Nobar RSI dan Jarpuk Sukoharjo, Eratkan Silaturahmi Pekerja Sosial dan UMKM Tangguh

Print Friendly and PDF

 

Nobar segenap anggota dan pengurus RSI kabupaten Sukoharjo.

Nobar RSI dan Jarpuk Sukoharjo, Eratkan Silaturahmi Pekerja Sosial dan UMKM Tangguh

Sukoharjo - majalahlarise.com - Suasana penuh kehangatan terasa dalam kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Rumah Sosial Indonesia (RSI) Kabupaten Sukoharjo berkolaborasi dengan Jaringan Perempuan Usaha Kecil (Jarpuk) Sukoharjo, Kamis (25/9). Acara ini dihadiri oleh anggota, pengurus, relawan, serta para pelaku UMKM yang dikenal sebagai Anita Tangguh Pejuang Keluarga dan Pejuang UMKM Sejati.

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan momentum menjalin silaturahmi, mempererat solidaritas, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pekerja sosial dan pelaku usaha kecil. Ketua RSI Sukoharjo, Nur Hamid dalam sambutannya menerangkan acara sederhana ini sarat makna.

“Melalui kegiatan seperti nobar, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan, saling mengenal lebih dekat, sekaligus menguatkan tekad untuk terus berjuang bersama masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Jarpuk Sukoharjo Tutik Puji Astuti menyampaikan kekuatan perempuan dalam mengelola usaha kecil tidak hanya berpengaruh pada perekonomian keluarga, tetapi juga mampu memperkokoh gerakan sosial di tengah masyarakat. “Silaturahmi adalah pondasi kuat bagi kolaborasi. Dari sinilah lahir solidaritas yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias menyimak jalannya kegiatan yang juga diwarnai diskusi ringan seputar strategi pemberdayaan sosial dan penguatan UMKM. Kehadiran Anita Tangguh memberikan nuansa inspiratif karena mereka membuktikan peran ganda sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus pejuang sosial di tengah komunitas. 

Melalui momentum ini, RSI dan Jarpuk Sukoharjo menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan sinergi nyata antara gerakan sosial dan pemberdayaan UMKM, sehingga tercipta masyarakat yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing. (Sofyan)


Baca juga: GPBSI Donasikan Projektor DCP untuk ISI Surakarta, Dorong Pendidikan Perfilman Berstandar Industri


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top