UNISRI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Universiti Malaysia Sabah, Penandatanganan MoU di Kota Kinabalu Mantapkan Kolaborasi Akademik Indonesia–Malaysia

Print Friendly and PDF

Rektor UNISRI, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, dan Naib Canselor UMS, Prof. Datuk Dr. Kasim Mansor, beserta jajaran akademisi dari kedua belah pihak saat foto bersama usai penandatanganan naskah MoU.


UNISRI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Universiti Malaysia Sabah, Penandatanganan MoU di Kota Kinabalu Mantapkan Kolaborasi Akademik Indonesia–Malaysia

Kota Kinabalu - majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali menorehkan langkah penting dalam penguatan jejaring internasional dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universiti Malaysia Sabah (UMS). Penandatanganan dilakukan di Bangunan Canselori UMS, Kota Kinabalu, Malaysia, pada Jumat (1/8), sebagai bentuk keseriusan kedua institusi dalam membangun sinergi lintas negara di bidang pendidikan tinggi.

MoU ditandatangani langsung oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, dan Naib Canselor UMS, Prof. Datuk Dr. Kasim Mansor, di hadapan jajaran akademisi dari kedua belah pihak. Kesepakatan ini menandai babak baru dalam kolaborasi strategis yang telah terjalin selama tiga tahun terakhir, dengan fokus pada pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan kurikulum, penelitian kolaboratif, hingga pelatihan sumber daya manusia.

“Penandatanganan MoU ini bukan hanya seremoni simbolik, tetapi merupakan manifestasi konkret dari komitmen UNISRI dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan secara global,” ungkap Prof. Sutoyo. Ia juga menekankan pentingnya penguatan riset dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari peran perguruan tinggi dalam membangun peradaban.

Salah satu wujud konkret dari kerja sama ini adalah penyelenggaraan International Research Symposium 2025 yang telah berlangsung secara daring pada 21–25 Juli 2025. Simposium ini mempertemukan peneliti, akademisi, dan mahasiswa dari kedua negara untuk mempresentasikan hasil riset serta memperluas jejaring ilmiah di kawasan ASEAN.

“Simposium tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi akademik lintas negara dapat menghasilkan dampak positif bagi dunia keilmuan, sekaligus memperkuat diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Malaysia,” lanjut Prof. Sutoyo.

Senada dengan itu, Prof. Datuk Dr. Kasim Mansor menyambut baik MoU tersebut dan berharap dapat membuka jalan bagi lebih banyak program bersama di masa mendatang. “Kami percaya kolaborasi ini akan memperkaya pengalaman akademik mahasiswa dan dosen di kedua institusi, serta mempererat persahabatan dua bangsa serumpun,” ujarnya.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Prof. Dr. Rossita Shapawi (Timbalan Naib Canselor UMS Bidang Akademik dan Antarabangsa), Sirahim Abdullah (Pengarah Bahagian Pengurusan Sumber Manusia UMS), serta delegasi UNISRI yang terdiri dari Saiful Bahri (Wakil Rektor Bidang Akademik), Nuroso Bambang Warsito, SE, MM (Ketua Yayasan Slamet Riyadi), dan tim peneliti kolaborasi UNISRI–FKAL UMS.

Melalui penandatanganan ini, UNISRI dan UMS menegaskan tekad mereka untuk terus menjadi lokomotif kemajuan pendidikan di Asia Tenggara melalui kerja sama strategis, inklusif, dan berorientasi masa depan. (Sofyan)


Baca juga: Wakil Bupati Boyolali Kunjungi SMK Muhammadiyah 01 Sambi, Dukung Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top