GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Hubungi:
Telp/ WA : 082245929199
majalahlarise@gmail.com
Total Tayangan Halaman
CB Magazine »
Komunitas
»
Halal Bi Halal dan Tasyakuran Sulit Air Sepakat (SAS) Solo
Halal Bi Halal dan Tasyakuran Sulit Air Sepakat (SAS) Solo
Posted by CB Magazine on Jumat, 06 Juli 2018 |
Komunitas
![]() |
| Pertunjukan tari piring menghibur anggota Sulit Air Sepakat (SAS) Solo dalam acara halal bi halal dan tasyakuran. |
![]() |
| Ketua Sepakat Sulit Air (SAS) Solo, Dra. Betty Gama, M.Si saat menyampaikan sambutan dan selamat datang kepada keluarga besar SAS. |
Solo-majalahlarise.com-Acara halal bi halal menjadi sarana menjalin tali silaturahmi antara sesama manusia. Melalui silaturahmi ini diperoleh manfaat antara lain dilipat gandakan waktu dengan diberi umur panjang, dilapangkan rejeki, bertambah saudara.
Hal itu disampaikan Ustad H. Nur Khotib dalam acara inti halal bi halal keluarga besar Sulit Air Sepakat (SAS) Solo. Kamis (5/7/2018) bertempat di rumah SAS, jalan Kutilang VII/1 Cinderejo Solo.
“Silaturahmi akan membawa kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Sebab silaturahmi dapat membawa berkah bertemu sanak saudara, ditambah rejeki, tambah saudara. Maka itu jangan sampai disia-siakan kenikmatan bersilaturahmi. Terlebih silaturahmi pada ibu kita,” paparnya.
Dalam sambutan, Ketua SAS Solo, Dra. Betty Gama, M.Si mengatakan Sulit Air Sepakat (SAS) merupakan perkumpulan orang-orang perantau Minang dari Sumatera Barat, Padang tepatnya di Solok yang berdomisi diberbagai daerah. Adanya SAS ini sudah dari generasi ke generasi hingga saat ini masih ada dan eksis.
“Halal bi halal ini sarana kita menjalin kearaban diantara anggota SAS yang ada di Solo Selain halal bi halal juga diadakan tasyakuran atas direnovasinya rumah SAS sebagai tempat mewadahi anggota SAS untuk berbagai kegiatan kerukunan, diskusi, pertemuan arisan anggota,” terangnya.
Hadir dalam acara ini, Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Solo, Epi Rizandi, S.H dan Ketua DPC SAS Yogya, Syafrizal Chan. Dalam prakatanya, Epi Rizandi mengatakan banyak perkumpulan-perkumpulan masyarakat Minang yang ada di Indonesia bahkan sampai luar negeri. Untuk menyatukan perkumpulan itu disatukan oleh IKM (Ikatan Keluarga Minang) sebagai perkumpulan terbesar warga Minang se-Indonesia yang memiliki cabang di daerah.
“Kami mengucapkan terimakasih atas undangan yang disampaikan kepada kami. Sehingga bisa hadir yang merupakan pertemuan yang dirindukan bisa berkumpul bersama warga Minang. IKM mendorong masing-masing daerah menghadirkan perkumpulan Minang yang saat ini sudah memiliki Dewan Pimpinan Daerah IKM,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPC SAS Yogya, Syafrizal Chan menuturkan hadirnya SAS melalui perjalanan panjang oleh warga Minang yang mengalami kesulitan air pada jaman dulu karena berada di bukit. Karena sulit air maka mereka merantau ke berbagai daerah,” ujarnya.
Kegiatan tahunan ini dihibur penampilan tari piring dan menikmati sajian makanan tradisional masakan Padang. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...


Tidak ada komentar: