Mahasiswa KKN UNISRI Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini Lewat Pelatihan Pembuatan Gelang Manik-Manik

Print Friendly and PDF

Fadila Putri Juliana, anggota Kelompok 80 KKN–PPM UNISRI saat mengajarkan pembuatan manik-manik.


Mahasiswa KKN UNISRI Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini Lewat Pelatihan Pembuatan Gelang Manik-Manik

Klaten – majalahlarise.com -Kreativitas dan jiwa kewirausahaan sejak dini menjadi fokus utama salah satu program kerja individu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN–PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Tahun 2025 di Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

Adalah Fadila Putri Juliana, anggota Kelompok 80 KKN–PPM UNISRI yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Luqman Alhakim, S.Pd., M.Pd., yang menginisiasi program bertema “Berwirausaha Sejak Dini: Membangun Kreativitas dan Kewirausahaan Anak-anak melalui Pembuatan Aksesoris (Pembuatan Gelang dari Manik-manik)”.

Kegiatan ini digelar di SDN 1 Kahuman pada Rabu (6/8/2025) dan diikuti puluhan siswa dengan antusias. Tidak hanya sekadar mengajarkan cara membuat kerajinan tangan, program ini dirancang untuk memperkenalkan konsep dasar bisnis, mulai dari perencanaan produk, proses produksi, penetapan harga, hingga strategi pemasaran.


Dengan media manik-manik warna-warni, anak-anak diajak untuk berkreasi menentukan desain gelang, memilih kombinasi warna, dan menyusunnya menjadi produk yang menarik. Proses ini secara tidak langsung melatih keterampilan motorik halus, konsentrasi, kesabaran, serta kemampuan memecahkan masalah dan berinovasi.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Anak-anak terlihat gembira saat melihat hasil karya mereka gelang manik-manik dengan desain unik dan personal. Hasil karya tersebut tak hanya menjadi kenang-kenangan, tetapi juga menjadi portofolio awal bagi ide usaha yang dapat mereka kembangkan di masa depan.

Menurut Fadila, tujuan utama program ini adalah membekali anak-anak dengan bekal kewirausahaan sejak dini agar mereka tumbuh menjadi pribadi mandiri, percaya diri, kreatif, dan memiliki inisiatif tinggi. “Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk memahami bahwa setiap kreativitas dapat memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Program ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan warga setempat, mengingat pentingnya membentuk generasi muda yang memiliki wawasan usaha dan keterampilan praktis.

Dengan semangat yang terpancar dari para siswa, diharapkan bibit-bibit wirausaha muda dari Desa Kahuman dapat tumbuh dan berkembang, membawa manfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya di masa mendatang. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top