Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti saat menerima kunjungan studi tiru dari SD Islam Program Khusus (PK) Muhammadiyah Delanggu, Klaten. 

    Pelayanan Digitalisasi SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Rujukan Nasional

    SOLOmajalahlarise.com - Penerapan manajemen pelayanan berbasis digital menjadi faktor strategis dalam memperkuat posisi SD Muhammadiyah 1 Solo sebagai sekolah rujukan nasional. Beragam inovasi layanan terus dikembangkan, salah satunya melalui pemanfaatan M1 Smart Card, kartu elektronik multifungsi yang mendukung transaksi non-tunai di lingkungan sekolah, Rabu (28/1/2025).

    M1 Smart Card digunakan untuk berbagai kebutuhan siswa, mulai dari pembayaran kantin sehat, koperasi atau toko sekolah, infaq, layanan perpustakaan, hingga sistem absensi. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, praktis, dan transparan berbasis teknologi digital.

    Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, menyampaikan pergeseran paradigma pelayanan pendidikan saat menerima kunjungan studi tiru dari SD Islam Program Khusus (PK) Muhammadiyah Delanggu, Klaten. Kegiatan tersebut dipandu oleh Master of Ceremony dari Humas sekolah, Dwi Jatmiko.

    Menurut Sri Sayekti, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan saat ini lebih ditentukan oleh kualitas layanan yang dirasakan secara langsung.


    “Customer mencintai layanan, bukan mencintai lembaga. Ketika pelayanan baik, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya,” tuturnya dengan ramah.

    Ia menguraikan, pelayanan prima di era digital tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Pelayanan excellent dimaknai sebagai kesiapan sekolah dalam melayani selama 24 jam melalui berbagai kanal, baik luring maupun daring.

    Sebagai contoh, layanan digital diterapkan mulai dari pengelolaan dapur sekolah melalui program dapur sehat yang memproduksi makanan bergizi atau MBG. Selain memperoleh asupan gizi seimbang, siswa juga dibiasakan belajar disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

    “Informasi menu MBG bisa diakses melalui website sekolah. Ini menjadi langkah kecil untuk membangun kecepatan respons, kemudahan akses, dan kenyamanan pengguna sebagai indikator keberhasilan pelayanan digital,” jelasnya.

    Lebih lanjut, digitalisasi pelayanan turut memperkuat fungsi publikasi lembaga. Informasi yang disampaikan secara cepat, terbuka, dan akurat dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperluas jangkauan layanan pendidikan.

    “Kalau perilakunya tidak berubah, sistem sebagus apa pun tidak akan berjalan,” kata Sri Sayekti.

    Sementara itu, Kepala SD Islam Program Khusus Muhammadiyah Delanggu, Badri, mengatakan pihaknya membawa 35 guru dan karyawan untuk melihat langsung praktik baik di SD Muhammadiyah 1 Solo yang berdiri sejak 1935 dan dikenal sebagai sekolah rujukan nasional.

    “SD Muhammadiyah 1 Solo menjadi sekolah favorit sekaligus sekolah percontohan di wilayah Surakarta dan rujukan nasional. Melalui studi tiru ini, kami berharap memperoleh wawasan, pengalaman, serta inspirasi untuk diterapkan dalam pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik,” ujar Badri. (Sofyan)


    Baca juga: Seru! Murid Kelas I SD Muhammadiyah PK Solo Praktik Menghias Cupcake


    Murid kelas I sedang menghias Cupcake.

    Seru! Murid Kelas I SD Muhammadiyah PK Solo Praktik Menghias Cupcake

    Solo - majalahlarise.com - Sejumlah 84 murid kelas I SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan parents day dengan tema “Little Chef: Berkreasi Menghias Cupcake”, kegiatan ini bertempat di Ruang Haji Isa sekolah setempat, Sabtu (24/1/2026).

