Pembina KSPP, Ardian Prima Putra, SE, MM mewakili Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Sri Wahyu Agustiningsih, SE, MM. memberikan sambutan usai melantik. 

    Pengurus KSPP Fakultas Ekonomi Univet Dilantik

    Sukoharjo-majalahlarise.com-Pengurus Kelompok studi Penalaran dan Penulisan (KSPP) Fakultas Ekonomi (FE) Univet Bantara Sukoharjo dilantik oleh Pembina KSPP, Ardian Prima Putra, SE, MM mewakili Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Sri Wahyu Agustiningsih, SE, MM. Sabtu (16/11/2019).

    Seusai acara pelantikan pengurus KSSP dilanjutkan pelatihan kiat-kiat lolos Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bagi mahasiswa fakultas ekonomi semester 3 dan 5 diikuti 30 peserta yang dipilih berdasarkan seleksi penunjukan oleh dosen. Menghadirkan narasumber Novean Wely Asmoro yang telah terbukti penelitian dan pengabdiannya sering lolos seleksi Dikti serta didanai oleh pemerintah.

    Pembina KSPP, Ardian Prima Putra, SE, MM mengatakan tujuan diadakan pelatihan kiat –kiat lolos PKM ini agar mahasiswa dapat menghasilkan proposal PKM yang berkualitas dan ditargetkan lolos untuk dapat didanai oleh Dikti.

    narasumber Novean Wely Asmoro saat menyampaikan kiat-kiat lolos PKM. 

    "Target dalam pelatihan ini mahasiswa ada yang lolos sampai Pimnas yang diadakan oleh pemerintah," terangnya.

    Lebih lanjut dikatakannya, pelatihan Kiat –kiat lolos PKM ini merupakan salah satu program kerja yang dijalankan oleh Kelompok Studi Penalaran dan Penulisan FE Univet yang di Ketuai oleh  Sulistyono mahasiswa prodi manajemen. Sedangkan pembina Ardian Prima Putra dan Bambang Nur Cahyaningrum.

    Pengurus dan pembina KSPP FE Univet beserta narasumber pelatihan saat foto bersama. 
    "Kegiatan Kelompok Studi Penalaran dan Penulisan ini dibentuk bertujuan untuk memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan ide-ide ilmiahnya yang ada dan berdiskusi, menuangkan ide di dalam kelompok studi ini agar mahasiswa mampu berkontribusi dibidang ilmiah di masyarakat. Khususnya dalam penelitian dan pengabdian di masyarakat," jelas Ardian.  (Sofyan)

    Mahasiswa dan dosen Fakultas Ekonomi Unisri Surakarta saat foto bersama di depan International  Islamic University Malaysia.

    Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unisri Dibekali Wawasan Bisnis Internasional

    Solo-majalahlarise.com-Dalam rangka menyiapkan lulusan yang memiliki wawasan dan pengetahuan internasional mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi (FE Unisri) Surakarta yang mengambil mata kuliah Manajemen Strategi baik prodi manajemen maupun akuntansi wajib mengikuti Kuliah Kunjungan Lapangan (KKL). Demikian diungkapkan Dekan FE Unisri, Edi Wibowo, SE, MM, kepada media Senin, (18/11-2019).

    "Obyek KKL kita tawarkan dua option, dalam negeri dan luar negeri. KKL ke luar negeri ke Singapura dan Malaysia telah dilaksanakan pekan lalu, selama lima hari. Sedangkan KKL dalam negeri akan diselenggarakan besok hari Rabu," paparnya.

    Lebih lanjut, Edi Wibowo,  menjelaskan kunjungan ke Singapura dan Malaysia diikuti 80 peserta. Kunjungan hari pertama melihat dari dekat pusat bisnis Singapura. Dilanjutkan kunjungan ke universitas di  Malaysia yaitu,  Tun Abdul Razak dan International  Islamic University Malaysia.

    Dalam kunjungan di kedua Universitas ditandatangani MOU kerjasama berupa pertukaran mahasiswa, join riset dan penulisan jurnal, serta penyelenggaraan seminar internasional.

