PSW Unisiri Surakarta dan PKPPA Universitas PGRI Semarang Lounching Book Chapter Dinamika Masyarakat Di Masa Pandemi

Print Friendly and PDF

Tampilan layar Webinar dan sekaligus launching book chapter, Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta bekerja sama dengan Pusat Kependudukan, Perempuan dan Perlindungan Anak  (PKPPA) Universitas PGRI Semarang.

PSW Unisiri Surakarta dan PKPPA Universitas PGRI Semarang Lounching Book Chapter Dinamika Masyarakat Di Masa Pandemi

Solo- majalahlarise.com -Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta bekerja sama dengan Pusat Kependudukan, Perempuan dan Perlindungan Anak  (PKPPA,) Universitas PGRI Semarang, menyelenggarakan Webinar dan sekaligus launching book chapter, Rabu (15/9/2021).

"Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan kerjasama yang dlakukan oleh kedua pihak dalam rangka memperkuat kelembagaan terkait luaran penelitian atau rajutan gagasan di tengah krisis kesehatan saat ini. Agar bisa semakin adaptif, tidak reaktif, dan lebih dinamis dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada, " demikian disampaikan Setyasih Harini, SIP.,MSi, Ketua PSW Unisri selaku ketua panitia penyelenggara.

Salah satu narasumber Webinar, Untari Nurulita MD, SIP, MIH, memaparkan pada masa pandemi Covid-19, tugas perempuan semakin berat, cenderung menjadi core dalam menyelesaikan tugas rumah tangga dan mengajari anak-anak belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh. 

"Dalam kondisi yang demikian, maka optimis dan adaptif sangat diperlukan bagi perempuan pada masa pandemi ini, agar bisa menjalan peran dan tugasnya secara baik," tandasnya.

Narasumber lainnya, Dr Arri Handayani, S.Psi., MSi menambahkan pada pola asuh orang tua sebagai pendidik pertama dalam keluarga akan sangat menentukan masa depan anak. 

"Pola asuh orang tua yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak akan mampu menumbuhkan dan mengembangkan potensi anak  yang berkualitas, mampu beradaptasi dan tangguh menghadapi tantangan," urainya.

Webinar dilaksanakan untuk memberikan informasi hasil pemikiran yang berbasis penelitian yang dilaksanakan oleh 27 kontributor dari enam perguruan tinggi yakni Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Universitas PGRI Semarang, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas Islam Bandung, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Syah Kuala Aceh, dan satu universitas dari luar negeri yakni University of Portsmouth, Inggris. (Sofyan)


Baca juga: Mahasiswa KKN Univet Mengajak Masyarakat Membuat Bros Dari Kain Flanel 


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top