program profesi (PPG) yang mengikuti secara daring.
PKKMB dibuka secara resmi oleh Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum dengan pemukulan gong, Senin pagi (15/9). Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, ikrar janji mahasiswa baru, hingga menyanyikan Hymne Univet.
Dalam kesempatan itu, Rektor menjelaskannya pentingnya PKKMB sebagai pintu masuk kehidupan baru bagi mahasiswa.
![]() |
| Mahasiswa baru saat mengikuti PKKMB Tahun Akademik 2025/2026. |
“PKKMB bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi proses pembelajaran awal bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan kampus, Tridharma Perguruan Tinggi, dan bagaimana bersikap sebagai insan dewasa,” ujarnya.
Hari pertama diisi dengan materi pengenalan sistem pendidikan tinggi, pedoman akademik, sistem informasi akademik (Siakad), hingga penguatan kesadaran lingkungan, manajemen risiko, dan kampus sehat. Sesi kewirausahaan dan materi tentang perguruan tinggi di era digital juga mendapat perhatian besar dari mahasiswa baru.
Selasa (16/9), kegiatan difokuskan pada pembinaan karakter. Mahasiswa baru mendapatkan materi kepemimpinan, pengembangan intelektual dan anti kekerasan, bahaya narkoba, anti korupsi, serta bahaya judi online.
Selain itu, mahasiswa juga mengikuti sesi motivasi kebangsaan, monolog teater mahasiswa yang disambung dengan lagu Darah Juang, serta sosialisasi perbankan dari Bank BTN dan Bank Jateng. Suasana hangat terbangun dengan adanya ice breaking, apresiasi konten kreatif mahasiswa, serta pembagian doorprize.
Hari terakhir, Rabu (17/9), diawali dengan Parade Bantara Muda yang menampilkan ciri khas tiap fakultas. Mahasiswa berkeliling kampus dengan formasi paper mob yang meriah.
Puncak acara ditandai dengan Inagurasi, yakni penyerahan mahasiswa baru oleh panitia kepada Rektor dan pimpinan universitas. Prosesi dilakukan dengan ikrar, penyerahan Pataka Univet kepada Rektor, dan kemudian diteruskan kepada fakultas masing-masing.
“Alhamdulillah, dari hari pertama hingga hari ketiga, kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai arahan Kementerian. Kami berkomitmen melaksanakan PKKMB tanpa kekerasan, tanpa perundungan, dan tanpa tindakan anarki. Harapan saya, mahasiswa baru tidak hanya fokus kuliah, tapi juga memperkaya keterampilan melalui magang, student exchange, kegiatan UMKM, olahraga, seni, maupun akademik. Dalam 3,5 tahun, mereka bisa lulus dengan ijazah sekaligus keterampilan untuk siap di dunia kerja,” tutur Prof. Farida Nugrahani.
![]() |
| Aksi guest star Hampir Disco menyemarakkan PKKMB Tahun Akademik 2025/2026 Univet Bantara Sukoharjo. |
Setelah prosesi inagurasi, mahasiswa disuguhi persembahan tari, penampilan solo mahasiswa baru, hingga pagelaran budaya yang menampilkan tari daerah. Suasana semakin semarak dengan penampilan band lokal Lazy Mind dan ditutup dengan aksi guest star Hampir Disco.
Kemeriahan ini menjadi simbol penutup PKKMB 2025 Univet Bantara sekaligus awal langkah mahasiswa baru memasuki kehidupan kampus. Dengan selesainya PKKMB, mahasiswa resmi menjadi bagian dari civitas akademika dan siap menempuh perkuliahan dengan semangat baru. (Sofyan)
Baca juga: Rektor Univet Bantara Buka Expo KKN 2025, Mahasiswa Tampilkan Produk Inovasi Pemberdayaan Desa
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...



Tidak ada komentar: