Expo Produk Mahasiswa KKN Univet Periode I TA 2019/2020

Print Friendly and PDF

Mahasiswa KKN memamerkan produk hasil karya bersama masyarakat selama KKN.
Expo Produk Mahasiswa KKN Univet Periode I TA 2019/2020

Sukoharjo-majalahlarise.com-Berbagai produk hasil karya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Univet Bantara Sukoharjo periode I tahun akademik 2019/2020 dipamerkan di Auditorium kampus. Produk yang dipamerkan diantaranya produk makanan olahan, pupuk, hasil teknologi tepat guna dan lain sebagainya. Kamis. (26/9/2019).

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, MP mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa yang telah sanggup dan mau datang ke kampus membawa produk-produk hasil kerja bersama masyarakat.

Menurutnya kegiatan expo Ini menjadi sesuatu pembeda KKN Univet Sukoharjo dan perlu dilestarikan sehingga dapat memacu mahasiswa membuat produk  kreatif dan dapat dipamerkan.

“Ada beberapa peralatan yang sangat bermanfaat untuk masyarakat seperti alat pipil jagung dan lain-lain. Jika mereka lebih dibina lagi bisa mencari hak kekayaan intelektual yang akan dikoordinasikan dengan bagian yang berkaitan dengan ini. Selain itu untuk kelanjutannya kita sudah melakukan identifikasi membuat desa binaan berkelanjutan dari program KKN,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KKN Univet, Dr. Yoto Widodo menuturkan kegiatan ini sesuai tujuan dari KKN memberikan inovasi hal-hal yang baru bagi masyarakat termasuk hasil pameran produk.

Rektor Univet, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, MP saat foto bersama dengan perwakilan kelompok KKN usai menyerahkan penghargaan 14 video terbaik kegiatan KKN. 

“Mahasiswa diharapkan dapat memberikan sentuhan sentuhan baru misalnya produk minuman jamu beras kencur yang belum dikemas dengan baik. Kemudian mahasiswa mencoba membuat kemasan ditempel nama produk dan komposisinya hingga laku dijual,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain produk makanan dan jamu mahasiswa juga membuat produk dalam bentuk data atau gambar peta. Seperti yang dilakukan mahasiswa yang ada di Tirtomoyo membuat pemetaan potensi desa di setiap dukuh terkait potensi daerah pariwisata dalam bentuk gambar animasi.

“Diharapkan ke depan produk ini sedikit demi sedikit dapat diwujudkan di masyarakat desa,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, juga diumumkan serta pemberian penghargaan 14 video terbaik hasil karya mahasiswa selama KKN. Kelompok KKN yang memperoleh penghargaan 14 video terbaik yaitu kelompok 05 desa Kletekan, kecamatan Jogorogo, Ngawi. Kelompok 09 desa Grayudan, kecamatan Jogorogo, Ngawi. Kelompok 20 desa Majasem, kecamatan Kendal, Ngawi. Kelompok 15 desa Gayam, kecamatan Kendal, Ngawi. Kelompok 23 desa Bohol kecamatan Rongkop, Gunungkidul. Kelompok 30 desa Pucanganom kecamatan Rongkop, Gunungkidul. Kelompok 39 desa Dawung kecamatan Matesih, Karanganyar. Kelompok 37 desa Songbanyu, kecamatan Girisubo, Gunungkidul. Kelompok 49 desa Sidorejo, kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Kelompok 43 desa Girilayu, kecamatan Matesih, Karanganyar. Kelompok 54 desa Keloran kecamatan Selogiri, Wonogiri. Kelompok 59 desa Gentan kecamatan Bulu, Sukoharjo. Kelompok 61 desa Banaran, kecamatan Grogol, Sukoharjo. Kelompok 62 desa Manang, kecamatan Grogol, Sukoharjo. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top