    "Selain itu peserta KKL, juga mengikuti seminar internasional. Serta mengunjungi pusat bisnis dan home industri yang ada di Singapura maupun Malaysia," ungkap Edi Wibowo.

    Untuk yang tidak mengikuti KKL di luar negeri. Mahasiswa akan mengikuti KKL diwilayah Semarang. Obyek yang dikunjungi PT Sinar Sosro, PT Sido Muncul dan PT Nissin Biscuit, diikuti 254 mahasiswa. (Sofyan)

    Siswa SDN 1 Watusomo, Slogohimo saat pentas kethoprak.
    Tanamkan Pendidikan Karakter Siswa, SDN 1 Watusomo Slogohimo Gelar Pentas Kethoprak

    Wonogiri-majalahlarise.com-Memperingati hari Pahlawan dan sebagai sarana mendidik anak-anak dalam pendidikan karakter melalui pertunjukan seni. SD Negeri 1 Watusomo, Slogohimo mengadakan pagelaran kethoprak Siwi Budaya dilaksanakan pukul 20.00 WIB sampai selesai di halaman SDN 1 Watusomo. Sabtu (16/11/2019).

    Pagelaran Kethoprak Siwi Budaya  dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti.,MPd, Camat Slogohimo yang diwakili Sekcam Slogohimo Sarosa, MM , Kepala desa Watusomo Sumarno, S.Sos,  Ketua K3S Ismiyanto, S.Ag, Ketua Komite Satimin, S.Pd serta undangan sponsor-sponsor.

    Kethoprak yang dipentaskan mengangkat lakon Jaka Tingkir Dadi Ratu. Pemilihan lakon ini memiliki pesan moral bahwa setiap seseorang pernah mengalami kesalahan tetapi dapat diperbaiki ataupun ditebus dengan perbuatan yang baik serta memiliki semangat pantang menyerah untuk mendapatkan hasil dan cita-cita yang ingin diperoleh.

    Pemain kethoprak saat foto bersama bapak ibu guru beserta panitia. 

    Pagelaran Kethoprak Siwi Budaya perdana ini berlangsung sukses   menyedot penonton kurang lebih 1.500 penonton memadati halaman sekolah dan jalan raya di depannya. 

    Kepala Sekolah, Ery Mulat Yulia, S.Pd.SD., M.Pd mengatakan  pelaksanaan pegelaran kethoprak ada dukungan dana dari Dinas Kebudayaan Wonogiri, sponsor Pengusaha terdekat serta kontribusi Wali Murid dan komite SD Negeri 1 Watusomo. 

    "Siapa bilang dengan BOS yang hanya sedikit tidak dapat melakukan kegiatan besar? semua tergantung niat dan tekad semangat untuk mewujudkan sekolah berkualitas meningkatkan keimanan dan ketaqwaan budi pekerti luhur memiliki nasionalisme sesuai Visi SD Negeri 1 Watusomo yang mencetak putra-putri bangsa siap membangun cita demi masa depan Bangsa. (Sofyan)

    Kegiatan pelatihan pembelajaran matematika yang menyenangkan bersama Gernas Tastaka. 

    KKG Gugus Ronggo Warsito Kecamatan Ngadirojo Gelar Gernas Tastaka

    Wonogiri-majalahlarise.com-Guna peningkatan pembelajaran Matematika, Kelompok Kerja Guru (KKG)  Gugus Ronggo Warsito, Ngadirojo menggelar kegiatan Gernas Tastaka (Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika). Kegiatan dibagi dua tahap yakni tatap muka sesi satu dilakukan pada tanggal 16 dan 17 November 2019 dilanjutkan online 23-24 November 2019 bertempat di SD Negeri 1 Ngadirojo Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri.

    Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan masing-masing dua guru SD dari semua kecamatan di Kabupaten Wonogiri ditambah empat guru dari masing-masing gugus di Kecamatan Ngadirojo. Sebagai narasumber adalah trainer dari Gernas Tastaka, Deshinta Puspa Ayu Dwi Argaswari dan Susi Dariah dari Sampoerna University Jakarta.

