GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pengajian Umum Jum’at Berkah Ramadan 1447 H di Manyaran, Bupati Wonogiri Ajak Perkuat Iman dan Ukhuwah
![]() |
| Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, hadir sekaligus memberikan sambutan dan arahan. |
Pengajian Umum Jum’at Berkah Ramadan 1447 H di Manyaran, Bupati Wonogiri Ajak Perkuat Iman dan Ukhuwah
WONOGIRI – majalahlarise.com - Suasana religius menyelimuti Pendopo Kecamatan Manyaran pada Jumat (20/2/2026) dalam kegiatan Pengajian Umum Jum’at Berkah Edisi Khusus Bulan Suci Ramadan 1447 H. Ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan Islam tampak khidmat mengikuti rangkaian acara.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, hadir sekaligus memberikan sambutan dan arahan. Dalam penyampaiannya, ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum berlomba-lomba dalam kebaikan.
“Ramadan adalah bulan perjuangan. Mari kita berlomba-lomba memperbanyak amalan wajib dan sunnah. Pengajian seperti ini menjadi sarana menguatkan iman, takwa, dan rasa kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya.
Ia menuturkan puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan sarana membangun empati sosial.
![]() |
| Ustadz H. Mursyidi saat menyampaikan tauziah. |
“Ketika kita merasakan lapar, kita diingatkan ada saudara-saudara kita yang setiap hari mungkin mengalami hal serupa. Inilah yang menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi,” katanya.
Bupati juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap sesama, termasuk kepada saudara-saudara yang terdampak musibah di berbagai daerah.
“Kita perbanyak doa, perbanyak amal, dan perkuat silaturahmi. Dengan begitu, keberkahan Ramadan benar-benar kita rasakan bersama,” ucapnya.
Selain itu, ia menyinggung pentingnya menjaga lingkungan dan membangun kesadaran kolektif dalam merawat alam.
“Kita harus bijak dalam memanfaatkan alam. Jangan sampai eksploitasi berlebihan justru merugikan generasi mendatang,” tegasnya.
![]() |
| Camat Manyaran, H. Toto Tri Mulyarto saat menyampaikan sambutan. |
Sementara itu, Camat Manyaran, H. Toto Tri Mulyarto, menyampaikan rasa syukur atas konsistensi pelaksanaan Pengajian Rutin Ramadan Jum’at Berkah yang telah berlangsung selama lima tahun.
“Alhamdulillah, pengajian rutin Ramadan Jum’at Berkah ini sudah berjalan lima tahun dan tetap istiqamah. Ini bukti kuatnya ukhuwah Islamiyah di Manyaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan keterlibatan berbagai ormas Islam secara bergantian dalam penyelenggaraan pengajian menjadi simbol persatuan.
“Kolaborasi ini menunjukkan persatuan umat yang luar biasa. Dari sini kita berharap Manyaran menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bupati Wonogiri dalam setiap kegiatan keagamaan di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati yang selalu hadir dan mendukung kegiatan kemasyarakatan serta keagamaan di Manyaran,” imbuhnya.
Pengajian menghadirkan penceramah dari Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, H. Mursyidi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya memperbaiki diri menjelang Ramadan.
“Kita tidak akan pernah bisa menyenangkan semua orang. Yang terpenting adalah memperbaiki diri dan menyiapkan bekal terbaik untuk menyambut Ramadan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga iman secara konsisten. “Iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang. Kalau tidak dipupuk melalui pengajian dan ibadah, kita mudah tergoda pada hal-hal yang tidak baik,” jelasnya.
Terkait ukhuwah, ia memaparkan tiga bentuk persaudaraan yang perlu dijaga.
“Ada ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan yang paling tinggi adalah ukhuwah insaniyah. Kita harus saling menghormati dan menjaga komunikasi meskipun berbeda latar belakang,” tuturnya.
Dalam menyambut Ramadan, ia menguraikan empat persiapan utama. “Pertama persiapan iman, kedua persiapan amal dengan membuat target ibadah, ketiga persiapan harta melalui zakat dan sedekah, dan keempat menjaga hati serta keluarga,” paparnya.
Menurutnya, puasa menjadi sarana pengendalian diri dan peningkatan ketakwaan.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi melatih kita mengendalikan diri dan meningkatkan kualitas takwa,” pungkasnya.
Melalui Pengajian Umum Jum’at Berkah ini, masyarakat Manyaran diharapkan semakin memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan kehidupan sosial yang harmonis. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...



Tidak ada komentar: