GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
AI Ready ASEAN, Polres Boyolali dan Mafindo Cetak Generasi Muda Melek Kecerdasan Buatan
![]() |
| Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. |
AI Ready ASEAN, Polres Boyolali dan Mafindo Cetak Generasi Muda Melek Kecerdasan Buatan
BOYOLALI – majalahlarise.com - Fenomena kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kian merambah dunia pendidikan di Kabupaten Boyolali. Melalui program global bertajuk AI Ready ASEAN, Polres Boyolali bekerja sama dengan Mafindo menggelar pelatihan intensif bagi 100 pelajar SMA/SMK sederajat di Aula Bhara Merapi, Kamis (26/02/2026).
Program ini mendapat dukungan dari ASEAN Foundation dan Google.org. Kegiatan tersebut bertujuan membekali siswa dengan kompetensi digital tingkat lanjut guna menghadapi transformasi teknologi yang semakin masif.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan penguasaan AI menjadi kebutuhan generasi muda, namun tetap harus diimbangi kesadaran etika dan keamanan digital.
“Kita berada di era di mana AI mempermudah segalanya, mulai dari pencarian informasi hingga membantu pekerjaan harian. Namun ada sisi negatif yang perlu diwaspadai, seperti manipulasi deepfake yang bisa meniru wajah dan suara seseorang secara sangat persis. Pelajar harus cerdas memanfaatkan AI tanpa terjebak risikonya,” jelas AKBP Indra Maulana.
Ia juga menambahkan program ini merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran sejak dini.
“Kami ingin adik-adik di Boyolali tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami tanggung jawab moral dalam penggunaannya. Literasi digital dan keamanan siber harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Tengah, Mohan Arta Subarka, menguraikan literasi digital kini menjadi fondasi penting dalam kurikulum pendidikan.
“Perkembangan teknologi tidak bisa dibendung. Yang bisa kita lakukan adalah membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, dan menggunakan AI secara bijak untuk mendukung proses belajar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menjelaskan 100 peserta yang hadir telah melalui proses seleksi berdasarkan minat dan bakat di bidang IT.
“Harapan kami, para peserta tidak berhenti sebagai pengguna AI. Mereka harus menjadi agen literasi digital di sekolahnya masing-masing. Ilmu yang didapat hari ini perlu diimbaskan,” ungkap Septiaji.
Ia menargetkan efek pelatihan dapat menjangkau hingga 30 kali lipat.
“Kami menargetkan dampaknya bisa menyentuh sekitar 3.000 orang di Boyolali melalui skema tutor sebaya. Ini bukan sekadar pelatihan sehari, tetapi gerakan bersama membangun generasi yang adaptif dan beretika,” katanya.
Kehadiran AI Ready ASEAN di Boyolali menjadi momentum strategis. Melalui kolaborasi antara kepolisian, pegiat literasi, serta dunia pendidikan, Kabupaten Boyolali bersiap mencetak generasi muda yang tangguh dan siap bersaing di era kecerdasan buatan. (DF/ Sofyan)
Baca juga: Semangat Ramadan Menguat, MGMP PAI SR 03 Matangkan PSTS dan Kupas Kebijakan Terbaru
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...



Tidak ada komentar: