GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Hadirkan Pelatihan AI Ready ASEAN, Mafindo Wonogiri Bekali Guru Nguntoronadi Keterampilan Kecerdasan Artifisial
![]() |
| Peserta antusias mengikuti pelatihan AI Ready ASEAN secara luring. |
Hadirkan Pelatihan AI Ready ASEAN, Mafindo Wonogiri Bekali Guru Nguntoronadi Keterampilan Kecerdasan Artifisial
WONOGIRI - majalahlarise.com – Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Nguntoronadi melaksanakan implementasi Pelatihan AI Ready ASEAN secara luring pada Senin (19/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membekali para pendidik dengan keterampilan kecerdasan artifisial untuk menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital.
Program AI Ready ASEAN dilaksanakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) sebagai Learning Implementation Partner (LIP) bekerja sama dengan ASEAN Foundation serta mendapat dukungan penuh dari Google.org. Inisiatif berskala global ini dirancang untuk memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi perkembangan teknologi AI di sepuluh negara ASEAN.
Melalui kemitraan tersebut, program AI Ready ASEAN ditargetkan mampu memberdayakan lebih dari 5,5 juta warga ASEAN, agar lebih adaptif, kritis, dan berdaya saing dalam ekosistem digital yang terus berkembang.
Pelatihan di Nguntoronadi diikuti oleh 50 guru yang tergabung dalam Himpaudi dan IGTKI Kecamatan Nguntoronadi. Antusiasme peserta terlihat tinggi, termasuk dari kalangan guru lintas generasi. Meski sebagian guru senior sempat merasa canggung saat pertama kali berinteraksi dengan teknologi AI, mereka tetap menunjukkan semangat belajar hingga berhasil menyelesaikan seluruh tugas praktik yang diberikan.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan silabus komprehensif yang mencakup empat kategori utama. Materi tersebut meliputi AI Fundamental tentang dasar-dasar kecerdasan artifisial, AI Usage & Implementation terkait penggunaan dan penerapan AI dalam pekerjaan, AI Ethic, Privacy & Security yang membahas etika, privasi, serta keamanan digital, hingga Teaching About AI sebagai panduan bagi guru untuk mengajarkan AI kepada peserta didik dan lingkungan sekitarnya.
Kepala Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Nguntoronadi, Gimin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pemanfaatan AI yang selaras dengan integritas mental dan moral pendidik. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dibarengi dengan kesadaran etis agar tidak disalahgunakan.
“Secara etika, adakalanya kita terlupakan atau mungkin tidak sadar, AI bisa mengarah pada hal-hal negatif dan merugikan diri sendiri maupun generasi yang sedang kita bina,” tutur Gimin. Ia menguraikan perlunya garis batas yang jelas agar pemanfaatan teknologi tetap berada dalam koridor hukum dan nilai moral.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai pelatihan AI Ready ASEAN memberikan wawasan baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan.
Salah satu peserta, Ratna Dwi Ningsih, guru TK Negeri Pembina Nguntoronadi, mengungkapkan rasa antusiasnya mengikuti pelatihan tersebut.
“Hari ini menjadi momen paling istimewa bagi saya sebagai guru. Saya memperoleh banyak pembelajaran baru melalui AI Ready ASEAN. Terima kasih kepada para trainer yang luar biasa, sudah memberi motivasi agar kami terus belajar demi masa depan anak didik,” ujar Ratna.
Selain sesi tatap muka, peserta juga didorong untuk melanjutkan pembelajaran secara mandiri melalui Learning Management System (LMS) di laman institute.mafindo.or.id. Platform ini memungkinkan guru mengakses materi secara fleksibel serta mengimplementasikannya secara berkelanjutan di sekolah masing-masing.
Tentang MAFINDO
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada upaya melawan misinformasi sejak 2016. Sebagai Learning Implementation Partner dalam program AI Ready ASEAN bersama ASEAN Foundation dan dukungan Google.org, MAFINDO berkomitmen membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan tangguh di era digital. (DF/ Sofyan)
Baca juga: Kelas Motivasi BK SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo, Praktisi Event Musik Ajak Siswa “Rock Your Career”
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...


Tidak ada komentar: