Kantin Sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Luar Biasa dan Jadi Panutan

Print Friendly and PDF

Tim Centre of Local Excellence – COLE Universtas Katolik Parahyangan Bandung melakukan studi tiru praktik kantin sehat ramah anak di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.


Kantin Sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Luar Biasa dan Jadi Panutan

Solo- majalahlarise.com -Dalam rangka mendukung upaya untuk mewujudkan tujuan program Kota Cerdas Pangan di Kota Bandung, maka serangkaian kegiatan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Sehubungan dengan hal tersebut Tim Centre of Local Excellence – COLE Universtas Katolik Parahyangan Bandung yang selama ini memberikan dukungan untuk Kota Cerdas Pangan Kota Bandung, melakukan studi tiru praktik kantin sehat ramah anak di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Selasa (7/5/2024).

“Mengapa studi tiru ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan? Karena menurut kami pengelolan kantin di sini luar biasa bagusnya. Kami berdecak kagum sejak kami datang ke sekolah ini. Bagaimana kondisi kantin, dapur. Kami merasa luar biasa belajar banyak praktik-praktik baik yang ada di sekolah. Mereka menyediakan e-money untuk anak-anak,” kata Dr Theresia Gunawan saat berbincang dengan Jurnalis di Aula Sekolah Sehat.

Theresia menyampaikan ada beberapa poin penting yang akan ditiru dari sekolah yang berdiri sejak 1935 ini, diantaranya tentang kriteria yang diterapkan untuk mewujudkan kantin sehat sekolah. Standart Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan dan kelembagaan kantin sehat. Para pemangku kepentingan yang berperan dalam pengelolaan. Peran pemerintah setempat misalnya pemerintah kota, kecamatan, kelurahan.

Baca juga: Ajak Pahami Budaya Jawa-Bashu, Prodi BMKT FIB UNS Gelar Kuliah Dosen Tamu

Dukungan kebijakan yang sudah ada. Tata Kelola keuangan kantin sehat sekolah. Penentuan menu makanan dan minuman yang dijual di kantin. Sistem pengawasan dan evaluasi standar kantin sehat sekolah. Lain-lain hal yang terkait dengan pengelolaan kantin sehat sekolah. 

“Setelah studi tiru hasilnya keren dan menginspirasi. Uniknya guru dan siswa makan di kelas untuk makan bersama. Suatu alat untuk merekatkan hubungan. Pengalaman yang tak terlupakan makan siang bersama selama 6 tahun. Sekolah ini menjadi panutan dan referensi untuk kota-kota lain di Indonesia bagaimana pengelolaan kantin sehat dan Saya mengundang sekolah-sekolah yang ada di Indonesia mari datang ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan,” kata Theresia.

Hadir dalam acara ini Kepala Sekolah Sri Sayekti, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SW Winarsi, Tim Kantin Sehat Ramah Anak Eny Khusnul Khotimah, Tri Yuniarti, Dyah Ayu Ratnaningsih, Nurtiningsih, Kameramen Dany Fajar Kristanto SW, Direktur Program Gita Pertiwi Titik Eka Sasanti bersama tim, Ketua Badan Koordinator Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (BKUKSM) Hartoyo dan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Dwi Jatmiko pemegang certified public speaking (CPS). (Sofyan)

Baca juga: SMK Negeri 1 Semarang Kembali Torehkan Prestasi di LKS Provinsi Jateng ke-32


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top