Siswa kelas 2 saat dibimbing membuat kreasi janur oleh pak Wanto.
    Siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro Membuat Kreasi Janur

    Wonogiri-majalahlarise.com-Siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro terbagi tiga rombongan belajar membuat kreasi janur. Kegiatan yang didampingi wali kelas ini dimulai pukul 07.30 WIB. Selasa (21/1/2020) bertempat di Balai Dusun Blindas RT 02/ RW 05 Pracimantoro, Wonogiri.

    Mereka dibimbing membuat kreasi janur oleh pak Wanto (TU SMAN 1 Pracimantoro) dan pak Tusiran (Satpam SMAN 1 Pracimantoro) yang memiliki bakat yaitu membuat kerajinan janur.

    Guru SD Muhammadiyah PK Pracimantoro, Nurul Annisa Safitri mengatakan kegiatan ini merupakan realisasi program workshop yang diadakan oleh SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro dan merupakan salah satu program yang sekarang menjadi keunggulan dari sekolah ini.

    "Program Workshop membawa siswa langsung ke lapangan untuk belajar bersama lingkungan," terangnya.

    Siswa kelas 2 didampingi wali kelas dan guru serta pembimbing foto bersama usai membuat kreasi janur. 

    Lebih lanjut, Nurul menuturkan kegiatan ini menjadi pengalaman baru anak-anak membuat kreasi janur sehingga mereka terlihat antusias dan aktif mengikuti arahan yang diberikan oleh pak Wanto dan pak Tusiran. Banyak kreasi yang mereka hasilkan seperti bentuk bintang, keris, burung, ketupat, dan lain lain.

    "Kegiatan workshop ini akan terus dilaksanakan oleh semua tingkatan kelas SDMPK dengan materi, sumber, dan tempat yang berbeda-beda," ujarnya. (Sofyan)

    Roviq Adi Prabowo dari Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) Solo Raya.

    KOMISI Waspadai Tiga Kekuatan Porak Poranda Penjualan

    Solo-majalahlarise.com-Saat ini ada tiga kekuatan yang membuat porak poranda dunia penjualan. Tanpa peduli, baik itu penjualan dari perusahaan yang telah mapan atau penjualan dari jenis usaha mandiri.

    Tiga kekuatan tersebut yaitu kekuatan digital, kekuatan millenial dan kekuatan kemudahan. Ketiganya berkolaborasi menyuntik mati penjualan apapun, sehingga seakan mati rasa kalau saat ini penjualan terkesan seret.

    Hal itu disampaikan Roviq Adi Prabowo dari Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) Solo Raya kepada majalalarise.com belum lama ini.

    Menurutnya saat ini butuh lompatan extra dalam dunia penjualan.  Dikarenakan calon konsumen  punya kemauan harus serba bagus, cepat, murah.

    "Untuk merealisasikan hal itu, maka setiap insan sales harus beradaptasi dengan digital. Jika sekadar konvensional, bisa dipastikan punah digilas tiga kekuatan tersebut," jelasnya.

    Roviq juga menambahkan melihat fenomena saat ini yang paling sederhana yaitu saat mau beli gado-gado. Karena kemalasan terik matahari akan mencari penujual gado-gado melalui aplikasi layanan antar, saya menimbang harga, jarak, diskon, dan lainnya.

    "Betapa banyak penjual gado-gado yang terlindas akhirnya tutup sebab mereka tidak bisa tampil bagus, cepat, mudah diakses. Salah satunya dengan digital," ungkapnya.

    Pihaknya mengatakan, Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) Solo Raya, di Facebook beridentitas KOMISI SOLO, hadir untuk saling bahu-membahu penguatan antar anggota, agar mereka yang bekerja sebagai insan sales tetap eksis di era digital ini.

    "Kalau anda juga memiliki aktivitas penjualan, inilah komunitas yang anda layak ada di dalamnya," ucapnya. (Sofyan)

    Pengurus UKMW Smart Unisri saat foto bersama dengan Wakil Rektor 3, Dr. Sutoyo. 

    UKMW Smart Unisri Gelar Penguatan Internal

    Solo-majalahlarise.com-Unit Kegiatan Mahasiswa Wirausaha (UKMW) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) menggelar penguatan internal dengan mengambil tema rekat untuk akrab.

    Ketua pelaksana, Supriyanto melaporkan kegiatan ini dilaksanakan pada 18-19 Januari 2020, bertempat di homestay Barokah Kemuning, Karanganyar.
    Kegiatan ini di ikuti seluruh anggota ukmw smart Unisri poriode 2019/2020 sebayak 58 orang yang terdiri dari peserta dan panitia.

