Ketua Pembina YPPP Veteran Lantik Dekan Univet Bantara Sukoharjo Periode 2025–2030

Print Friendly and PDF

Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM mengambil sumpah jabatan sekaligus melantik jajaran Dekan.


Ketua Pembina YPPP Veteran Lantik Dekan Univet Bantara Sukoharjo Periode 2025–2030

Sukoharjo – majalahlarise.com – Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM mengambil sumpah jabatan sekaligus melantik jajaran Dekan dan Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Program Pascasarjana di lingkungan Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Bantara 1, Gedung A Univet Bantara, Senin (22/12/2025).

Pelantikan tersebut menetapkan Dr. Pranichayudha Rohsulina, S.Pd., M.Pd. sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Dr. Novian Wely Asmoro, S.TP., M.Sc. sebagai Dekan Fakultas Pertanian; Ir. Hendramawat Aski Safarizki, S.T., M.T. sebagai Dekan Fakultas Teknik; Prita Devy Igiany, S.Kep., M.P.H. sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan; Gustita Arnawati Putri, S.E., M.Si. sebagai Dekan Fakultas Ekonomi; Dr. Drs. Joko Suryono, M.Si. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum; serta Dr. Nurnaningsih, S.S., M.Hum. sebagai Pjs Direktur Program Pascasarjana.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo, Rektor Univet Bantara beserta pimpinan universitas, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi periode 2021–2025, mitra kerja, serta insan media.

Dalam sambutannya, Ketua Pembina YPPP Veteran Sukoharjo, Drs. Bambang Margono, MM, menguraikan amanah kepemimpinan dekan bukan tugas ringan di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat.


“Amanah ini sangat berat. Persaingan perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri, semakin ketat. Karena itu seluruh pimpinan fakultas harus bekerja bersama, meningkatkan mutu layanan, dan benar-benar melayani mahasiswa dengan sebaik-baiknya,” ujar Bambang Margono.

Ia menyampaikan pergantian jabatan di lingkungan perguruan tinggi merupakan hal wajar dalam dinamika akademik.

“Pergantian jabatan itu hal biasa. Dari rektor bisa kembali menjadi dosen. Semua harus siap, karena yang terpenting adalah keberlanjutan dan kemajuan institusi,” katanya.

Bambang juga menjelaskan pentingnya etika dan sikap dalam kepemimpinan perguruan tinggi.

“Sekarang ini keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh ilmu dan gelar, tetapi oleh etika dan sikap. Orang yang memiliki etika akan dipercaya dan dihormati,” jelasnya.

Selain itu, Bambang mendorong seluruh pimpinan fakultas meningkatkan kualitas layanan akademik dan nonakademik, serta memperkuat pengembangan soft skills mahasiswa agar lulusan memiliki daya saing. Ia mengajak dosen dan tenaga kependidikan menciptakan suasana kampus yang nyaman sehingga mahasiswa merasa betah dan dengan sukarela merekomendasikan Univet Bantara kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., menyampaikan pelantikan dekan menjadi bagian dari rangkaian suksesi kepemimpinan universitas setelah pelantikan rektor.

“Pelantikan dekan hari ini merupakan bagian dari rangkaian suksesi kepemimpinan di Universitas Veteran Bangun Nusantara. Setelah pelantikan rektor, kini kami melengkapi struktur kepemimpinan fakultas,” ujar Farida.

Ia mengatakan universitas tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi sehingga para dekan yang baru dilantik diharapkan segera membentuk tim kepemimpinan yang solid.



“Kami tidak memiliki banyak waktu. Karena itu para dekan yang dilantik segera memilih wakil dekan yang sejalan, sepaham, dan seirama agar kepemimpinan fakultas berjalan efektif,” tuturnya.

Farida juga menyampaikan apresiasi kepada para dekan dan pimpinan periode 2021–2025. “Kami menyampaikan terima kasih kepada para dekan dan pimpinan periode 2021–2025 atas dedikasi dan kerja kerasnya. Banyak capaian yang menjadi fondasi penting bagi pengembangan Univet Bantara ke depan,” katanya.

Rektor menguraikan tantangan perguruan tinggi swasta semakin kompleks, mulai dari regulasi, tuntutan akreditasi, hingga kompetisi penerimaan mahasiswa.

“Tantangan ke depan tidak semakin ringan. Karena itu kita harus bersatu, menanggalkan kepentingan sektoral, dan bergerak bersama sebagai satu keluarga besar Univet Bantara,” jelas Farida.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika menjaga kolaborasi lintas fakultas demi meningkatkan mutu dan daya saing universitas secara berkelanjutan.

Yayasan menyerahkan empat unit mobil dinas operasional kepada Univet Bantara Sukoharjo sebagai bentuk dukungan peningkatan layanan dan kinerja institusi.


Dalam kesempatan tersebut, Yayasan YPPP Veteran Sukoharjo juga menyerahkan seragam batik kepada dosen dan jajaran sebagai persiapan kegiatan halal bihalal mendatang. Selain itu, yayasan menyerahkan empat unit mobil dinas operasional kepada Univet Bantara Sukoharjo sebagai bentuk dukungan peningkatan layanan dan kinerja institusi.

Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan fakultas periode 2025–2030 yang diharapkan mampu membawa Univet Bantara Sukoharjo semakin adaptif, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (Sofyan)


Baca juga: Adakan Koordinasi Konversi Nilai Mata Kuliah, DKV ISI Surakarta Apresiasi Raihan Prestasi Mahasiswa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top