    Koordinator guru kelas I, Lusia Wahyu Purbowati, menyampaikan kegiatan parents day wujud dari kolaborasi yang apik antara paguyuban orang tua murid dan pihak sekolah untuk menghadirkan suasana pembelajaran yang berbeda.

    "Melalui kesenian menghias cupcake, para murid diberi wadah untuk mengembangkan kreasi dan imajinasi, belajar kerja tim, serta dapat mengasah motorik halus. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengekspresikan diri dan memperkuat ikatan antara orang tua murid dan anak melalui cara yang menyenangkan," terangnya.


    Kegiatan parents day diawali dengan pembagian delapan kelompok besar. Setiap kelompok terdiri dari sepuluh murid dan didampingi satu anggota paguyuban orang tua murid kelas I.

    Tak kalah seru dan menarik, kegiatan parents day kali ini menghadirkan chef profesional, Vina Septi Arfiani, yang akan memandu langkah-langkah menghias cupcake supaya terlihat estetik.

    Selanjutnya, Vina memaparkan teknis menghias cupcake. Pertama, siapkan alat dan bahan seperti whip cream aneka rasa dan kantong piping. Kedua, isi kantong piping dengan whip cream hingga dua pertiga bagian penuh. Ketiga, ikat dan lubangi ujung kantong piping untuk mengeluarkan isian whip cream. Keempat, tuang whip cream dengan posisi memutar lalu taburi sprinkles di atasnya.

    Ketua paguyuban orang tua murid kelas I, Lamya Muthia Nabila, sangat terkesan dengan penyelenggaraan kegiatan parents day kali ini.

    "Senang rasanya melihat senyum dan antusias para murid yang luar biasa. Tak hanya anak yang belajar, kita pun juga mendapatkan pengetahuan baru cara praktis membuat cupcake dengan alat dan bahan sederhana," jelasnya.

    Sebelum sesi penutupan, setiap kelompok diminta ke depan untuk menunjukkan hasil menghias cupcakenya dan diambil gambarnya untuk dokumentasi. (Sofyan)


    Baca juga: Spensaba Cup 2 Jadi Magnet Bibit Voli Pelajar

    Tokoh superhero seperti Gatutkaca, Spiderman, Batman, dan Ultraman turun langsung membantu mengantarkan dan membagikan Makan Bergizi Gratis (MBG).


    Superhero Gatutkaca Warnai Aksi Literasi dan MBG di Sukoharjo, Anak-anak Disambut Dongeng dan Keceriaan

    SUKOHARJO – majalahlarise.com - Peringatan Hari Gizi Nasional di Kabupaten Sukoharjo berlangsung semarak. Sejumlah tokoh superhero seperti Gatutkaca, Spiderman, Batman, dan Ultraman turun langsung membantu mengantarkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendongengkan anak-anak di SD Negeri Sidorejo 2, Kecamatan Bendosari, Rabu (28/1/2026).

    Aksi bertajuk Gatutkaca Literasi Disporapar Sukoharjo ini dimulai dari SPPG Sidorejo Sukoharjo menuju sekolah penerima MBG. Kehadiran para superhero sontak mengundang antusiasme siswa, guru, dan warga sekitar.

    Teks visual yang menghiasi kegiatan ini bertuliskan, “Aksi pagi ini pasukan super hero bantu bagi MBG ke anak-anak”, menggambarkan semangat kebersamaan dalam menyambut program nasional tersebut.

    Tokoh superhero Gatutkaca, Danar, menyampaikan kegiatan ini lahir dari inisiatif masyarakat yang digerakkan para relawan mendongeng wisata keliling Gatutkaca bersama mitra Disporapar Sukoharjo, dibantu mahasiswa Univet.

    Superhero Gatutkaca saat menyuapi salah satu siswa.


    “Agenda hari ini adalah peran serta masyarakat untuk menyambut MBG. Sukacita masyarakat kami wakili lewat aksi ini. Kami membantu teman-teman SPPG membagikan MBG sekaligus menghadirkan keceriaan psikologis untuk anak-anak,” tutur Danar.

