ISI Solo dan Badan Perfilman Indonesia Gagas Forum Sinergisitas Dunia Pendidikan dan Industri Perfilman di Indonesia, SineMasa Watu Gambir

Print Friendly and PDF

Kegiatan dalam bentuk Movie Camp SineMasa Watu Gambir 2023 digagas oleh Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Solo Dr. I Nyoman Sukerna dan Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) Gunawan Paggaru.


ISI Solo dan Badan Perfilman Indonesia Gagas Forum Sinergisitas Dunia Pendidikan dan Industri Perfilman di Indonesia, SineMasa Watu Gambir

Solo- majalahlarise.com -SineMasa Watu Gambir 2023 digagas oleh Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Solo Dr. I Nyoman Sukerna dan Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) Gunawan Paggaru dalam sejumlah program kolaboratif yang melibatkan berbagai stakeholder perfilman dari berbagai Asosisasi Industri Perfilman, perwakilan pemerintah dari bidang pendidikan, budaya dan perfilman. 

Kegiatan dalam bentuk Movie Camp melalui kepanitiaan dari Badan Eksekutif Mahasiswa, Fakultas Seni Rupa dan Desain, berlangsung di Watu Gambir Park, Karanganyar sebagai Laboratorium Sosial Perfilman ISI Solo yang dapat menjadi etalase peran serta perguruan tinggi dalam mengembangkan perfilman secara kolaboratif bersama masyarakat pada tanggal 17-19 November 2023.

Film diciptakan oleh kreator dari berbagai latar keahlian yang membangun pengetahuan dan keterampilannya melalui pembelajaran yang sistematis, terstruktur, terukur, serta disiplin yang ketat. Bahwa lingkungan akademis memegang peran penting dalam menghasilkan kreator-kreator termaksud, melalui proses pendidikan sebagai pondasi dan arah pengarah eksperimentasi penting pada perkembangan film. Dalam fungsinya saat ini, Film sebagai produk seni, produk ideologi, produk ekonomi maupun produk budaya yang akan berkembang dengan dukungan dan peran aktif dunia pendidikan.

"Hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri adalah saling terkait dan saling mendukung. Keduanya memiliki peran penting dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, mendorong inovasi, dan menjaga daya saing ekonomi. Kesinambungan dan kerja sama antara keduanya sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat dan pasar kerja yang terus berubah", disampaikan Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) Gunawan Paggaru.

Baca juga: Rektor Unisri Solo Beri Kuliah Umum Mahasiswa Universitas Nusa Cendana Kupang

Kegiatan ini diikuti perwakilan dosen dan mahasiswa dari 18 perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Perfilman dan Peminatan Perfilman. Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I ISI Solo, Prof. Bambang Sunarto serta dihadiri Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Dr. Tatik Harpawati; Asisten 2 Sekda Karanganyar, Titis Sri Jawoto; Kepala Desa Karang, Dwi Purwoto; Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Dr. Fathur Rohim; perwakilan dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi serta masyarakat Desa Karang.

Kegiatan SineMasa terdiri dari Film Forum, Creative Sharing, Academic Sharing dan Film Screening. Film Forum Pendidikan Bermutu, SDM Unggul, Industri Maju dengan narasumber Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Dr. Fathur Rohim; Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru; serta Direktur Media Film dan Animasi, Kemenparekraf, Dr. M. Amin Abdulah. 

Sementara narasumber pada tema SDM Perfilman di Era Digital: Tangguh, Berkarakter dan Berdaya Saing Global terdiri dari Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kemendikbudristek, Dr. Restu Gunawan; Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf, Dr. Robinson Sinaga; Lembaga Sensor Film dari Komisi I, Dr. Nasrullah; dan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru Kemdikbudristek. Sementara dari Asosiasi Industri Narasumber dalam SineMasa dari Asosiasi Video Streaming Indonesia, Asosiasi Produser Film Indonesia, Asosiasi Perusahaan Film Indonesia dan Asosiasi Fixer Indonesia.

Creative Sharing dengan tema Produksi Imaji: Kreativitas dan Teknologi bersama Sony Indonesia dengan Narasumber Sutradara Fajar Bustomi. Film Screening dengan tema Film dan Masyarakat di putar di amphiteater bersama masyarakat desa Karang. Screening ini menayangkan film-film karya mahasiswa dari berbagai PT peserta SineMasa.

"Luaran dari kegiatan ini adalah Kerjasama Dunia Pendidikan Perguruan Tinggi dan Dunia Industri dengan ditandatanganinya Implementation Agreement antara FSRD ISI Solo dengan BPI, Sony Indonesia, LSF dan Perguruan Tinggi peserta SineMasa 2023". ujar Wakil Dekan III Fakultas Seni Rupa dan Desain, Ahmad Fajar Ariyanto yang sekaligus menjadi penanggungjawab kegiatan. 

"Selain kerjasama, luaran dari kegiatan ini adalah 8 mahasiswa berkegiatan diluar kampus dalam program MBKM Membangun Desa dengan konversi 20 SKS serta karya mahasiswa dan dosen yang mendapatkan rekognisi dari masyarakat dan dunia industri", ungkap Wakil Dekan 1 Fakultas Seni Rupa dan Desain, Sri Wastiwi Setiawati.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi pelaku dan lembaga pendidikan dengan pelaku industri dan pemangku kebijakan perfilman, sebagai wujud sinergitas dunia pendidikan dan industri menuju peningkatan jumlah dan mutu sumber daya manusia perfilman Indonesia. (humasisisolo/ masanharw)

Baca juga: Prihatin Isu Kekerasan Anak, 9 SD Gugus Teratai Kecamatan Wonogiri Deklarasikan Gerakan Jaga Putra Jaga Kanca


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top