Ramadhan Kreatif ke-6, SMK Kriya Sahid Sukoharjo Hadirkan Program Religius dan Penguatan Karakter Siswa

Print Friendly and PDF

Jum’at Kajian Remaja Islam yang dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari.


Ramadhan Kreatif ke-6, SMK Kriya Sahid Sukoharjo Hadirkan Program Religius dan Penguatan Karakter Siswa

Sukoharjo – majalahlarise.com - SMK Kriya Sahid Sukoharjo kembali menyemarakkan bulan suci dengan menggelar kegiatan Ramadhan Kreatif #6. Program tahunan yang telah memasuki tahun keenam ini menghadirkan beragam agenda religius selama bulan Ramadhan 1447 H sebagai upaya meningkatkan iman dan ketakwaan siswa.

Kegiatan Ramadhan Kreatif #6 dilaksanakan secara terjadwal dan terstruktur. Setiap hari, siswa mengikuti literasi Baca Al-Qur’an Digital pukul 07.30–07.40 WIB. Selanjutnya, pada pukul 12.00–12.30 WIB dilaksanakan Sholat Dhuhur berjamaah dan pembacaan kultum.

Selain itu, sekolah juga menggelar Sholat Dhuha berjamaah serta Jum’at Kajian Remaja Islam yang dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari dan 6 Maret 2026 pukul 07.30–08.30 WIB. Program ini memberikan ruang bagi siswa untuk memperdalam pemahaman keislaman melalui kajian yang dikemas menarik dan relevan dengan kehidupan remaja.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H pada Senin, 9 Maret 2026. Pada tanggal yang sama hingga Rabu, 11 Maret 2026, sekolah juga mengadakan pengumpulan dana buka puasa bersama dan zakat fitrah warga sekolah.

Puncak kegiatan akan digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, berupa berbagi zakat dan takjil, tausiyah, pembagian hadiah lomba, serta buka puasa bersama keluarga besar SMK Kriya Sahid Sukoharjo dengan menghadirkan ustadz dari luar sekolah.

Kepala SMK Kriya Sahid Sukoharjo, Mujono, S.Kom., saat ditemui usai kegiatan pada Jumat (27/2/2026) menyampaikan Ramadhan Kreatif merupakan agenda tahunan bernuansa Islam yang telah berjalan selama enam tahun.

“Ramadhan Kreatif 6 ini artinya sudah enam tahun kami mengadakan agenda yang nuansanya Islamic. Di dalamnya ada banyak kegiatan untuk meningkatkan iman dan ketakwaan siswa,” ujar Mujono.

Ia menguraikan, penguatan iman dan ketakwaan dilakukan melalui kegiatan harian seperti literasi membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, sholat Dhuha berjamaah, serta sholat Dhuhur berjamaah. Setiap Jumat juga digelar Jum’at Religi yang berisi kajian remaja Islam.

“Puncaknya tanggal 13 Maret nanti akan ada buka bersama seluruh warga sekolah sekaligus tausiyah dengan mengundang ustadz dari luar,” katanya.

Menurut Mujono, kegiatan bernuansa religius selama Ramadhan diharapkan mampu menanamkan nilai karakter kepada siswa agar dapat memaknai bulan suci sebagai momentum penuh berkah dan ampunan.

“Kami berharap siswa bisa menjadikan Ramadhan sebagai bulan untuk selalu berbuat kebaikan, karena setiap kebaikan berpahala berlipat ganda. Ini bagian dari penguatan pendidikan karakter di sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara matang agar memberikan dampak nyata bagi seluruh warga sekolah.

“Kami mengupayakan kegiatan ini dirancang sebaik mungkin agar tidak hanya menjadi seremonial di bulan suci, tetapi juga berkelanjutan pada bulan-bulan berikutnya,” pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Mahasiswa DKV Institut Seni Indonesia Surakarta Lolos Kurasi, Karyanya Dipajang di International Art dan Design Exhibition METAVERSE Malaysia


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top