Murid Kelas III SD Muhammadiyah PK Solo Perkuat Karakter Melalui Kegiatan DONAT

Print Friendly and PDF

Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo praktik membuat donat.


Murid Kelas III SD Muhammadiyah PK Solo Perkuat Karakter Melalui Kegiatan DONAT

Solo - majalahlarise.com - Sebanyak 84 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo praktik membuat donat dalam kegiatan parent day yang digelar di hall utama gedung sekolah setempat, Sabtu (31/1/2026).

Tema yang diangkat untuk kegiatan _parents day_ kali ini "Sprinkles of Love: Membuat DONAT (Dzikir, Obrolan, dan Nasehat Anak Taqwa)" serta turut mengundang narasumber Melati Hapsari selaku orang tua murid dari Naifa Sekar Fadheela.

Koordinator tim guru kelas III, Yuli Ekowati, menyampaikan kegiatan parents day merupakan program unggulan sekolah yang sudah direncanakan sejak awal tahun ajaran baru dan dilaksanakan setiap Sabtu keempat jika dalam satu bulan terdapat lima kali hari Sabtu.

"Tujuan kegiatan ini untuk menghubungkan materi pelajaran dengan dunia nyata agar pembelajaran semakin bermakna. Penanaman karakter murid juga bisa diterapkan dalam pendekatan berbasis aktivitas melalui keterampilan membuat kue donat," terangnya.

Kegiatan parents day dibuka dengan sambutan dari ketua paguyuban orang tua murid kelas III, pembagian kelompok murid, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan langkah-langkah membuat kue donat dari narasumber.

Sebelum praktik secara berkelompok, Melati menjelaskan langkah-langkah membuat donat dasar yang anti gagal. Pertama, siapkan alat dan bahan kemudian pisahkan antara bahan basah dan bahan kering. Kedua, pengulenan adonan hingga kalis elastis. Ketiga, fermentasi pertama berupa tahap mengistirahatkan adonan dengan kain basah atau _plastic wrap_ selama 15-20 menit. Keempat, Bulatkan adonan hingga permukaannya licin lalu istirahatkan kembali selama 10 menit. Kelima, pipihkan adonan lubangi tengahnya dengan cetakan atau jari tangan. Keenam, goreng dengan minyak banyak serta api kecil dan cukup dibalik sekali saja kemudian beri topping sesuai selera. 

Salah satu murid kelas III, Hanif Arkan Bramantyo, terlihat antusias saat mengikuti proses menaburkan topping di atas permukaan donat.

"Aku baru tahu, ternyata untuk membuat adonan donat lebih baik menggunakan air es supaya ragi tidak berkembang terlalu cepat saat proses pengulenan. Kunci dari empuknya donat juga tergantung tepung yang dipakai yaitu tepung protein tinggi," ucapnya.

Kegiatan parents day kali ini secara tidak langsung dapat menguatkan karakter murid. Belajar memasak akan mengasah kemampuan kognitif, meningkatkan kreativitas, dan yang paling utama melatih kesabaran. Perwakilan orang tua murid yang mendampingi tiap kelompok juga senantiasa menyelipkan nasihat, pesan-pesan religi, dan kalimat positif agar para murid selalu semangat belajar di sekolah. Kegiatan ini juga bagian dari implementasi mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi teks prosedur. (Sofyan)


Baca juga: Univet Bantara Sukoharjo Lantik Ketua dan Sekretaris Program Studi Periode 2026–2031


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top