Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah Digelar KDMP Desa Gunungan Wonogiri

Print Friendly and PDF

Kegiatan Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kantor Desa Gunungan.


Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah Digelar KDMP Desa Gunungan Wonogiri

Wonogiri – majalahlarise.com - Warga Desa Gunungan dan sekitarnya berkesempatan memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui kegiatan Bazar Ramadhan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kantor Desa Gunungan pada Sabtu–Minggu, 14–15 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi KDMP Desa Gunungan bersama Dinas Koperasi Kabupaten Wonogiri dan ID Food sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah menjelang Hari Raya Idulfitri.

Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam bazar tersebut, di antaranya Minyak Kita seharga Rp15.500 per liter, gula kemasan Rp17.500 per kilogram, beras premium Rp74.000 per kemasan, serta saus Rp5.000 per kemasan, beras premium dan beras SPHP, serta tepung.

Ketua KDMP Desa Gunungan, Hartono, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Kegiatan ini dalam rangka Bazar Ramadan dengan jenis kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan KDMP Wonogiri berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kabupaten Wonogiri dan ID Food,” ujar Hartono.

Ia menjelaskan sejumlah produk yang disediakan dalam bazar tersebut merupakan kebutuhan pokok yang banyak dicari masyarakat. “Yang disediakan ada Minyakita, saus, gula pasir, beras premium dan beras SPHP, serta tepung,” jelasnya.

Hartono juga menguraikan kegiatan bazar semula direncanakan berlangsung selama dua hari, namun pada hari pertama sebagian besar stok barang telah habis karena tingginya minat masyarakat. “Rencana dua hari tanggal 14 sampai 15, tetapi hari ini sepertinya sudah selesai karena barang sudah menipis dan tinggal Minyakita saja,” katanya.

Untuk memastikan pemerataan distribusi, panitia menerapkan pembatasan pembelian minyak goreng. Setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal dua liter dengan menggunakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK). Masyarakat yang ingin membeli juga diminta membawa Kartu Tanda Penduduk sebagai syarat pembelian.

Menurut Hartono, langkah tersebut dilakukan agar bantuan pangan murah dapat tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan. “Harapannya menjelang Lebaran tahun 2026 ini, masyarakat sekitar yang mungkin membutuhkan bisa memperoleh Minyakita dengan harga murah. HET Rp15.700, sementara di sini dijual Rp15.500,” ujarnya.

Kegiatan bazar yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar ini juga menjadi momentum kebersamaan warga dalam menyambut Ramadhan dengan semangat kepedulian dan berbagi. (Sofyan)


Baca juga: SMK Kriya Sahid Sukoharjo Gelar Puncak Ramadhan Kreatif 6, Berbagi Takjil dan Perkuat Kebersamaan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top