Halal Bi Halal Trah Eyang Setro Setiko, Perkuat Silaturahmi dan Refleksi Diri

Print Friendly and PDF


Halal Bi Halal Trah Eyang Setro Setiko, Perkuat Silaturahmi dan Refleksi Diri

BOYOLALI — majalahlarise.com - Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bi Halal Trah Eyang Setro Setiko yang digelar di kediaman Bapak Suliman, Betongan, Manggung, Ahad (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus saling memaafkan antar anggota trah lintas generasi.

Sesepuh trah, Sumarno, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dalam keluarga besar. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus merawat nilai kebersamaan dan saling peduli dalam kehidupan sehari-hari. “Kebersamaan dalam keluarga adalah kekuatan utama. Mari kita jaga kerukunan ini agar tetap lestari dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Pujiono selaku Mudir PonpesMU Manafiu’ul Ulum menguraikan tiga tipologi kesalahan dalam kehidupan manusia yang perlu menjadi bahan refleksi. Ia menjelaskan, kesalahan pertama adalah yang dapat membawa berkah, yaitu ketika seseorang menyadari kekeliruannya, bertaubat, dan menjadikannya pelajaran untuk memperbaiki diri. “Kesalahan yang disadari dan diikuti taubat justru bisa menjadi jalan datangnya kebaikan,” tuturnya.


Lebih lanjut, ia menyampaikan adanya kesalahan yang dapat membawa musibah, yaitu ketika seseorang terus mengulangi kesalahan tanpa penyesalan. “Kesalahan yang diulang-ulang tanpa kesadaran, bahkan ketika dinasihati justru marah, ini berpotensi mendatangkan musibah dalam kehidupan,” jelasnya.

Ia juga menguraikan tipologi kesalahan ketiga yang membawa kegelisahan berkepanjangan hingga kehidupan setelah mati. Menurutnya, kesalahan yang tidak diselesaikan, tidak dimintakan maaf, dan tidak ditaubati akan menjadi beban batin. “Termasuk di dalamnya adalah urusan hutang yang belum diselesaikan. Ini bisa menjadi tanggungan yang berat, bahkan sampai alam setelah kehidupan dunia,” ungkapnya.

Ustaz Pujiono selaku Mudir PonpesMU Manafiu’ul Ulum menguraikan tiga tipologi kesalahan dalam kehidupan manusia yang perlu menjadi bahan refleksi.


Melalui momentum Halal Bi Halal ini, Ustaz Pujiono mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen saling memaafkan sebagai sarana membersihkan diri dari kesalahan sekaligus memperkuat ukhuwah keluarga. “Mari kita jadikan momen ini untuk saling memaafkan dengan tulus, agar hati menjadi bersih dan hubungan keluarga semakin erat,” pesannya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman antar anggota keluarga besar, menandai semangat baru untuk menjalani kehidupan yang rukun, damai, dan penuh keberkahan. (Sofyan)


Baca juga: SMA Negeri 1 Surakarta Raih Piala Bergilir di Gladi Widya Dewantara 2026 Univet Bantara


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top