GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Sunat Massal Ceria di Sukoharjo, Danar Superhero Batman dan Spiderman Hibur Anak Yatim Dhuafa
![]() |
| Danar Superhero Batman bersama rekannya, Superhero Spiderman, hadir menghibur anak-anak peserta khitan dengan mendongeng dan berinteraksi langsung. |
Sunat Massal Ceria di Sukoharjo, Danar Superhero Batman dan Spiderman Hibur Anak Yatim Dhuafa
SUKOHARJO – majalahlarise.com - Suasana berbeda tampak di Apotek Al Fath Sukoharjo, Kamis (25/12/2025). Kegiatan Sunat Massal Gratis yang digelar Apotek Al Fath Sukoharjo bekerja sama dengan Lazis Jateng Sukoharjo dan Pesantren Masyarakat Tahfizul Quran Tarbiyatul Ummah berlangsung meriah dan penuh keceriaan.
Keceriaan semakin terasa saat Danar Superhero Batman bersama rekannya, Superhero Spiderman, hadir menghibur anak-anak peserta khitan dengan mendongeng dan berinteraksi langsung. Kehadiran dua tokoh superhero itu sukses menghilangkan rasa takut anak-anak, khususnya peserta dari kalangan yatim dan dhuafa.
Danar Superhero Batman menyampaikan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengisian masa liburan dengan aktivitas bertema anak. Ia menguraikan kerja sama dengan Apotek Al Fath sudah terjalin sejak lama, terutama dalam kegiatan kepedulian kepada anak yatim.
“Sejak dulu kami sudah dikontak untuk mendukung kegiatan kepedulian kepada anak yatim. Tadi kami masuk memakai sarung, bergaya seperti anak sunatan, menggendong anak-anak sambil mendongeng dan menghibur. Tanpa terasa proses sunat sudah berjalan,” tutur Danar.
![]() |
| Peserta khitanan massal memberikan testimoni setelah dikhitan. |
Ia mengatakan metode tersebut memberikan kesan luar biasa bagi anak-anak. Menurutnya, sunat masa kini tidak lagi menakutkan karena rasa sakit sudah jauh berkurang, ditambah suasana yang menyenangkan serta hadiah yang diterima peserta. “Kami siap mendukung kegiatan seperti ini di mana pun, supaya anak-anak tidak takut sunat,” katanya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Desi Indah Ratnasari, menjelaskan Sunat Massal Gratis ini bertujuan membantu anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan dukungan dana untuk melaksanakan ibadah khitan.
“Pesertanya ada 21 anak dari wilayah Sukoharjo dan sekitarnya, khusus anak yatim dan dhuafa,” ujar Desi. Ia berharap kegiatan tersebut mampu meringankan beban keluarga serta membantu anak-anak menjalankan kewajiban agama.
Sementara itu, Amarylis Chairunnisa selaku penanggung jawab memaparkan latar belakang program Khitan Ceria. Ia menjelaskan Apotek Al Fath menjadi salah satu apotek dengan banyak pengunjung di Sukoharjo. Untuk itu, pihaknya menjaga nilai spiritual dengan membiasakan pegawai menjaga wudhu berdoa untuk kesembuhan pasien serta menyediakan kotak infak bagi pasien.
“Infak yang terkumpul setiap tahun kami alihkan untuk program khitan massal. Alhamdulillah, Khitan Ceria sudah berjalan dua tahun, tahun 2024 dan 2025, dan kami khususkan untuk anak yatim dan dhuafa,” jelas Amarylis.
Dari Lazis Jateng Sukoharjo, Muhammad Romadhon menyampaikan pihaknya turut berperan aktif dalam menyukseskan Khitan Ceria 2025, termasuk dukungan pendanaan. Ia menguraikan kolaborasi antara Lazis Jateng, Apotek Al Fath, dan Pesantren Baitul Ummah menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Insyaallah agenda ini akan kami laksanakan secara rutin dan istiqamah dengan kegiatan yang lebih meriah, supaya anak-anak yatim dhuafa di Sukoharjo bisa berkhitan gratis,” katanya.
Kebahagiaan juga dirasakan peserta. Satria, salah satu anak yang mengikuti khitan massal, mengaku tidak merasakan sakit saat disunat. “Enak, nggak sakit. Cuma kayak digigit semut,” ucapnya polos sambil tersenyum. Ia juga mengaku senang karena mendapatkan hadiah.
Program Sunat Massal Ceria ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat luas bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Sukoharjo, sekaligus menghadirkan pengalaman khitan yang aman, nyaman, dan penuh keceriaan. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...


Tidak ada komentar: