GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Jateng Punya 6.000 Perpustakaan Desa, Nawal Yasin Siapkan “Relima” untuk Perkuat Budaya Membaca
![]() |
| Audiensi dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jateng di kediamannya, Kota Semarang, Senin (17/11/2025). |
Jateng Punya 6.000 Perpustakaan Desa, Nawal Yasin Siapkan “Relima” untuk Perkuat Budaya Membaca
Semarang - majalahlarise.com - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) saat ini memiliki sekitar 6.000 perpustakaan desa, yang tersebar di berbagai desa di 35 kabupaten/kota. Jumlah itu menjadi potensi besar dalam memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.
Untuk mengoptimalkan keberadaan perpustakaan desa tersebut, Bunda Literasi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, tengah menyiapkan pembentukan Relawan Literasi Masyarakat atau Relima.
Dia menilai, keberadaan Relima sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membaca. Selain di perpustakaan desa, Relima juga akan berkegiatan di Taman Baca Masyarakat (TBM), yang di Jateng saat ini jumlahnya sekitar 500 TBM.
"Kita akan membentuk relawan literasi di 35 kabupaten/ kota untuk mendukung beberapa program yang ada," kata Nawal, seusai melakukan audiensi dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jateng di kediamannya, Kota Semarang, Senin (17/11/2025).
Untuk menghidupkan gairah literasi, Nawal menyiapkan beberapa kegiatan penunjang di perpustakaan desa maupun TBM. Seperti silent reading atau membaca dalam hati, story telling atau mendongeng, serta kegiatan-kegiatan lain.
Selain itu, pihaknya juga memiliki rencana untuk menjadikan Taman Indonesia Kaya (TIK) yang berlokasi di Jalan Menteri Supeno Kota Semarang, sebagai Taman Literasi Jawa Tengah.
Hal itu, kata Nawal, sebagai salah satu upaya untuk menggeliatkan aktivitas literasi di pusat kota, yang menjadi titik sentral kegiatan masyarakat. Terkait hal tersebut, komunikasi dengan Pemkot Semarang akan segera dilakukan.
"Kita insyaallah akan menginisiasi taman literasi sebagai pusat kegiatan literasi di Jawa Tengah. Kemudian juga melibatkan Pramuka menjadi relawan literasi di sini," ungkap istri Wakil Gubernur Jateng.
Tidak hanya itu, agar budaya membaca semakin digemari masyarakat, pihaknya bersama seluruh Bunda PAUD dan Dinas Arpus se-Jawa Tengah, akan menginisiasi Festival dan Jambore Literasi pada 2026 mendatang.
Lebih lanjut, Ketua TP Posyandu Jateng ini juga mendorong seluruh lembaga Posyandu memiliki galeri literasi. Pasalnya, fasilitas itu termasuk salah satu dari enam Standar Pelayanan Masyarakat (SPM), khususnya bidang pendidikan.
"Fokus prioritas kami adalah pemberdayaan rumah baca di desa, kemudian juga kegiatan literasi kita harapkan bisa menempel di Posyandu untuk kita bikin galeri literasi. Sehingga, setiap Posyandu itu ada PAUD dan ada literasinya," ungkap Nawal.
Menindaklanjuti arahan Bunda Literasi, Kepala Dinas Arpus Provinsi Jateng, Rahmah Nur Hayati mengatakan, Rabu (19/11/2025) besok, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama Bunda Literasi dan Kepala Dinas Arpus di 35 kabupaten/kota.
Pasalnya, menurut dia, menanamkan budaya gemar membaca di seluruh kalangan masyarakat, harus dilakukan secara kolaboratif dan masif.
Sehingga, kata dia, Relawan Literasi Masyarakat perlu dibentuk, untuk menghidupkan aktivitas literasi di 6.000 perpustakaan desa dan 500 TMB di Jawa Tengah.
"Harapannya semua masyarakat Jawa Tengah sudah betul-betul bergerak, untuk membudayakan budaya membaca dari semua elemen. Mulai dari PAUD bahkan sampai lansia, dari desa bahkan sampai ke provinsi," tandas Rahmah. (Hum/ Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...

Tidak ada komentar: