GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Warung Omah Lawas: Menjaga Memori 1971 Lewat Sajian Kuliner di Perempatan Kedungringin Wonogiri
Warung Omah Lawas: Menjaga Memori 1971 Lewat Sajian Kuliner di Perempatan Kedungringin Wonogiri
Wonogiri – majalahlarise.com - Di tengah menjamurnya tempat makan modern dengan desain kontemporer, sebuah warung makan di kawasan Perempatan Kedungringin justru menawarkan sesuatu yang berbeda: kehangatan masa lalu. Bernama Warung Omah Lawas, tempat ini baru saja merayakan ulang tahun pertamanya pada 26 Desember 2025 kemarin.
Meski baru beroperasi selama satu tahun sejak berdiri pada 26 Desember 2024, Warung Omah Lawas sejatinya menyimpan sejarah panjang. Sesuai dengan namanya, daya tarik utama warung ini terletak pada konsep klasik yang bukan sekadar tempelan. Bangunan yang digunakan merupakan rumah asli yang telah berdiri sejak tahun 1971.
"Konsepnya memang klasik karena kami menyesuaikan dengan sejarah bangunannya. Sejak tahun 1971 bangunan ini sudah ada dan kondisinya masih sama seperti saat ini, hanya ada sedikit renovasi," ungkap Endah Driyani pemilik Warung Omah Lawas.
Sentuhan personal sang pemilik menjadi jiwa dari tempat ini. Sang pemilik lahir di rumah tersebut pada tahun 1971, sehingga setiap sudut ruangan dijaga keasliannya. Bahkan, kamar tidur di dalam bangunan tersebut tidak diubah strukturnya, mempertahankan memori visual layaknya kondisi 54 tahun silam. Pengunjung yang datang seolah diajak mesin waktu kembali ke era 70-an.
Tidak hanya menjual suasana, Warung Omah Lawas menyajikan deretan menu masakan Jawa yang otentik. Berdasarkan daftar menu yang tersedia, pengunjung dapat menikmati aneka olahan ayam kampung dan ikan dengan harga yang sangat terjangkau.
Beberapa menu yang menjadi best-seller atau paling diminati pembeli antara lain Nasi Liwet Ayam Kampung, Soto Piring (Soto Ayam Kampung), Ayam Bacem Goreng, dan Nasi Langgi. Kelezatan bumbu meresap pada ayam bacem dan gurihnya kuah soto menjadi alasan utama pelanggan untuk kembali lagi.
Bagi Anda yang ingin berkunjung, berikut adalah kisaran harga menu di Warung Omah Lawas:
Soto Ayam Kampung: Rp11.000
Nasi Liwet Ayam Kampung: Rp15.000
Nasi Opor Suwir Sambel Goreng: Rp15.000 - Rp17.000
Nasi Rames / Langgi: Rp17.000
Paket Nasi + Ayam Kampung Goreng/Bacem: Rp25.000
Paket Nasi + Nila Goreng/Bakar: Rp23.000
Dengan harga mulai dari Rp11.000 saja, Warung Omah Lawas menjadi pilihan tepat bagi pecinta kuliner yang mencari makanan enak, sehat, dan ramah di kantong.
Bagi warga Kedungringin dan sekitarnya yang ingin mencicipi kuliner sembari bernostalgia, Warung Omah Lawas berlokasi strategis di Perempatan Kedungringin. Warung ini juga melayani pemesanan untuk berbagai acara. (Danu)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...


Tidak ada komentar: