Sesi Ngobrol Sehat Bahas Pentingnya Kesehatan Mental untuk Hidup Produktif dan Seimbang

Print Friendly and PDF

Narasumber, dr. Romy Novrizal, Sp.KJ., M.Kes memaparkan kesehatan mental yang terjaga menjadi modal penting untuk hidup produktif dan seimbang.


Sesi Ngobrol Sehat Bahas Pentingnya Kesehatan Mental untuk Hidup Produktif dan Seimbang

Wonogiri – majalahlarise.com - Dinamika kehidupan sosial masyarakat modern semakin kompleks. Tekanan pekerjaan, masalah keluarga, hingga tantangan lingkungan membuat masyarakat rentan mengalami stres, kelelahan mental, bahkan burnout. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada lingkungan kerja, rumah tangga, hingga produktivitas sehari-hari.

Isu inilah yang menjadi pokok bahasan dalam Sesi Ngobrol Sehat bertema “Kesehatan Mental Masyarakat: Kunci Hidup Produktif dan Seimbang” menghadirkan pembicara dr. Romy Novrizal, Sp.KJ., M.Kes Dokter Spesialis Jiwa RSUD Wonogiri & Dokter Spesialis Jiwa PKU Muhammadiyah Selogiri di Ruang Graha Personalia BKD Wonogiri, Sabtu (13/9/2025).

Acara resmi dibuka oleh Jati Pardiana, perwakilan BPJS Kabupaten Wonogiri. Dalam sambutannya, ia menuturkan kesehatan mental harus menjadi perhatian serius.

“Kami harap kepedulian terhadap kesehatan mental ini terus digaungkan, sehingga masyarakat Wonogiri dapat hidup lebih sehat, produktif, dan bahagia,” ucap Jati sebelum membuka acara dengan doa bersama.

Ketua penyelenggara dari LPK/ LKP I-ON Wonogiri, Dwi Suswatiningsih, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri, sponsor, serta seluruh peserta. Ia menyebut bahwa kegiatan ini awalnya dirancang untuk 75 peserta, namun karena tingginya antusiasme, kapasitas diperluas menjadi 90 peserta.

“Luar biasa, dukungan dari berbagai pihak membuat acara ini bisa terselenggara. Semoga langkah awal ini bisa menjadi pemicu lahirnya gerakan peduli kesehatan mental di Wonogiri,” ungkapnya.


Dwi juga menjelaskan penyelenggara berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa sebagai wadah edukasi dan curhat sehat bagi masyarakat.

Penyelenggara berharap kegiatan Ngobrol Sehat ini tidak berhenti pada satu kesempatan, melainkan menjadi gerakan bersama untuk membangun masyarakat Wonogiri yang lebih peduli terhadap kesehatan mental.

"Dengan meningkatnya kesadaran ini, diharapkan keluarga, lingkungan kerja, maupun komunitas sosial dapat saling mendukung, sehingga tercipta kehidupan yang produktif, seimbang, dan sehat jiwa-raga," harapnya.

Narasumber, dr. Romy Novrizal, Sp.KJ., M.Kes memaparkan kesehatan mental yang terjaga menjadi modal penting untuk hidup produktif dan seimbang.

“Orang yang sehat mental mampu berpikir positif, menjalin hubungan sosial yang sehat, memiliki empati, dan berfokus pada tujuan hidup. Hal ini membuat mereka lebih termotivasi, lebih kreatif, dan lebih produktif,” paparnya.

Ia juga menyoroti fenomena generasi saat ini yang cenderung menurun dalam hal empati dan kepedulian sosial. Menurutnya, penting menanamkan positive thinking serta husnudzon (berprasangka baik) agar tidak terjebak dalam pola pikir negatif yang justru merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Lebih lanjut, dr. Romy menyampaikan bahwa kesehatan mental yang baik berkontribusi pada meningkatkan motivasi dan kinerja, mengurangi angka absensi dan izin karena gangguan mental maupun fisik, menciptakan lingkungan kerja atau belajar yang kondusif, meningkatkan daya tahan stres serta kualitas hubungan sosial.

“Jika mental sehat, otomatis fisik juga akan lebih sehat. Stres yang terkelola dengan baik akan melahirkan masyarakat yang lebih kuat, kreatif, dan sejahtera,” tambahnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga diberi kesempatan berdialog langsung dengan narasumber. Banyak pertanyaan seputar cara mengelola stres, menghadapi tekanan kerja, hingga menjaga keseimbangan hidup di tengah kesibukan.

Melalui sesi tanya jawab, dr. Romy memberikan strategi praktis, antara lain mengatur waktu istirahat dan rekreasi, melatih teknik relaksasi sederhana, menjaga komunikasi sehat dalam keluarga dan tempat kerja, mengurangi kebiasaan overthinking, mempertahankan pola pikir positif dalam setiap situasi.

Moderator Dewa Cindhy Hapsari, S.Pd., M.Pd turut mengarahkan jalannya diskusi agar lebih aplikatif dan relevan dengan keseharian peserta.

Setiap peserta memperoleh sertifikat partisipasi sebagai bentuk penghargaan. Lebih dari itu, pengalaman interaktif bersama dokter spesialis jiwa menjadi nilai tambah yang sangat berharga. (Sofyan)


Baca juga: Pemkab Boyolali Luncurkan Program MONIKAH, Warga Bisa Pinjam Mobil Dinas untuk Pernikahan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top