    Ketua Gugus Ronggo Warsito, Mulyadi S.P.SD menyampaikan kegiatan merupakan upaya dari para guru KKG Ronggo Warsito Kecamatan Ngadirojo dalam meningkatkan kompetensi guru dan peningkatan konsep-konsep pembelajaran matematika sekolah dasar di Kecamatan Ngadirojo dan Kabupaten Wonogiri pada umumnya.

    "Para peserta ini diharapkan dapat mendiseminasikan serta mengembangkan di kecamatan masing-masing atau di gugus dan sekolah, sehingga pembelajaran matematika benar-benar menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan tidak menakutkan bagi anak," ujarnya.

    Selanjutnya, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Kepala Bidang PTK Retno Puspitorini, S.H, M.Hum menyampaikan pada dasarnya masalah utama dalam pendidikan adalah kuantitas (jumlah guru) maka sebagai upaya nyata Dinas Pendidikan Wonogiri memberdayakan dan meningkatkan kompetensi dari para guru yang ada saat ini. Upaya nyata ini terbukti dengan diadakannya kegiatan peningkatan pembelajaran Matematika Gernas Tastaka yang diselenggarakan oleh KKG Ronggo Warsito Kecamatan Ngadirojo.

    "Kami berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk lebih memahami dan meluruskan konsep-konsep pembelajaran matematika sesuai dengan kaidah keilmuan dan perkembangan ilmu dan teknologi," terangnya.

    Sedangkan ketua pelaksana dan ketua KKG Ronggo Warsito kecamatan Ngadirojo, Choirul Fadhi.P.P, S.Pd, M.Pd,  menyampaikan kegiatan ini sebuah gerakan maka peserta diharapkan terus bergerak untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan menularkan kepada guru di sekolahnya maupun di kecamatan masing-masing.

    "Kegiatan ini sebenarnya dilaksanakan dengan tiga sesi dan setiap sesi dilaksanakan  dua hari tatap muka. Jadi pada sesi yang akan datang akan dibahas lagi tentang konsep-konsep matematika geometri, pengukuran, statistika probabilitas dan assessment, "jelasnya.

    Selanjutnya jika peserta sudah menyelesaikan tiga sesi maka dianggap sudah cukup untuk melaksanakan diseminasi dan menjadi pelatih di daerah masing-masing. Hal ini tentunya akan memberikan dampak secara luas di Kabupaten Wonogiri.

    "Gerakan ini memang menuntut jiwa kerelawanan para guru untuk berbagi sehingga konsep-konsep pembelajaran matematika yang selama ini berorientasi pada penyelesaian masalah dapat diubah menjadi penanaman konsep-konsep matematika secara benar ditanamkan kepada anak," ungkap Choirul.

    Hadir dalam kesempatan ini Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Ngadirojo, pengawas SD Kecamatan Ngadirojo, seluruh kepala sekolah SD se Gugus Ronggo Warsito, Pengurus K3S Kecamatan Ngadirojo dan Ketua Forum K3S  Kabupaten Wonogiri. (Sofyan)

    Pemateri Sofyan Yuli Antonius, S.Sos dari pengelola majalahlarise.com saat memberikan bekal jurnalistik kepada tim majalah WARTA SPEGA. 
    Tim Majalah WARTA SPEGA SMP Negeri 3 Surakarta Diberi Pembekalan Ilmu Jurnalistik

    Solo-majalahlarise.com-Meningkatkan ketrampilan bidang jurnalistik dan koordinasi penerbitan majalah WARTA SPEGA,  tim jurnalistik siswa SMP Negeri 3 Surakarta diberi pembekalan ilmu jurnalistik mengadirkan pemateri Sofyan Yuli Antonius, S.Sos dari pengelola majalahlarise.com dan Wakil Pemimpin Redaksi Majalah Edukasi, selama dua hari, Sabtu-Minggu (16-17/11/2019).

    Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik SMPN 3 Surakarta, Hetty Dwi Agustin, S.Pd mengatakan pembekalan tim jurnalistik siswa ini bertujuan memberikan penguatan meteri jurnalistik baik teori maupun praktik bagi anggota lama dan anggota baru kelas VII.

    "Siswa kelas VII dan VIII cukup antusias ikut jurnalistik sedangkan siswa kelas IX sudah banyak yang tidak aktif karena persiapan menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional. Kita regenerasi anggota baru dan mereka diberi pembekalan jurnalistik," ungkapnya.

    Lebih lanjut dikatakan, diklat yang dilaksanakan pukul 08.00 - 16.00 WIB ini untuk menerbitkan majalah WARTA SPEGA edisi berikutnya yang rencananya terbit bulan Desember 2019.

    "Mas Sofyan dihadirkan untuk membimbing dan melatih anak-anak agar dapat liputan, menulis berita, dan karya siswa dapat diterbitkan di majalah sekolah dan online di blog wartaspega.blogspot.com dan versi cetak," ungkapnya.

    Sementara itu, pemateri Sofyan Yuli Antonius dalam pemaparan menjelaskan materi tentang dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, teknik wawancara dan liputan, teknik fotografi, praktik fotografi.

    "Hari kedua siswa diberi tugas liputan di car free day. Setiap siswa harus melakukan liputan, menulis berita, memotret, lalu karya jurnalistik yang sudah dibuat dipresentasikan sebelum diterbitkan secara online maupun cetak," katanya. (Inn)

    Siswa melakukan presentasi video hasil kegiatan field trip di UGM beberapa waktu lalu. 

    Melatih Ketrampilan Literasi Teknologi Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melalui Presentasi Video

    Solo-majalahlarise.com-Ada pemandangan menarik dari aktifitas siswa kelas 5 SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Jumat (15/11/2019). Selepas salat jum’at berjamaah, secara berkelompok siswa melakukan presentasi video hasil kegiatan field trip di UGM beberapa waktu lalu. Ada beberapa alat yang mereka siapkan, seperti laptop, flash disk, dan sound speaker. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang serbaguna lantai 4 gedung sekolah.

    Mereka mempresentasikan  hasil video yang mereka buat bersama kelompoknya. Video yang mereka buat rata-rata berdurasi 5 – 10 menit berisi laporan kegiatan belajar anatomi hewan yang dilakukan di LPPT UGM dan praktik wawancara dengan mahasiswa di lingkungan kampus UGM.

    Sebanyak 8 kelompok yang masing-masing berjumlah 8 anggota berusaha mempresentasikan hasil video mereka dengan sebaik-baiknya. Presentasi diawali dengan perkenalan dan dilanjutkan dengan pemutaran video. Kemudian setiap kelompok memberikan penjelasan terkait konten video yang mereka buat.

    Ada tiga guru yang bertindak sebagai tim penilai. Penilaian menggunakan rubrik yang dilengkapi dengan indikator, yaitu kerjasama, kesiapan, media, sistematika penyampaian, ketepatan waktu, bahasa, ekspresi, kepercayaan diri, dan penguasaan materi. Penilaian hasil presentasi tersebut akan diumumkan pada hari Senin selepas upacara bendera. Kelompok dengan nilai tertinggi akan mendapatkan penghargaan dan hadiah.

    Salah seorang guru kelas 5 SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Andi Arfianto mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ciri dari pembelajaran abad 21.

    "Pembelajaran abad 21 memberikan pembelajaran kepada  siswa bagaimana  cara   berpikir (way of thinking), cara bekerja  (way of working), penggunaan  alat  untuk  bekerja  (tools  for working), dan keterampilan hidup (skill for living in  the  world)," ujarnya.

    Atthar Ibrahim Aquilla Wibowo, salah satu siswa kelas 5,  mengungkapkan dirinya merasa senang mendapatkan tugasuntuk mengambil gambar dan membuatnya menjadi video.

