SMP Negeri 1 Wuryantoro Gelar LDK Siswa 2026, Siapkan Calon Pemimpin Berkarakter

Print Friendly and PDF

Peserta LDK saat praktik materi public speaking.

SMP Negeri 1 Wuryantoro Gelar LDK Siswa 2026, Siapkan Calon Pemimpin Berkarakter

Wonogiri — majalahlarise.com - SMP Negeri 1 Wuryantoro menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Siswa Tahun 2026 selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (3–5/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam menyiapkan generasi siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan, berkarakter kuat, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah.

Kepala SMP Negeri 1 Wuryantoro, Is Budiyarti, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, menyampaikan LDK dirancang sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa sejak dini.

“LDK ini bertujuan membentuk murid yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta berintegritas. Dari kegiatan ini, kami menyiapkan sekitar 50 siswa terpilih agar mampu menjadi teladan dan pionir bagi kurang lebih 620 siswa lainnya,” ujarnya.

Ia menguraikan, selama tiga hari peserta LDK dibekali berbagai materi yang disusun secara bertahap dan aplikatif. Pada hari pertama, siswa mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dilaksanakan bekerja sama dengan Koramil setempat.

“Hari pertama fokus pada pembentukan disiplin dan kekompakan melalui PBB. Ini menjadi fondasi awal pembentukan sikap kepemimpinan,” tuturnya.

Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan Senam Indonesia Hebat, pelatihan public speaking, motivasi sukses, penguatan budaya sekolah dan tata tertib, materi kesehatan, serta keorganisasian. Seluruh materi tersebut merujuk pada nilai-nilai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dari Kemendikbud.

“Materi hari kedua kami susun untuk membangun kepercayaan diri, pola pikir positif, serta pemahaman nilai-nilai karakter yang relevan dengan kehidupan siswa,” jelasnya.

Sementara itu, pada hari ketiga, peserta mendapatkan pembekalan komunikasi dan surat-menyurat, penyusunan proposal, serta pelatihan upacara yang dilaksanakan oleh tim khusus sekolah.

Terkait peserta, Is Budiyarti menjelaskan siswa yang mengikuti LDK merupakan hasil seleksi ketat dari sekitar 100 pendaftar. Seleksi dilakukan secara administratif hingga terpilih 50 siswa.

“Peserta LDK bukan pengurus OSIS yang sedang menjabat. Pemilihan pengurus OSIS baru akan dilaksanakan setelah LDK selesai, sehingga prosesnya lebih objektif dan berbasis pembinaan,” katanya.

Selain penguatan kepemimpinan, SMP Negeri 1 Wuryantoro juga menerapkan manajemen digital sekolah secara terkontrol untuk mengantisipasi dampak negatif internet dan media sosial.

Sekolah telah memanfaatkan papan digital interaktif (Interactive Flat Panel/IFP) bantuan pemerintah untuk mendukung pembelajaran berbasis digital. Namun, penggunaan gawai pribadi oleh siswa tetap diatur secara ketat.


“Siswa hanya diperbolehkan menggunakan HP saat pembelajaran dengan arahan guru. Di luar jam pelajaran, HP wajib dititipkan di loker khusus setiap kelas yang diawasi Guru BK,” ungkapnya.

Melalui kegiatan LDK dan pengelolaan digital yang terarah, SMP Negeri 1 Wuryantoro berharap mampu mencetak calon pemimpin siswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan etika. (Sofyan)


Baca juga: Karya Siswa SD Muhammadiyah I Ketelan Tembus Pameran Internasional di Palestina


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top