Aksi Nyata SDN 1 Baturetno Bekali Siswa Edukasi Mitigasi Satwa Berbisa Bersama KRI

Print Friendly and PDF

 

Para relawan berpengalaman, para siswa dikenalkan cara mengenali jenis-jenis ular, memahami karakteristik satwa berbisa, hingga pengetahuan awal penanganan bisa (venom) yang benar.

Aksi Nyata SDN 1 Baturetno Bekali Siswa Edukasi Mitigasi Satwa Berbisa Bersama KRI

Wonogiri – majalahlarise.com - Halaman SDN 1 Baturetno tampak berbeda pada Kamis (18/12/2025). Bukan upacara atau lomba kelas, ratusan siswa sekolah dasar justru mengikuti edukasi mitigasi satwa berbisa yang dikemas edukatif, atraktif, dan penuh pesan keselamatan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membekali siswa menghadapi potensi ancaman satwa berbisa, khususnya ular, yang kerap dijumpai di lingkungan sekitar.

Bekerja sama dengan Komunitas Relawan Independen (KRI), SDN 1 Baturetno memanfaatkan masa jeda Semester 1 dengan menghadirkan pembelajaran kontekstual di luar kurikulum formal. Edukasi ini dirancang untuk membangun keberanian, mengikis kepanikan, serta menanamkan pengetahuan dasar tentang langkah aman saat berhadapan dengan satwa berbisa.

Di bawah pengawasan ketat para relawan berpengalaman, para siswa dikenalkan cara mengenali jenis-jenis ular, memahami karakteristik satwa berbisa, hingga pengetahuan awal penanganan bisa (venom) yang benar. Materi ini sekaligus meluruskan berbagai mitos dan kesalahan prosedur pertolongan pertama yang masih banyak dipercaya masyarakat dan justru berpotensi membahayakan korban.


Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Meski demikian, dinamika di lapangan tetap menjadi tantangan tersendiri. Marsiti, salah satu guru SDN 1 Baturetno, mengakui bahwa mengondisikan ratusan siswa dengan latar belakang dan karakter yang beragam membutuhkan kesabaran ekstra.

“Kegiatannya sangat edukatif dan bermanfaat. Walaupun tantangannya luar biasa dalam mengondisikan siswa yang heterogen, pesan utama dari edukasi ini tetap tersampaikan dengan baik,” ujar Marsiti.

Lebih dari sekadar kegiatan pengisi waktu, edukasi mitigasi satwa berbisa ini menjadi bukti komitmen SDN 1 Baturetno dalam menghadirkan pendidikan yang berpihak pada keselamatan dan kebutuhan nyata siswa. Pengetahuan yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu menjadi bekal berharga saat siswa menghadapi situasi darurat di lingkungan rumah maupun sekolah.

Pesan yang digaungkan pun tegas dan membumi yaitu jangan panik, pahami risikonya, dan lakukan langkah yang benar. Karena dalam situasi darurat, pengetahuan yang tepat adalah “anti-bisa” paling awal sebelum pertolongan medis profesional datang. (DF)


Baca juga: Wagub Taj Yasin Apresiasi Bunda PAUD Jateng, Partisipasi PAUD Naik dari 47 ke 53 Persen


1 komentar:


Top