    Ia menguraikan, selain mendistribusikan makanan, para relawan juga mengajak anak-anak bernyanyi dan mendengarkan dongeng bertema fabel, seperti kisah kancil dan monyet di kawasan wisata. Dongeng tersebut diperkaya pesan tentang manfaat makanan bergizi.

    “Kami ingin anak-anak senang, fokus belajar, dan tidak lapar saat belajar karena sudah mendapat makan bergizi. Harapannya mereka tumbuh kuat dan sehat seperti Gatotkaca,” jelasnya.

    Danar menambahkan, penggunaan kostum superhero menjadi simbol pesan kuat tentang gizi. Makanan bergizi digambarkan sebagai sumber kekuatan agar anak-anak tumbuh sehat, tangguh, dan percaya diri.

    Superhero Gatutkaca ikut menyiapkan sajian menu MBG di SPPG Sidorejo 4 sebelum diantarkan ke SD Negeri Sidorejo 2.


    “Kami siap diundang di mana saja, di SPPG maupun lokasi MBG lain. Tenaga dan pikiran kami gratis, kami tumpahkan demi keceriaan anak-anak. Ini bentuk dukungan masyarakat terhadap program MBG Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran,” katanya.

    Aiphid Heri Supratama Kepala SPPG Sidorejo 4 Sukoharjo mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut.

    “Agenda hari ini merupakan peringatan Hari Gizi Nasional. Masyarakat ikut membantu pendistribusian MBG dan menyampaikan edukasi manfaat makanan bergizi untuk tumbuh kembang anak dan generasi emas Indonesia,” ujarnya.

    Ia mengaku senang melihat antusiasme relawan. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat positif untuk menyukseskan program MBG.

    “Anak-anak pasti suka, apalagi menggunakan kostum superhero. Untuk anak SD, TK, dan PAUD, ini sangat menarik dan memberi semangat, terlebih ada kegiatan mendongeng,” jelasnya.

    Aiphid Heri juga mengungkapkan, SPPG Sidorejo setiap hari menyiapkan 2.453 porsi MBG untuk 20 sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMA, hingga guru yang kini juga menjadi penerima manfaat.

    Dari pihak sekolah, Guru SD Negeri Sidorejo 2, Tri Sunarni, mewakili Kepala Sekolah Jumiyem, menyambut baik kegiatan tersebut.

    “Anak-anak sangat senang dengan adanya superhero yang mendongeng sekaligus mengantar MBG. Ini membantu meningkatkan pemahaman anak tentang makanan bergizi dan membuat mereka lebih bersemangat,” tuturnya.

    Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Kalau bisa tidak hanya sekali, semoga di waktu lain bisa diadakan lagi,” ucapnya.

    Antusiasme juga terpancar dari siswa. Maya, salah satu siswa SD Negeri Sidorejo 2, mengaku senang menerima MBG yang diantar langsung para superhero.

    “Senang, seru,” kata Maya singkat sambil tersenyum.

    Ia menyebut menu MBG hari itu terdiri dari nasi, sayur wortel, sayuran hijau, daging, dan tahu. “Enak,” ujarnya polos. (Sofyan)


    Baca juga: Spensaba Cup 2 Jadi Magnet Bibit Voli Pelajar

    Turnamen bola voli antar-SD bertajuk Spensaba Cup 2.


    Spensaba Cup 2 Jadi Magnet Bibit Voli Pelajar

    Wonogiri - majalahlarise.com - SMP Negeri 1 Baturetno (Spensaba) sukses menggelar turnamen bola voli antar-SD bertajuk Spensaba Cup 2 pada Selasa (27/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 Spensaba yang mengusung tema Bersinergi Membangun Generasi Berkarakter dan Berprestasi.

    Turnamen yang berlangsung meriah tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan juga wujud komitmen Spensaba dalam menjaring dan menumbuhkan potensi atlet muda sejak usia sekolah dasar. Sekolah tertua di wilayah Wonogiri bagian selatan ini terus menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan prestasi non-akademik secara terarah dan berkelanjutan.

    Kepala SMP Negeri 1 Baturetno, Cundoko, menyampaikan pengembangan karakter dan prestasi siswa menjadi prioritas utama sekolah, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Melalui Spensaba Cup 2, sekolah ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi calon atlet muda untuk tumbuh dan berproses.

    “Harapan saya, kegiatan HUT yang digelar Selasa ini melalui cabang bola voli dan Kamis mendatang melalui potensi seni dapat melahirkan bibit olahraga dan seni yang kelak menjadi aset bagi Baturetno, bahkan Wonogiri,” ujar Cundoko.

    Daya tarik Spensaba Cup 2 terlihat dari partisipasi sekolah dasar yang tidak hanya berasal dari Kecamatan Baturetno. Salah satu peserta, SDN 1 Sumberejo dari Kecamatan Batuwarno, turut ambil bagian dan menambah semarak kompetisi. Kehadiran peserta lintas kecamatan ini menunjukkan turnamen tersebut mulai menjadi rujukan kompetisi voli tingkat sekolah dasar di kawasan sekitarnya.

    Perwakilan SDN 1 Sumberejo, Ima Wulandhari, menguraikan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan minat dan bakat siswa. Selain melatih kemampuan teknis, ajang ini juga membangun kekompakan tim serta mental kompetisi sejak dini.

    “Sangat menginspirasi sebagai ajang penyaluran bakat, khususnya bola voli. Anak-anak juga belajar bekerja sama dan berani berkompetisi. Kami berharap Spensaba Cup dapat digelar rutin setiap tahun agar bakat siswa semakin berkembang,” ungkap Ima.

    Usai kemeriahan di lapangan voli, rangkaian peringatan HUT ke-49 Spensaba akan berlanjut dengan penampilan potensi seni internal siswa yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang. Perpaduan antara olahraga dan seni ini menjadi cerminan pendekatan pendidikan yang menyeluruh.

    Melalui suksesnya penyelenggaraan Spensaba Cup 2, SMP Negeri 1 Baturetno kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan prestasi pelajar, tidak hanya bagi wilayah Baturetno, tetapi juga bagi kecamatan di sekitarnya. (DF/ Sofyan)


    Baca juga: Hanya Bermodal HP, Ibu PKK Desa Gambiranom Belajar Raup Komisi Affiliate Bersama KKN UNS

    Kelompok KKN 162 Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan program edukasi Affiliate Marketing di Aula Kantor Desa Gambiranom.


    Hanya Bermodal HP, Ibu PKK Desa Gambiranom Belajar Raup Komisi Affiliate Bersama KKN UNS

    Wonogiri – majalahlarise.com - Mengubah waktu luang menjadi penghasilan tambahan kini bukan lagi sekadar wacana bagi ibu rumah tangga di Desa Gambiranom. Melalui sentuhan literasi digital, peluang ekonomi berbasis ponsel pintar mulai terbuka lebar.

    Pada Senin (26/1/2026), Kelompok KKN 162 Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan program edukasi Affiliate Marketing di Aula Kantor Desa Gambiranom. Kegiatan ini menyasar kader PKK sebagai garda terdepan penggerak ekonomi keluarga di tingkat desa.

    Sebanyak 53 kader PKK mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka mempelajari bagaimana ponsel yang selama ini digunakan untuk komunikasi dan media sosial dapat bertransformasi menjadi sarana produktif penghasil rupiah.

    Narasumber kegiatan, Muhammad Azis, menguraikan konsep affiliate marketing dengan pendekatan sederhana dan mudah dipahami. Ia menyampaikan langkah-langkah dasar menjadi affiliator, mulai dari mendaftar program, membuat konten promosi, hingga memperoleh komisi saat produk terjual.


    “Ikut program affiliate, dapat uang cuma modal HP saja,” ujar Azis, memotivasi para peserta.

    Azis menuturkan, kunci utama dalam menjalankan affiliate marketing terletak pada keberanian untuk memulai dan konsistensi membuat konten. Menurutnya, siapa pun bisa menjalankan program ini tanpa harus memiliki modal besar.

    “Buat jadi affiliator itu mudah. Mulai dengan daftar program, buat konten promosi produk, tunggu orang beli, lalu dapat komisi,” jelasnya.

    Tidak hanya fokus pada peluang penghasilan tambahan, tim KKN 162 UNS juga menyisipkan materi literasi keuangan tentang pentingnya Dana Darurat Keluarga. Pendapatan dari hasil affiliate diarahkan agar tidak langsung dihabiskan, melainkan dialokasikan sebagai cadangan keuangan untuk menghadapi situasi tak terduga.

    Edukasi ini diberikan sebagai upaya memperkuat ketahanan finansial keluarga, mengingat minimnya literasi keuangan kerap membuat peluang pendapatan tambahan tidak dikelola secara optimal.

    Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu kader PKK, Ibu Puji, mengaku materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

    “Bobot materinya bagus karena memang dibutuhkan masyarakat sekarang yang serba digital. Pemaparannya jelas dan peserta sangat antusias,” ungkapnya.

    Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN 162 UNS berharap para ibu PKK Desa Gambiranom tidak hanya aktif bersosial media, tetapi juga memiliki kecakapan finansial untuk membangun masa depan keluarga yang lebih mandiri dan berdaya saing. (DF/ Sofyan)


    Baca juga: Prodi DKV ISI Surakarta Matangkan Persiapan Agenda Kegiatan Tahun 2026


     

    Rapat internal dihadiri seluruh dosen Prodi DKV dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi DKV, Rendya Adi Kurniawan.


    Prodi DKV ISI Surakarta Matangkan Persiapan Agenda Kegiatan Tahun 2026

    Surakarta – majalahlarise.com - Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar rapat internal untuk mematangkan persiapan agenda kegiatan tahun 2026. Beragam program berskala internasional, nasional, hingga lokal menjadi fokus pembahasan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Rapat internal yang dihadiri seluruh dosen Prodi DKV tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi DKV, Rendya Adi Kurniawan. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Gedung V Jurusan Desain, Kampus Mojosongo, pada Jumat, 23 Januari 2026.

    Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, terutama terkait perencanaan kegiatan akademik dan nonakademik yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Di tingkat internasional, Prodi DKV merancang penyelenggaraan seminar internasional serta Typefest, sebuah pameran bertema tipografi yang menjadi salah satu identitas keilmuan Prodi DKV ISI Surakarta.

    Selain agenda internasional, Prodi DKV juga menyiapkan berbagai kegiatan berskala nasional dan lokal, mulai dari lokakarya public speaking, program dosen tamu, studi ekskursi, kuliah umum, hingga diskusi penalaran mahasiswa yang dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan kreativitas mahasiswa.

    Dalam rapat tersebut, para dosen membahas secara detail sejumlah aspek teknis dan strategis, mulai dari penunjukan koordinator setiap kegiatan, kesiapan sarana dan prasarana, penyusunan lini waktu pelaksanaan, hingga dampak kegiatan terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), akreditasi program studi, Simkatmawa, serta aspek pendukung lainnya.

    Ketua Prodi DKV ISI Surakarta, Rendya Adi Kurniawan, menyampaikan rapat persiapan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh agenda kegiatan berjalan lebih terarah dan terukur.

    “Rapat internal ini kami lakukan agar seluruh agenda kegiatan Prodi DKV selama tahun 2026 dapat disiapkan secara matang, terkoordinasi, dan memiliki dampak nyata, baik bagi pengembangan program studi maupun institusi secara keseluruhan,” tuturnya.

    Ia juga menjelaskan perencanaan yang dilakukan sejak awal diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas akademik serta capaian kinerja Prodi DKV.

    “Setiap kegiatan kami rancang tidak hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai bagian dari upaya peningkatan IKU, penguatan akreditasi, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa,” jelas Rendya.

    Melalui koordinasi dan perencanaan yang matang, Prodi DKV ISI Surakarta terus berkomitmen menghadirkan program-program berkualitas yang relevan dengan perkembangan dunia desain komunikasi visual serta memberi kontribusi nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat luas. (Sofyan)


    Baca juga: Madu Murni Zakya, Pilihan Sehat untuk Keluarga dari Boyolali


    Madu Murni Zakya


    Madu Murni Zakya, Pilihan Sehat untuk Keluarga dari Boyolali

    BOYOLALI — majalahlarise.com - Momentum Hari Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan Intermedia Food untuk memperkenalkan produk unggulan terbarunya, Madu Murni Zakya, kepada masyarakat luas. Produk ini dihadirkan sebagai ikhtiar menjawab persoalan kesehatan yang kian menjadi perhatian banyak keluarga.

    Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, Madu Murni Zakya hadir membawa harapan baru. Madu ini diproses menggunakan teknologi modern untuk menjaga keaslian dan kemurniannya, tanpa campuran bahan tambahan apa pun. Kandungan antioksidan alami di dalamnya menjadikan Madu Murni Zakya dipercaya mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus melindungi sel dari dampak radikal bebas.

    Dengan cita rasa manis alami, Madu Murni Zakya dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Produk ini juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sehat pengganti gula atau pemanis buatan, sekaligus suplemen harian pendukung kesehatan keluarga.

    Produk UMKM ini lahir dari kolaborasi tiga pelaku usaha lokal. Bambang Eka Purnama, yang selama ini dikenal aktif di bidang digital marketing dan afiliator, menggandeng Paryanto dan Arifin, dua pelaku UMKM yang telah lama berkecimpung dalam dunia usaha produk lokal.

    Bambang menyampaikan kehadiran Madu Murni Zakya tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

    “Kolaborasi ini kami harapkan mampu memberikan tambahan lapangan pekerjaan, sekaligus peluang bagi afiliator di media digital,” ujarnya.

    Ia juga menguraikan sejumlah manfaat Madu Murni Zakya untuk kesehatan tubuh. Produk ini kaya antioksidan, membantu meningkatkan sistem imun, melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, serta menjadi pilihan pemanis alami yang lebih sehat untuk konsumsi harian.

    Sementara itu, Paryanto menuturkan Madu Murni Zakya saat ini sudah dapat dipesan melalui berbagai kanal. Produk tersedia secara offline di Sayur Segar Mart Sambi, serta melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan Shopee dengan akun intermediapro.

    “Kami mengajak masyarakat untuk segera mencoba dan merasakan manfaat Madu Murni Zakya,” katanya.

    Dukungan kolaborasi ini disambut positif oleh Arifin, yang sebelumnya mengembangkan usaha madu secara konvensional. Ia mengaku optimistis kerja sama ini akan mendorong usahanya tumbuh lebih pesat.

    “Dengan pemasaran digital dan kolaborasi ini, kami berharap usaha madu lokal bisa semakin maju dan berkembang,” ucapnya.

    Melalui Madu Murni Zakya, para pelaku UMKM Boyolali membuktikan produk lokal mampu bersaing, tidak hanya dari sisi kualitas, tetapi juga dari semangat kolaborasi dan inovasi demi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. (Adv/ Sofyan)


    Baca juga: Prodi D3 Farmasi Poltekkes Bhakti Mulia Laksanakan Kunjungan Industri ke PT Victoria Care Indonesia Tbk


Top