Penandatanganan Kerja Sama Tridharma PT dan Diktisaintek Berdampak Digelar di Univet Bantara

Print Friendly and PDF

Penandatanganan Kerja Sama Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dan Diktisaintek Berdampak, yang berlangsung di Auditorium Univet Bantara pada Kamis (20/11).


Penandatanganan Kerja Sama Tridharma PT dan Diktisaintek Berdampak Digelar di Univet Bantara

Sukoharjo — majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring akademik internasional melalui kegiatan Penandatanganan Kerja Sama Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dan Diktisaintek Berdampak, yang berlangsung di Auditorium Univet Bantara pada Kamis (20/11). Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan menjadi rangkaian dari gelaran ICEI-2 International Conference of Educational Issues yang mengusung tema Artificial Intelligence (AI) for Education.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri, termasuk INTI International University & Colleges, Malaysia, serta perwakilan dari 11 perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Para pimpinan universitas hadir untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk kerja sama konkret dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sambutan INTI International University Perkuat Kolaborasi Global, dalam sambutan pertamanya, Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi, Ph.D., M.Sc., B.Sc. dari INTI International University & Colleges, Malaysia, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya konferensi internasional ini.

Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, selaku Rektor Univet Bantara saat memberikan sambutan.


 “Kehadiran kita di sini menandai upaya bersama untuk memajukan pendidikan dan kami juga membawa tambahan MoU bersama Philippine University. Harapan kami, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan semata, tetapi berlanjut hingga program-program nyata di masa depan,” ujarnya.

Prof. Deshinta memaparkan berbagai peluang kolaborasi, mulai dari joint research, dual degree, student mobility, hingga pendanaan publikasi internasional. INTI International University disebut agresif dalam riset dan konferensi, menggelar lebih dari 60 seminar internasional setiap tahun serta menargetkan 2.000 publikasi terindeks Scopus.

Ia juga menjelaskan INTI membuka peluang luas bagi universitas-universitas Indonesia untuk menjalin kemitraan dalam berbagai bidang seperti data science, engineering, education, health science, hingga student welfare programs.


Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, selaku Rektor Univet Bantara dalam sambutan menerangkan kerja sama lintas universitas menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kami menyadari bahwa tantangan akreditasi dan peningkatan mutu perguruan tinggi tidak bisa dilakukan sendiri. Melalui kerja sama ini, kita bisa saling membantu, saling menyediakan dokumen, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Prof. Farida juga membuka peluang bagi seluruh fakultas di Univet untuk menjalin MoU lanjutan dengan perguruan tinggi mitra. Beliau berharap kerja sama yang ditandatangani hari ini menghasilkan kegiatan nyata seperti riset bersama, pengabdian bersama, pertukaran mahasiswa, konferensi internasional, hingga program beasiswa riset.

Daftar Perguruan Tinggi yang Hadir dan Menandatangani Kerja Sama

Kegiatan penandatanganan MoU hari ini dihadiri oleh 12 perguruan tinggi, yaitu:

1. Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera

2. Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan, Sumatera Utara

3. STKIP PGRI Trenggalek

4. Tiga Serangkai University

5. Universitas Muhammadiyah Buton

6. Universitas Islam Jakarta

7. Universitas Ngudi Waluyo

8. Universitas Muhammadiyah Palopo

9. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (WR IV)

10. Universitas Muhammadiyah Karanganyar

11. Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara

12. INTI International University, Malaysia

Penandatanganan kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa Univet Bantara terus memperluas jaringan dan memperkuat posisinya dalam dunia pendidikan global. Dengan hadirnya kampus-kampus nasional dan internasional, acara ini diharapkan menjadi awal dari serangkaian kolaborasi produktif dalam bidang riset, pengajaran, dan inovasi teknologi.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pimpinan perguruan tinggi peserta MoU sebagai simbol persatuan dan komitmen bersama dalam menciptakan pendidikan tinggi yang berdampak. (Danu)


Baca juga: Gerak Cepat Polres Wonogiri Ungkap Dugaan Curanmor di Dinas Pendidikan, Ternyata Kekeliruan Pelajar


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top