SMP Negeri 2 Manyaran Borong Juara Lomba Tatah Wayang Tingkat SMP Kabupaten Wonogiri 2025

Print Friendly and PDF

Siswa SMP Negeri 2 Manyaran pemenang juara 1, 2, 3 lomba tatah wayang tingkat SMP Kabupaten Wonogiri 2025.


SMP Negeri 2 Manyaran Borong Juara Lomba Tatah Wayang Tingkat SMP Kabupaten Wonogiri 2025

Wonogiri – majalahlarise.com - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Wonogiri. SMP Negeri 2 Manyaran berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memborong gelar juara pada ajang Lomba Menatah Kulit (Tatah Wayang) Tingkat SMP/Sederajat se-Kabupaten Wonogiri Tahun 2025. Dari 30 peserta yang ambil bagian, sekolah ini sukses meraih juara 1, 2, 3, hingga juara harapan 1, 2, dan 3.

Ajang bergengsi yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Museum Wayang Indonesia Wuryantoro ini berlangsung pada Kamis, 4 September 2025, pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pelestarian seni budaya tradisional, khususnya seni tatah sungging wayang kulit, yang menjadi identitas dan warisan budaya bangsa.

Prestasi luar biasa SMP Negeri 2 Manyaran dibuktikan melalui hasil karya siswanya yang dinilai unggul dalam kreativitas, teknik, dan kerapian. Berikut daftar juara dari sekolah tersebut:

Juara 1: Wildan Angga Kusuma (nomor undian 19)

Juara 2: Raka Febri (nomor undian 18)

Juara 3: Ardita (nomor undian 12)

Juara Harapan 1: Krisna Aditya (nomor undian 11)

Juara Harapan 2: Kiswari

Juara Harapan 3: Nazwa

Dengan hasil ini, SMP Negeri 2 Manyaran menjadi sekolah dengan perolehan juara terbanyak sekaligus membuktikan kualitas pembinaan ekstrakurikuler seni budaya di sekolah tersebut.

Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati, mengaku bangga atas pencapaian para siswanya. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah kerja keras, latihan, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan anak-anak didiknya.

“Prestasi ini sungguh membanggakan. Harapan kami, anak-anak tetap melestarikan budaya luhur sesuai dengan visi sekolah. Tidak hanya untuk mendapatkan juara, tetapi juga untuk menjaga warisan budaya bangsa yang sangat berharga. Semoga keberhasilan ini memotivasi seluruh stakeholder sekolah agar terus meraih prestasi melalui pelestarian budaya,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan lomba tatah wayang ini juga memiliki tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta budaya lokal di kalangan generasi muda. Peserta didorong untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengasah keterampilan tatah sungging wayang kulit yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan jiwa seni tinggi.

Melalui lomba ini, para siswa tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar juara, tetapi juga belajar menghargai nilai-nilai budaya tradisi yang diwariskan leluhur.

Keberhasilan SMP Negeri 2 Manyaran memborong enam gelar sekaligus menjadi bukti nyata bahwa seni dan budaya dapat menjadi sarana pendidikan karakter. Semangat, ketekunan, dan kreativitas yang ditunjukkan para juara diharapkan mampu menginspirasi sekolah lain dan generasi muda di Wonogiri untuk semakin mencintai budaya bangsa.

Dengan prestasi ini, SMP Negeri 2 Manyaran tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam upaya pelestarian budaya luhur Indonesia. (Sofyan)


Baca juga: Festival Pasca Penciptaan ke-2 2025, Seni Nusantara Menyapa Dunia dari Surakarta



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top