Akhirussanah SMA Muhammadiyah 2 Manyaran, 57 Siswa Lulus dengan Bekal Ilmu dan Adab

Print Friendly and PDF

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Manyaran, Wening Hidayati, S.Pd menyematkan Samir kepada siswa kelas XII.


Akhirussanah SMA Muhammadiyah 2 Manyaran, 57 Siswa Lulus dengan Bekal Ilmu dan Adab

Wonogiri — majalahlarise.com - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti kegiatan Akhirussanah siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 2 Manyaran Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Selasa (5/5/2026) di halaman sekolah. Mengusung tema “Ilmu di Hati, Adab di Diri, Langkah Kami Menuju Masa Depan yang Diberkahi,” kegiatan ini menjadi momentum sakral bagi 57 siswa yang telah dinyatakan lulus.

Para siswa tampil anggun mengenakan pakaian adat Jawa, menambah nuansa khidmat sekaligus kental budaya dalam prosesi tersebut. Acara semakin semarak dengan berbagai penampilan potensi siswa, mulai dari seni karawitan, tari Saman, hingga seni bela diri Tapak Suci yang ditampilkan di hadapan orang tua dan tamu undangan. Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan siswa dari pihak sekolah kepada orang tua serta penyematan samir sebagai simbol kelulusan.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Manyaran, Wening Hidayati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelulusan para siswa. Ia mengajak seluruh hadirin untuk memaknai momen ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui. 

Penampilan Tari Saman oleh siswa.


“Alhamdulillah kita masih diberikan kekuatan dalam menjalankan aktivitas, dan hari ini kita dipertemukan dalam momen yang membahagiakan bagi anak-anak kelas 12,” ujarnya. 

Ia juga mengapresiasi peran orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah selama tiga tahun. “Terima kasih kepada Bapak Ibu yang telah mengamanahkan putra-putrinya kepada kami. Banyak pengorbanan yang telah diberikan demi keberhasilan anak-anak,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang makna kelulusan tidak hanya terletak pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter. “Kelulusan sejati bukan hanya angka di ijazah, tetapi bagaimana kalian menjadi pribadi yang lebih santun, menghormati orang tua, dan mengutamakan adab di atas ilmu,” jelasnya. 

Ia juga mendorong para lulusan untuk terus belajar, melanjutkan pendidikan, serta menjaga nama baik almamater. “Jaga nama baik sekolah, ceritakan hal-hal baik yang kalian dapatkan, dan jadilah manusia yang menebar kebaikan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Eko Rahmanto, menyampaikan rasa haru dan bangga atas capaian para siswa. Ia mengaku terharu menyaksikan penampilan siswa dalam acara tersebut. “Ini bukan kesedihan, tapi kebanggaan. Bahkan baru satu penampilan saja, saya sudah tidak mampu menahan air mata,” ungkapnya. 

Ia juga menuturkan kedekatannya dengan sekolah serta melihat perkembangan kualitas lulusan yang semakin baik dari waktu ke waktu.

Eko Rahmanto turut menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, karyawan, serta orang tua siswa yang telah bersinergi dalam mendidik generasi muda. “Kami dari komite sekolah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perjuangan bapak ibu guru dalam mendidik anak-anak kami, serta kepada wali siswa yang telah bersinergi bersama sekolah,” jelasnya. 

Ia menambahkan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan masa depan. “Ilmu itu penting, tetapi adab berada di atas ilmu. Kita berharap generasi kita menjadi generasi yang kuat, tangguh, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Akhirussanah ini tidak hanya menjadi penutup masa belajar di bangku SMA, tetapi juga menjadi awal langkah para lulusan dalam menapaki masa depan dengan bekal ilmu dan adab, sebagaimana tema yang diusung dalam kegiatan tersebut. (Sofyan)


Baca juga: Mudir PonpesMu Manafiul Ulum Sambi, Lulusan Harus Siap Kuliah, Siap Kerja, dan Siap Dakwah


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top