GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Literasi Superhero di Batu Seribu, Dongeng Nabi Nuh hingga Gunungan Sego Berkat Semarakkan Tradisi Padusan Sukoharjo
![]() |
| Superhero Gatutkaca membacakan kisah Nabi Nuh kepada anak-anak, didampingi Ultraman dan Spiderman serta duta wisata mas-mbak Sukoharjo. |
Literasi Superhero di Batu Seribu, Dongeng Nabi Nuh hingga Gunungan Sego Berkat Semarakkan Tradisi Padusan Sukoharjo
SUKOHARJO – majalahlarise.com - Suasana tradisi padusan di kawasan wisata Batu Seribu, Selasa (17/2/2026), tampil berbeda. Di tengah ramainya pengunjung yang memadati kolam dan area wisata untuk bersuci menjelang Ramadan, sosok superhero Gatutkaca hadir membacakan kisah Nabi Nuh kepada anak-anak, didampingi Ultraman dan Spiderman.
Kegiatan literasi tersebut digelar oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo sebagai bagian dari tradisi tahunan padusan yang dikemas dengan nuansa baru. Setelah dongeng, acara dilanjutkan dengan pembagian nasi berkat yang dibungkus daun jati, tersusun dalam gunungan sego berkat yang menjadi daya tarik tersendiri.
Superhero Gatutkaca yang diperankan Danar menjelaskan, agenda tersebut merupakan perpaduan tradisi lama dan inovasi baru.
“Hari ini tradisi tahunan padusan kita padukan dengan tradisi baru di Batu Seribu, yaitu gunungan sego berkat. Jadi kita bagi gunungan sego berkat, ada jamu, lalu adik-adik kita dongengi tentang kisah Nabi menjelang Ramadan,” ujar Danar.
![]() |
| Minum jamu bersama-sama. |
Ia menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai spiritual kepada anak-anak sebelum memasuki bulan suci.
“Harapannya adik-adik memasuki Ramadan ini mencucikan diri lewat padusan dan tertarik selalu datang ke sini. Dulu belum ada tradisi seperti ini, sekarang kita buat tradisi baru yang menarik,” katanya.
Kehadiran Ultraman dan Spiderman menambah semarak suasana. Usai sesi literasi, superhero Ultraman terlihat mengajak anak-anak berenang di kolam.
“Gatutkaca tidak sendiri. Kami ajak superhero lain untuk menghibur. Jadi bukan hanya mendongeng, tapi juga menemani adik-adik berenang. Padusan bukan sekadar bersuci, tapi juga tanda keceriaan anak-anak menyambut Ramadan,” jelasnya.
![]() |
| Superhero Ultraman terlihat mengajak anak-anak berenang di kolam. |
Acara tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporapar Kabupaten Sukoharjo, Herdis Kurnia Wijaya, S.Sos., M.Si., serta Duta Wisata Mas dan Mbak Sukoharjo.
Herdis menyampaikan Batu Seribu menjadi salah satu ikon destinasi wisata yang dikelola pemerintah kabupaten. Momentum menjelang Ramadan dimanfaatkan untuk menggelar padusan secara kolaboratif bersama pegiat wisata.
“Kita memanfaatkan momen menjelang Ramadan dengan menyelenggarakan padusan. Ada yang membawa nasi berkat, ada jamu. Pengunjung berbagi rezeki, berbagi nasi berkat. Harapannya tentu tambah berkat,” ujarnya.
Ia mengakui, meski sempat diguyur hujan, tingkat kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibanding hari biasa.
“Desitasnya tinggi sejak pagi dan sampai sore masih hangat. Kenaikannya signifikan sekali hari ini. Momen ini bagi kami menjadi berkah karena meningkatkan kunjungan,” katanya.
Menurut Herdis, saat ini destinasi wisata yang dikelola langsung pemerintah kabupaten ada dua titik, yakni Batu Seribu dan Balakan. Namun, momentum libur panjang seperti Imlek, Ramadan, dan Paskah turut membawa limpahan wisatawan dari kawasan Solo Raya.
“Kita punya kawasan Solo Baru yang menjadi ikon kuliner. Kepadatan pengunjung terasa sekali. Ini motivator luar biasa bagi peningkatan penerimaan daerah. PR kami ke depan bagaimana mengembangkan destinasi wisata sendiri sehingga tidak hanya menunggu limpahan dari kota Solo,” jelasnya.
Tradisi padusan di Batu Seribu tahun ini tidak hanya menjadi ajang bersuci menjelang Ramadan, tetapi juga panggung edukasi dan hiburan ramah anak. Dongeng Nabi Nuh, gunungan sego berkat, hingga tawa anak-anak di kolam renang berpadu menjadi wajah baru wisata religi yang lebih kreatif dan penuh makna. (Sofyan)
Baca juga: Menakjubkan, SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Borong 7 Medali di OlympicAD VIII Nasional Makassar
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...



Tidak ada komentar: