GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
325 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Boyolali PSHT Se-Soloraya 2025
![]() |
| Bupati Boyolali, Agus Irawan turut hadir dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Boyolali PSHT Se-Soloraya 2025. |
325 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Boyolali PSHT Se-Soloraya 2025
BOYOLALI – majalahlarise.com - Ratusan atlet pencak silat dari berbagai daerah di Soloraya mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Boyolali Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Se-Soloraya Tahun 2025. Kejuaraan ini digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (27–28/12/2025), di Gedung Arofah Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.
Ketua PSHT Cabang Boyolali, Komarudin, menyampaikan total peserta yang ambil bagian mencapai 325 atlet. Dari jumlah tersebut, 205 peserta berasal dari Kabupaten Boyolali, sementara 120 peserta lainnya datang dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Soloraya.
“Kejuaraan ini kami rancang untuk menggali potensi generasi Z dan generasi muda agar memiliki pola pikir serta mindset berprestasi melalui pencak silat. Harapannya, kegiatan ini mampu meminimalisir tindakan kriminalitas sekaligus mendukung visi dan misi Bupati serta Kapolres Boyolali dalam mewujudkan Boyolali yang kondusif, khususnya di bidang kamtibmas,” tutur Komarudin di sela kegiatan, Sabtu (27/12/2025).
Kejuaraan tersebut turut dihadiri Bupati Boyolali, Agus Irawan. Dalam kesempatan itu, Bupati Agus menguraikan pentingnya kejuaraan pencak silat sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus pembinaan karakter generasi muda.
“Momentum seperti ini diharapkan mampu merangsang para pendekar dan praktisi pencak silat untuk semakin menghidupkan dan melestarikan pencak silat di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Bupati Agus.
Ia juga mengatakan nilai utama dalam kejuaraan bukan semata hasil pertandingan, melainkan proses membangun persatuan dan kesatuan. Menurutnya, menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi ajang untuk saling mengenal, memperkaya khasanah pencak silat, serta membina jiwa sportivitas.
Dalam kejuaraan Piala Bupati Boyolali PSHT Se-Soloraya 2025 ini, panitia mempertandingkan sejumlah kategori usia. Mulai dari Usia Dini 5–12 tahun, Praremaja 12–14 tahun, Remaja 14–17 tahun, hingga Dewasa 17–35 tahun. Selain kategori usia, pertandingan juga dibagi dalam nomor tanding dan jurus.
Para atlet terbaik di setiap kategori berhak memperoleh medali dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi mereka di arena pencak silat. (Ags/Sofyan)
Baca juga: Bedah Buku di Dalam Bus, PonpesMU Manafiul Ulum Boyolali Gelar Capacity Building Unik dan Inspiratif
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: