GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Rakor Kemenag Sukoharjo, Penyuluh Agama Islam Diminta Tingkatkan Peran di Masyarakat
![]() |
| Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam Kemenag Sukoharjo di RM Damar Roso, Jombor, Bendosari, Sukoharjo, Rabu (24/12). |
Rakor Kemenag Sukoharjo, Penyuluh Agama Islam Diminta Tingkatkan Peran di Masyarakat
SUKOHARJO - majalahlarise.com - Penyuluh Agama Islam Kabupaten Sukoharjo diminta untuk meningkatkan peran mereka dalam masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala KUA Bendosari, H. Agus Ridwan Widodo, S.Ag saat Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam Kemenag Sukoharjo di RM Damar Roso, Jombor, Bendosari, Sukoharjo, Rabu (24/12).
Menurut Agus, penyuluh agama Islam memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang ajaran Islam. Penyuluh agama Islam memiliki tugas pokok untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan agama Islam kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang ajaran Islam, serta mengembangkan potensi masyarakat dalam bidang keagamaan.
Dalam menjalankan tugasnya, penyuluh agama Islam memiliki fungsi sebagai motivator dan fasilitator dalam kegiatan keagamaan masyarakat, sumber informasi dan rujukan dalam masalah keagamaan, serta pengembang dan penggerak kegiatan keagamaan di masyarakat. Dengan demikian, penyuluh agama Islam dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang ajaran Islam.
Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Sukoharjo, H Sartana, S.Ag menambahkan bahwa kegiatan rutin pokjaluh saat ini sangat padat karena terkait dengan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-80. "Kami berharap semua kegiatan bisa diikuti semua penyuluh agama Islam," katanya.
Sartana juga berharap pertemuan ini dapat menjadi ajang untuk menjalin dan menjaga tali silaturahmi antar penyuluh agama Islam.
Selain itu, ia juga berharap agar regenerasi kepengurusan pokjaluh dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi. "Silahkan yang muda-muda tampil agar organisasi pokjaluh bisa lebih semangat muda sehingga bisa lebih baik lagi," pintanya.
Dengan demikian, organisasi pokjaluh dapat terus berkembang dan meningkatkan peran penyuluh agama Islam dalam masyarakat. (Sofyan)
Baca juga: Batang Daerah Pertama Terapkan KPBU Penerangan Jalan Umum
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: