Perkuat Sinergi, HILLSI Wonogiri dan Disnakerin Gelar Outbound Bersama

Print Friendly and PDF

 

Peserta outbound sinergi Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) DPC Kabupaten Wonogiri bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Wonogiri.

Perkuat Sinergi, HILLSI Wonogiri dan Disnakerin Gelar Outbound Bersama

Karanganyar – majalahlarise.com - Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) DPC Kabupaten Wonogiri bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan outbound sinergi di Agrowisata Amanah, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini diikuti 30 peserta yang terdiri atas pimpinan dan pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) se-Kabupaten Wonogiri, serta jajaran Disnakerin Wonogiri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, dan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) Disnakerin Wonogiri, Joko Pramono, S.Si., beserta staf, serta Ketua DPC HILLSI Kabupaten Wonogiri, Dwi Suswatiningsih, SE, M.Pd.

Outbound sinergi diselenggarakan sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara HILLSI, pengelola LPK, dan Disnakerin Wonogiri dalam menghadapi dinamika ketenagakerjaan. Perubahan kebutuhan dunia usaha dan industri menuntut adanya kerja sama yang lebih erat agar program pelatihan kerja yang dijalankan LPK selaras dengan kebijakan pemerintah serta kebutuhan pasar kerja.

Ketua DPC HILLSI Kabupaten Wonogiri, Dwi Suswatiningsih, menyampaikan kegiatan outbound menjadi sarana efektif untuk membangun kebersamaan dan kepercayaan antarlembaga.

Peserta asyik dan antusias mengikuti kegiatan outbound.


“Melalui kegiatan outbound ini, kami ingin membangun suasana kebersamaan yang lebih akrab sehingga komunikasi antarpengelola LPK dan Disnakerin semakin terbuka. Dari sinilah kepercayaan dan sinergi dapat tumbuh dengan lebih kuat,” ujar Dwi Suswatiningsih.

Ia juga menguraikan suasana nonformal dalam outbound memberi ruang bagi peserta untuk saling bertukar gagasan dan menyamakan persepsi terkait pengembangan pelatihan kerja di Wonogiri.

“Ketika suasana cair, diskusi menjadi lebih hidup. Banyak ide dan masukan yang muncul demi peningkatan kualitas LPK,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang P3TK Disnakerin Wonogiri, Joko Pramono, menyampaikan LPK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.

“LPK adalah garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja siap pakai. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan LPK perlu terus diperkuat agar program pelatihan benar-benar sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Joko Pramono.

Ia berharap hasil dari kegiatan outbound tidak berhenti pada kebersamaan semata, namun berlanjut pada langkah nyata.

“Kami mendorong agar sinergi ini ditindaklanjuti dengan program konkret, terutama dalam peningkatan kualitas pelatihan, produktivitas, serta penempatan tenaga kerja di Kabupaten Wonogiri,” jelasnya.

Dari sisi pembiayaan, kegiatan outbound mencerminkan semangat gotong royong. Seluruh biaya pelaksanaan dipikul bersama oleh anggota DPC HILLSI Kabupaten Wonogiri dan Disnakerin Wonogiri sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Kegiatan outbound ditutup dengan arisan rutin HILLSI yang digelar setiap tiga bulan sekali. Dalam kesempatan tersebut, jajaran staf Disnakerin Wonogiri turut berpartisipasi aktif, sehingga semakin mempererat keakraban dan hubungan kerja antara pengelola LPK dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, HILLSI dan Disnakerin Wonogiri berharap sinergi yang terbangun mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan peran LPK, serta kontribusi terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Wonogiri. (Sofyan)


Baca juga: Lomba Mewarnai Celengan Karakter di Umbul Nogo, Wadah Ekspresi Kreativitas Anak


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top