Halal Bi Halal Keluarga Besar YPPP Veteran Sukoharjo

Print Friendly and PDF

Keluarga besar YPPP Veteran Sukoharjo saling bersalaman dan bermaafan dalam acara halal bi halal. 
Halal Bi Halal Keluarga Besar YPPP Veteran Sukoharjo

Tetap Istikhomah Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan

Sukoharjo-350 pengajar dan pegawai dari lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo yakni Univet Bantara Sukoharjo, SMA Veteran 1 Sukoharjo, SMK Veteran 1 Sukoharjo, SMK Veteran Manyaran dan SMP Veteran Manyaran mengikuti Halal bi halal Keluarga Besar YPPP Veteran Sukoharjo, Sabtu (22/6/2019) bertempat di Auditorium kampus Univet Bantara Sukoharjo.

Ketua YPPP Veteran Sukoharjo, Bambang Margono usai halal bihalal kepada awak media mengatakan melalui acara ini paling tidak satu tahun bisa berkumpul semua saling silaturahmi dan komunikasi menyampaikan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan baik itu gurunya maupun kelengkapan sarana prasarana laboratorium.

"Harapan sekarang ini kualitas pendidikan di Univet itu tidak era 4.0 tapi sudah 5.0 karena besok lulus mahasiswa tidak mencari pekerjaan tapi harus menciptakan pekerjaan. Makanya pembekalan harus terus ditingkatkan," harapnya.

Lebih lanjut dikatakan, target kedepan yang dapat direalisasikan setelah dirinya dilantik kembali menjadi Ketua YPPP Veteran belum lama ini yaitu selama dirinya memimpin dua setengah tahun sudah melengkapi semua sarana dan prasarana laboratorium, pembuatan gedung baru.

"Pada bulan Juli 2019, kami persiapkan IT yang sudah terintegrasi dan terkoneksi seluruh program studi dan semuanya yang mem-back up untuk akreditasi. Saya ingin dan bercita-cita Univet ini semua prodi akreditasi A sehingga Univet lembaganya bisa terakreditasi A," terangnya.

Sementara itu, Ustadz HM Anis Sumaji, S.Ag, MPI dalam tausyiah halal bi halal menyampaikan halal bi halal merupakan silaturahmi khas acara setelah bulan Ramadhan pada bulan Syawal untuk saling maaf memaafkan kesalahan yang diperbuat kepada sesama manusia.

"Dalam budaya Jawa setelah Idul Fitri melaksanakan puasa Syawal dimulai pada tanggal 2 Syawal selama enam hari, kemudian ada lebaran yang disimbolkan lebaran kupat yang bermakna saling melebur kesalahan dan saling mengaku salah (ngaku lepat)," jelasnya.

Pihaknya berharap setelah selesai bulan Ramadhan masuk bulan Syawal tetap membawa suasana bulan Ramadhan beribadah kepada Allah Swt selama 11 bulan berikutnya sama ketika Ramadhan.

"Suksesnya ibadah Ramadhan ketika kita bisa melaksanakan ibadah puasa, sholat malam, shodakoh, iktikaf, tadarus Al Quran pada bulan bulan berikutnya secara istikhomah," ujarnya. (Sofyan)





Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top