GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
FGM Boyolali Gelar Workshop Joyfull Learning dan KPM Susulan
![]() |
| Kegiatan penguatan kapasitas guru melalui Workshop Joyfull Learning dan Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM) Susulan. |
FGM Boyolali Gelar Workshop Joyfull Learning dan KPM Susulan
Boyolali – majalahlarise.com - Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali kembali menggelar kegiatan penguatan kapasitas guru melalui Workshop Joyfull Learning dan Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM) Susulan, pada Sabtu, 20 September 2025 bertempat di Aula SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Boyolali.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Boyolali, Pardi, S.Pd. Dalam sambutannya ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop yang sangat relevan dengan kebutuhan guru di era pendidikan saat ini.
Workshop terbagi menjadi dua sesi. Pertama, Joyfull Learning untuk guru kelas 1 dengan menghadirkan narasumber Ust. Nurdin dan Ust. Mustamik. Dengan tema “Belajar Jadi Mudah dan Menyenangkan”, para peserta diajak untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan ramah anak.
Sesi kedua, Workshop KPM Susulan menghadirkan narasumber Ust. Suprap, S.Pd. dan Rohmah, S.Pd. dengan tema “KPM yang Integratif dan Holistik Menuju Sekolah Berkemajuan”. Materi ini menekankan pentingnya kurikulum Muhammadiyah yang menyeluruh, mengintegrasikan nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan keterampilan hidup secara seimbang.
Ketua FGM Boyolali, Pujiono, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. “Alhamdulillah, FGM Boyolali bisa kembali memfasilitasi guru untuk belajar bersama. Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan Muhammadiyah dan semakin memajukan sekolah-sekolah kita,” ujarnya.
Workshop ini diikuti dengan antusias oleh para guru, khususnya guru kelas 1 dan peserta KPM, yang berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diaplikasikan dalam pembelajaran di kelas masing-masing. (Sofyan)
Baca juga: Ibu-ibu PKK RW 10 Jebres Surakarta Belajar Bahasa Inggris Bareng Profesor Unisri
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: