232 dari 500 Wisudawan Univet Bantara Sukoharjo Raih Predikat Cumlaude

Print Friendly and PDF

Prosesi Wisuda Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo. Bertempat di Auditorium kampus. Kamis (9/11/2023).


232 dari 500 Wisudawan Univet Bantara Sukoharjo Raih Predikat Cumlaude

Sukoharjo- majalahlarise.com -Sebanyak 232 dari 500 wisudawan meraih predikat lulus dengan pujian atau “cumlaude” serta 20 wisudawan berhasil meraih predikat terbaik dari 18 program studi pada Wisuda Ahli Madya (D-3) ke-6, Sarjana (S-1) ke-52, dan Magister (S-2) ke-22 Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo. Bertempat di Auditorium kampus. Kamis (9/11/2023).

500 wisudawan dengan rincian Program Pascasarjana sebanyak 21 wisudawan, FKIP 197, FISH 14 wisudawan, Fakultas Kesehatan Masyarakat 62, Fakultas Teknik 49 wisudawan, Fakultas Pertanian sebanyak 61, dan Fakultas Ekonomi sebanyak 63 wisudawan.

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum saat ditemui awak media usai prosesi wisuda menyampaikan ucapan selamat kepada 500 wisudawan periode November 2023.

Baca juga: HUT ke-40 SMA Negeri 1 Baturetno, Jadi Jawaranya Para Juara

"Kami berharap para wisudawan dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dapat bermanfaat khususnya saat masuk ke dunia kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut Prof. Farida mengatakan dinamika ilmu pengetahuan dan ketatnya kompetisi serta tuntutan terhadap kualitas lulusan, tapi juga untuk menjadi perguruan tinggi yang terbaik dan berkualitas unggul.

"Dalam upaya mencetak lulusan dan meningkatkan kualitas akademik Univet Bantara membuka beberapa prodi baru dan giat aktif kompetitif dalam meraih hibah pemerintah," ujarnya.

Disampaikan pula, ada lima prodi baru yang saat ini masih menunggu SK dari pemerintah, yakni Prodi Hukum, Akuntasi, Penjaskes, PAUD dan FKF untuk administrasi rumah sakit. "Mohon doanya, semoga prodi baru itu dapat segera dilaksanakan untuk PMB mendatang," harapnya.

Pada wisuda kali ini, wisudawan meraih IPK tertinggi dari prodi Kesehatan Masyarakat atas nama Salma Nur Farida dengan nilai IPK 3.99. Ia tidak menduga mendapatkan predikat menjadi lulusan terbaik dan hampir mendapat IPK yang sempurna.

“Alhamdulillah ini merupakan hal yang tidak saya sangka dan tidak saya duga sebelumnya, saya bisa menjadi lulusan terbaik,” ungkapnya.

Wanita kelahiran Wonogiri pada 24 tahun silam ini membagikan kiat-kiatnya untuk menjadi wisudawan terbaik.

“Kita harus menetapkan tujuan dan giat dalam mengerjakan sesuatu apapun itu. Kedua, menggunakan waktu untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat, dan yang terpenting harus selalu melibatkan peran Tuhan dalam segala proses," ujarnya.

Menurutnya, IPK bukan segalanya. Tetapi untuk sekarang beberapa perusahaan  sering mensyaratkan minimal IPK.  "Jadi harus lebih giat lagi dalam meraih IPK tersebut," katanya. (Sofyan)

Baca juga: Bincang Politik di Indonesia dalam Perspektif Pragmatik


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top