LP2M Unisri Gelar Sarasehan Peluang dan Tantangan Pengembangan BUMDes

Print Friendly and PDF

Direktur Amalia Consulting, Suharno memaparkan materi dalam sarasehan peluang dan tantangan pengembangan BUMDes. 
LP2M Unisri Gelar Sarasehan Peluang dan Tantangan Pengembangan BUMDes

Solo-majalahlarise.com-Sebagai tindaklanjut kerjasama pengembangan dan penguatan kelembagaan BUMDes, LP2M Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta bekerjasama dengan BUMDes Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar menggelar sarasehan.
Selasa (28/5/2019), bertempat di Waterboom desa Sendang,  Plesungan, Karanganyar.

Ketua LP2M Unisri, Joko Pramono, dalam rilis menjelaskan sarasehan mengangkat tema Peluang dan Tantangan Pengembangan BUMDes, menghadirkan narasumber, Direktur Amalia Consulting, Suharno.

"Sarasehan diadakan sebagai tindaklanjut kerjasama Unisri dan pengelola BUMDes desa Plesungan. Kami berharap usaha BUMDes, khususnya desa Plesungan,  bisa berkontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa," ungkapnya.

Kepala Desa Plesungan, Waluyo, memaparkan sejak berdiri akhir 2017, BUMDes Plesungan, mampu membangkitkan potensi ekonomi desa.

"Unit usaha waterboom dan kolam renang, yang didirikan dari alokasi dana desa, bisa menyerap 20 tenaga kerja, rata-rata pendapatan kotor 75 juta perbulan. Padahal lokasi ini semula hanya semak belukar " paparnya.

Narasumber sarasehan, Suharno, yang juga dosen prodi Akuntansi dan Magister Manajemen Unisri, mengingatkan peluang jasa wisata saat ini prospeknya sangat bagus. Namun diharapkan pengelola tidak lengah, sebab pengunjung didominasi kalangan millenial yang suka travelling, untuk sekedar selfie saja.

"Pengelola harus kreatif dan inovatif dalam mengelola kawasan wisata seperti ini. Bila tidak maka keberlangsungan usaha tidak lama. Media sosial dan web harus dioptimalkan untuk memviralkan dan mempromosikan obyek wisata ini kepada generasi millenial," paparnya.

Workshop diikuti 30 pengurus dan pengelola Bumdes desa Plesungan, nampak hadir  kepala desa Dayu, Selokaton, dan Jatikuwung. Kegiatan diakhiri dengan buka bersama. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top