UMKM Popongan Terus Tumbuh, Lurah Hartoko Dorong Keuletan dan Pendampingan Berkelanjutan

Print Friendly and PDF

Hartoko (Lurah Popongan)


UMKM Popongan Terus Tumbuh, Lurah Hartoko Dorong Keuletan dan Pendampingan Berkelanjutan

KARANGANYAR – majalahlarise.com - Dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Popongan terus digerakkan. Wilayah yang berada di Kabupaten Karanganyar ini memiliki karakter unik, memadukan nuansa semi perkotaan dan semi perdesaan, sehingga melahirkan dinamika ekonomi yang beragam.

Lurah Popongan, Hartoko, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026), menyampaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayahnya tergolong majemuk.

“Kelurahan Popongan ini semi kota semi desa. Di beberapa wilayah sudah perkotaan, tetapi di beberapa dusun masih seperti perdesaan. Masyarakatnya beragam, ada yang bekerja di sektor pertanian, tetapi banyak juga yang sudah masuk dunia usaha atau bisnis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah kelurahan terus berupaya mendorong penguatan ekonomi warga melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya memanfaatkan keberadaan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) dari Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang menyediakan akses kredit bagi masyarakat.

“UPK ini lingkupnya kecamatan, tetapi banyak warga Popongan yang memanfaatkan kredit tersebut untuk mengembangkan usahanya,” tuturnya.

Lurah Popongan, Hartoko saat foto bersama tim PNM dan ibu-ibu saat pelatihan penguatan perdagangan UMKM.


Selain permodalan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Pemerintah kelurahan pernah menjalin kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam penyelenggaraan pelatihan bagi warga.

“Kami pernah bekerja sama dengan UNS memberikan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi bunga, pot bunga, dan produk kreatif lainnya. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Hartoko mengatakan pengembangan UMKM tidak hanya soal modal dan pelatihan, tetapi juga menyangkut karakter pelaku usaha. Ia menilai keuletan menjadi kunci utama dalam menjalankan bisnis.

“Yang pertama adalah keuletan. Setiap usaha pasti menghadapi kendala, baik permodalan, produksi, maupun pemasaran. Maka harus tangguh dan terus mencari solusi. Ketika menemukan solusi, usaha kita akan selangkah lebih maju,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaku UMKM perlu terus mengembangkan diri dengan mencari informasi, memperluas jaringan, serta terbuka terhadap inovasi.

Ke depan, Pemerintah Kelurahan Popongan berharap adanya dukungan lebih luas dari berbagai pihak. Menurut Hartoko, kondisi masyarakat yang beragam menuntut adanya pendampingan berkelanjutan, terutama bagi pelaku usaha yang masih merintis.

“Kami berharap instansi pemerintah maupun lembaga swasta bisa memberikan bimbingan dan pendampingan. Dengan pendampingan, masyarakat bisa mendapatkan pencerahan, berani mengeluarkan ide-ide baru, dan mengembangkan usahanya dengan lebih baik,” ujarnya.

Semangat kolaborasi, keuletan, serta dukungan berbagai pihak diharapkan mampu menjadikan UMKM Popongan semakin tangguh dan berdaya saing, sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. (Sofyan)


Baca juga: Puluhan Siswa MAN IV Sleman Cari Tahu Kuliah di Kampus Seni Lewat Kunjungan ke Prodi DKV ISI Surakarta


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top