    “Saya mengedit videonya selama beberapa hari, karena harus menggabungkan beberapa gambar dan memberi keterangan video tersebut,” ungkapnya dengan penuh percaya diri.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa melatih siswa dalam bekerjasama, literasi teknologi, serta keterampilan berkomunikasi sebagai bagian dari kecakapan hidup yanga sangat oenting untuk dikuasai siswa. (Sofyan)

    Bupati Wonogiri, Joko Sutopo bersama masyarakat kecamatan Eromoko memperingati hari kesehatan ke-55 di Hutan Pinus Pasekan, Eromoko. 

    Bupati Wonogiri Hadiri Peringatan Hari Kesehatan ke-55 di Kecamatan Eromoko

    Wonogiri-Peringatan Hari Kesehatan ke-55 tahun di kecamatan Eromoko dihadiri Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, Forkompincam, Kepala Desa, tokoh masyarakat dan warga setempat. Bertempat di Hutan Wisata Pinus Pasekan, Eromoko,  Jum'at (15/11/2019).

    Bupati Wonogiri, Joko Sutopo menyampaikan sesuai tema peringatan hari kesehatan tahun ini yakni mewujudkan generasi sehat dan generasi unggul di Indonesia emas tahun 2045 perlu adanya persiapan sejak sekarang.

    "Saat ini pemerintah hadir dengan kewenangannya melahirkan program-program dalam rangka mewujudkan generasi sehat untuk mewujudkan Indonesia unggul," ungkapnya.
    Warga masyarakat dan siswa taman kanak-kanak saat memeriahkan peringatan hari kesehatan ke-55 di kecamatan Eromoko. 

    Program yang dipersiapkan, menurut Bupati Joko Sutopo yakni upaya preventif sosialisasi memberikan pemahaman kepada warga masyarakat pentingnya kesehatan terutama stunting, gizi buruk anak agar tumbuh kembang anak normal, sehat ke depan menjadi generasi unggul.

    "Mewujudkan layanan kesehatan di wilayah butuh kerjasama yang baik antara pemerintah dan pemangku kepentingan termasuk melalui tokoh masyarakatnya," terangnya.

    Lebih lanjut dikatakan kedepan dana desa akan mengalokasikan anggaran 100 juta per desa untuk pemberdayaan perempuan dan ibu-ibu agar posyandu, PKK berjalan, penyuluhan penyakit secara rutin dan pencegahan budaya nikah dibawah umur saat ini cukup banyak. Diusia 15 tahun sudah dinikahkan karena minimnya pemahaman.

    "Kalau program ini berjalan, Bupati Wonogiri berkeyakinan Wonogiri akan terbebas dari kemiskinan, akan punya kesetaraan dengan kabupaten lain dan kita akan bangga dengan warga masyarakat Wonogiri. Yakinlah kami pemerintah akan selalu bersinergi hadir melalui kebijakan-kebijakan skala prioritas mewujudkan Wonogiri selalu sukses.

    Adi Darma Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri menuturkan peringatan hari kesehatan ini juga diselenggarakan di kecamatan lain. Sehingga insan kesehatan bersatu dengan masyarakat dalam rangka menggelorakan masyarakat hidup sehat dan perilaku hidup bersih. Dalam mendukung terwujudnya generasi unggul dan sehat untuk Indonesia lebih maju lagi.

    "Kegiatan yang lain, olahraga bersama, bakti sosial pemberian air bersih. Selain itu pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan kartu BPJS untuk masyarakat Wonogiri sejalan dengan program Bupati Wonogiri yakni sehat wargane," ujarnya.

    Camat Eromoko, Danang Erawanto mengucapkan selamat datang kepada Bupati Wonogiri beserta jajarannya hadir di Hutan Pinus yang sekarang dikelola oleh pemuda desa Pasekan dan masyarakat sebagai hutan wisata kerjasama dengan Dinas Perhutani.

    "Ada anak-anak SMK yang bermalam kemah di hutan ini mereka sehat-sehat. Hutan wisata pinus ini sebagai tempat wisata hasil karya pemuda desa Pasekan dan nantinya akan dikembangkan di desa lainnya," ungapnya. (Sofyan)




Top