Siswa dan Guru SD Negeri Mranggen 2 Polokarto Minum Jamu Bersama dalam Aplikasi Proyek Kepemimpinan Mahasiswa PPG Prajabatan Univet Bantara

Print Friendly and PDF

Pengawas sekolah, kepala sekolah, guru dan siswa SD Negeri Mranggen 2 Polokarto saat minum jamu bersama-sama.


Siswa dan Guru SD Negeri Mranggen 2 Polokarto Minum Jamu Bersama dalam Aplikasi Proyek Kepemimpinan Mahasiswa PPG Prajabatan Univet Bantara

Sukoharjo- majalahlarise.com -Siswa dan siswi kelas 1 sampai kelas 6 beserta bapak ibu Guru SD Negeri Mranggen 2 Polokarto mengikuti aksi minum jamu bersama dalam kegiatan Aplikasi Proyek Kepemimpinan Mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo dengan tema "Implementasi Proyek Kewirausahaan Berbasis Kearifan Lokal melalui Toga di Sekolah Dasar". Bertempat di halaman sekolah. Sabtu (11/5/2024).

Kepala SD Negeri Mranggen 2 Suwarni S.Pd., SD., M.Pd. disela-sela kegiatan menyampaikan rasa bangga di sekolah yang dipimpinnya diadakan kegiatan dari mahasiswa PPG Prajabatan Univet Bantara Sukoharjo dan berharap produk yang dihasilkannya bisa ditularkan ke bapak ibu guru dan anak-anak.

"Produk yang dihasilkan berupa jamu. Sehingga anak-anak mengetahui bahan-bahannya seperti apa, khasiatnya apa saja dan anak-anak merasa senang minum jamu bersama. Selain itu, kegiatan ini bisa diajukan oleh bapak ibu guru dalam kegiatan P5 tentang kearifan lokal," tuturnya.

Mahasiswa PPG Prajabatan Univet Bantara Sukoharjo saat membagikan jamu kepada para siswa.

Baca juga: Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Belajar Pengolahan Kakao

Sementara itu, Dosen Pembimbing PPG Univet Bantara Sukoharjo Para Mitta Purbosari, M.Pd mengatakan proyek kepemimpinan yang dilakukan oleh mahasiswa PPG Prajabatan tahun 2023 memasuki semester 2 diharuskan membuat suatu produk dan harus disosialisasikan kepada masyarakat atau sekolah.

"Proyek mahasiswa hari ini mengambil tema kearifan lokal di Kabupaten Sukoharjo tentang jamu. Para siswa di SD Negeri Mranggen 2 diajak minum jamu bersama-sama dan mengenal beberapa jenis jamu. Selain itu agar siswa suka jamu dan bisa mengetahui manfaat jamu sesuai slogan kabupaten Sukoharjo adalah kota jamu," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, hasil luaran dari kegiatan proyek ini berupa buku tentang jamu yang saat ini masih proses ISBN. "Buku tentang jamu ini nantinya diberikan kepada sekolah sehingga siswa dapat membacanya bahkan membuat jamu," tuturnya.

Di tempat yang sama, Pengawas Sekolah Sri Handayani memberikan dukungan dan  apresiasi atas kerjasama yang baik antara Univet Bantara Sukoharjo dengan SD Negeri Mranggen 2 dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa PPG Prajabatan berupa pengenalan jamu dan minum jamu bersama-sama.

"Anak-anak antusias menerima materi dari mahasiswa PPG. Mudah-mudahan kegiatan ini menambah semangat anak-anak semakin giat belajar, belajar dari pengalaman kemudian menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Minum jamu tambah sehat serta kearifan lokal bisa terangkat," harapnya. (Sofyan)

Baca juga: Angkat Kampung Edukasi Empon, DKV ISI Surakarta Ikuti Seleksi Substansi PPK ORMAWA 2024




Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top