Ratusan Siswa Ikuti FLS3N SMA/SMK Wonogiri 2026, Seni Jadi Sarana Pengembangan Karakter

Print Friendly and PDF

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Indri Astuti, S.IP., MH saat memberikan sambutan sekaligus membuka FLS3N SMA/SMK Wonogiri 2026.


Ratusan Siswa Ikuti FLS3N SMA/SMK Wonogiri 2026, Seni Jadi Sarana Pengembangan Karakter

Wonogiri — majalahlarise.com - Pembukaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMA/SMK sederajat tingkat Kabupaten Wonogiri tahun 2026 berlangsung khidmat di SMA Negeri 2 Wonogiri, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah, pengurus MGMP Seni dan Bahasa Indonesia, dewan juri, panitia, serta ratusan peserta dari berbagai sekolah. 

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Indri Astuti, S.IP., MH., menyampaikan pentingnya seni sebagai bagian integral dalam dunia pendidikan. Ia menguraikan pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, namun juga membentuk manusia yang utuh melalui penguatan kecerdasan emosional dan estetika. 

“Pendidikan adalah tentang membentuk manusia yang utuh, dan seni menjadi bahasa universal yang mampu menembus batas kata-kata,” ujarnya.

Lebih lanjut, peserta diingatkan untuk tidak hanya berorientasi pada kemenangan, melainkan mengutamakan proses dalam berkarya. Dukungan kepala sekolah, guru, dan panitia turut diapresiasi atas komitmen dalam mengembangkan potensi siswa di tengah padatnya aktivitas akademik. Peran guru sebagai mentor dinilai sangat penting dalam mengantarkan siswa tampil optimal. 

“Menang itu bonus, berkarya itu harus. Jadikan ajang ini sebagai ruang belajar dan inspirasi untuk terus berkembang,” tuturnya.

Ketua MKKS SMA Wonogiri, Sumanto, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari tuan rumah SMA Negeri 2 Wonogiri, dewan juri, hingga panitia yang mampu bersinergi dengan baik. Ia menilai kolaborasi antara SMA dan SMK menjadi kekuatan baru dalam penyelenggaraan FLS3N, sehingga mampu menghadirkan kompetisi yang lebih berkualitas. 

“Mari kita melangkah dan berbenah, agar kegiatan ini semakin baik dan mampu melahirkan generasi berprestasi,” ujarnya, 

Sementara itu, Ketua Panitia Ajie Ardriasworo, S.Pd, dalam laporannya menjelaskan FLS3N tahun ini diikuti oleh 27 sekolah dengan jumlah peserta mencapai 273 siswa yang telah terdaftar melalui portal resmi serta melombakan 16 cabang seni sesuai pedoman nasional.

Ia menambahkan, panitia menghadirkan dewan juri dari kalangan akademisi perguruan tinggi dan praktisi seni berpengalaman hingga tingkat provinsi guna menjamin penilaian yang objektif dan profesional. Dukungan dari Cabang Dinas Pendidikan, MKKS, MGMP, serta seluruh sekolah peserta turut menjadi faktor penting terselenggaranya kegiatan ini. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan berharap peserta dapat berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menunjukkan kemampuan terbaik,” tuturnya. (Sofyan)


Baca juga: SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Semarak Hardiknas 2026, Perkuat Karakter dan Jiwa Wirausaha Siswa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top