GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Tingalan Wiyosan Setu Pon, Peringatan Hari Lahir K.G.P.A.A. Mangkunegoro X Semarakkan Pamedan Pura Mangkunegaran
![]() |
| Pagelaran wayang kulit yang terbuka untuk masyarakat umum serta menjadi daya tarik khusus bagi kalangan mahasiswa pecinta tradisi Jawa. |
Tingalan Wiyosan Setu Pon, Peringatan Hari Lahir K.G.P.A.A. Mangkunegoro X Semarakkan Pamedan Pura Mangkunegaran
Surakarta — majalahlarise.com - Pamedan Pura Mangkunegaran kembali semarak dengan penyelenggaraan Tingalan Wiyosan Setu Pon, peringatan hari lahir K.G.P.A.A. Mangkunegoro X, yang digelar dengan penuh khidmat dan meriah. Acara ini diisi dengan pagelaran wayang kulit yang terbuka untuk masyarakat umum serta menjadi daya tarik khusus bagi kalangan mahasiswa pecinta tradisi Jawa.
Sejak sore hari, masyarakat sudah memadati area Pamedan untuk menyaksikan rangkaian seni budaya yang disajikan. Wayang kulit sebagai ikon budaya Jawa kembali menjadi sorotan utama dalam acara tahunan ini, menghadirkan lakon yang sarat nilai filosofi dan edukasi budaya.
Salah satu penonton yang rutin menghadiri acara serupa setiap tahun, Widya Puspa, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan peringatan ini.
“Acara ini sangat bermanfaat bagi generasi muda Jawa, terutama karena dapat menumbuhkan rasa simpati terhadap budaya lokal yang semakin hari semakin tergerus oleh digitalisasi,” ujarnya.
Tingalan Wiyosan Setu Pon tidak hanya menjadi momentum penghormatan kepada K.G.P.A.A. Mangkunegoro X, tetapi juga menjadi wadah pelestarian seni tradisi di tengah gempuran perkembangan teknologi dan hiburan modern. Melalui pagelaran budaya seperti ini, masyarakat diharapkan terus mengenal, menjaga, dan melestarikan nilai-nilai luhur warisan Nusantara.
Dengan antusiasme publik yang tinggi, penyelenggaraan tahun ini menunjukkan bahwa budaya Jawa masih memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat, khususnya generasi muda yang hadir untuk belajar dan menikmati langsung kekayaan tradisi leluhur. (Manaf)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...

Tidak ada komentar: