Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasi Pemanfaatan Hasil Panen Kebun Jadi Wirausaha UMKM di Desa Bugel

Print Friendly and PDF

Mahasiswa KKN Unisri saat memaparkan cara menjadi wirausahawan UMKM dengan memanfaatkan hasil panen Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Subur Makmur.  


Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasi Pemanfaatan Hasil Panen Kebun Jadi Wirausaha UMKM di Desa Bugel

Sukoharjo- majalahlarise.com -Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, Kampus Merdeka (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Kelompok 60 dengan Dosen Pembimbing Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.I.Kom melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN-PMM) di Desa Bugel Kecamatan Polokarto, Sukoharjo dan telah melaksanakan Program Individu bersama ibu-ibu dari PKK berupa sosialisasi dan edukasi cara menjadi wirausahawan UMKM dengan memanfaatkan hasil panen Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Subur Makmur. Sabtu (5/8/2023)

Menurut, mahasiswa pelaksana kegiatan Erlangga Bagus Prasetya, acara sosialisasi  diselenggarakan pukul 19:00 WIB dihadiri oleh 20 ibu-ibu anggota PKK Desa Bugel dan 5 Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

"Latar belakang diadakan sosialisasi ini untuk melatih ibu-ibu PKK memiliki jiwa wirausaha dengan mengolah hasil panen kebun KWT yang dapat dikemas dan dijual di pasaran. Dari hasil penjualan nantinya dapat menambah pemasukan penghasilan keuangan tambahan," terangnya kepada majalahlarise.com.

Ibu-ibu PKK saat mengikuti acara sosialisasidan edukasi cara menjadi Wirausahawan UMKM dengan memanfaatkan hasil panen kebun KWT Subur Makmur. 


Lebih lanjut, dikatakan Erlangga pada saat pelaksanaan sosialisasi menjelaskan mengemas produk yang kreatif dan menarik agar dapat memikat konsumen dari berbagi kalangan masyarakat lebih tertarik dengan produk tersebut. Serta mengenalkan berbagai macam cita rasa varian produk seperti keju, balado dan asin. 

"Hasil panen kebun yang diolah menjadi produk UMKM tidak hanya singkong tetapi juga berlaku dengan hasil panen lainnya seperti bayam, sawi dan lainnya," ujarnya.

Disampaikan pula, melalui sosialisasi ini diharapkan kedepan dapat terus berlanjut agar ada inovasi dan perkembangan hasil tani tidak hanya dijual bahan mentah saja namun juga dapat diolah dan dikreasikan.

Produk olahan dari hasil kebun.


"Melalui program kerja individu (KKN-PMM) ini yang berupa sosialisasi dan edukasi cara menjadi Wirausahawan UMKM dengan memanfaatkan hasil panen kebun KWT Subur Makmur mampu hasil kebunnya menjadi UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga). Selain itu hasil kebun dikenal masyarakat," harapnya. (Sofyan)


Baca juga: Mahasiswa KKN UNISRI Beri Bimbingan Konseling Meningkatkan Prestasi Peserta Didik SDN 1 Jatisari


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top