    Sementara Nur Handayani, ketua umum UKMW Smart menjelaskan tujuan kegiatan ini sebagai penguatan internal dalam mensolidkan antara pengurus  dan anggota baru dab menciptakan suasana kekeluargaan  UKMW serta melatih jiwa kepemimpinan anggota baru.

    "Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat  menciptakan keakraban antar pengurus dan anggota UKMW baru. Selain itu agar tidak ada senioritas antar pengurus dan anggota," jelasnya.

    Rangkaian kegiatan ini antara lain pengakraban seperti malam pensi, api unggun, outbound dan kebersihan lingkungan sekitar.

    "Setiap kegiatan harus ada manfaatnya, jaga nama baik almamater," kata wakil rektor bidang kemahasiswaan alumni dan kerjasama Dr. Sutoyo, MP.d saat melepas anggota UKMW Smart. (Sofyan)

    Drs. H. Tridjono (tengah) didampingi wakil dan sekretaris Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Surakarta saat membuka seleksi calon kepala sekolah. 

    Pengangkatan Kepala Sekolah dengan Sistem Seleksi di Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Surakarta

    Solo-majalahlarise.com-Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta selenggarakan seleksi calon kepala sekolah. Seleksi diikuti sebanyak 8 (delapan) peserta. Sistem seleksi dilaksanakan untuk memberi kesempatan kepada para guru yang memenuhi syarat untuk menjadi kepala sekolah, dan untuk memperoleh calon kepala sekolah yang terbaik dan yang baik. Senin (20/1/2020) bertempat di ruang sidang.

    Sebelum pelaksanaan seleksi diadakan pembukaan oleh Ketua Majelis Dikdasmen Kota Surakarta Drs. H. Tridjono. Dalam sambutannya Ketua Majelis menyampaikan, peserta yang ditunjuk mengikuti seleksi adalah para guru yang sudah senior dan memenuhi syarat, dipandang mampu untuk melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah.

    "Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan lulus akan diberi amanah untuk menjadi kepala sekolah di lingkungan Majelis Dikdasmen Kota Surakarta," ujarnya.

    Lebih lanjut, Ketua Majelis juga berpesan kepada tim seleksi, agar melaksanakan seleksi dengan obyektif, transparan, profesional dan akuntabel.

    Tridjono berharap, hasil tes sudah diterima Majelis Dikdasmen paling lambat satu minggu setelah pelaksanaan seleksi, yaitu 27 Januari 2020.

    Sekretaris Majelis Dikdasmen Kota Surakarta Drs. H. Yatimun menjelaskan, bahwa sekolah yang dikelola meliputi 23 Sekolah Dasar, 9 SLTP, 1 Madsasah Tsanawiyah, dan 5 SMA, 5 SMK, 1 Madrasah Aliyah. Jumlah peserta pendidik 13.000, tenaga pendidik (guru) sebanyak 1100 dan tenaga kependidikan sebanyak 210.

    "Agar sekolah Muhammadiyah berkualitas dan berkemajuan maka dibutuhkan kepala sekolah yang mumpuni dan berkualitas," terangnya.

    Ketua Tim Seleksi calon kepala sekolah Dr. Anwar Hamdani, MM, MHum dan anggota Tim Seleksi Drs. H. Supraptono, M.Pd., menjelaskan, materi seleksi calon kepala sekolah meliputi; pembuatan makalah dengan judul “Pengembangan Sekolah Muhammadiyah dalam Mewujudkan Sekolah yang Bermutu dan Berkemajuan”, makalah ditulis tangan dan diberi waktu dua jam.

    Setelah ujian tertulis dilanjutkan wawancara yang dilaksanakan oleh Tim Seleksi terdiri lima orang, yaitu; Drs. H. Tridjono, Dr. Anwar Hamdani, MM, MHum, Drs. H. Yatimun, Drs. H. Supraptono, M.Pd, Dr. Suharno, MPd. Materi wawancara meliputi Standard Nasional Pendidikan dan Al-Islam Ke-Muhammadiyahan.

    Supraptono menjelaskan, selain seleksi melalui ujian secara tertulis dan wawancara, tim seleksi juga mengadakan tracer study, yaitu rekam jejak karir dan home visit terhadap para peserta seleksi.

    "Tim akan merekap nilai dari setiap tahapan seleksi dan mengadakan rapat pleno tim untuk membuat peringkat, untuk selanjutnya diserahkan ke Majelis Dikdasmen Kota Surakarta," katanya. (Sofyan)

    Direktur Amalia Consulting, Suharno, saat menyampaikan materi dalam Workshop Penerapan APU PPT,  Sabtu (18/1/2020), di Nava Hotel Tawangmangu, Karanganyar.

    BPR Diharap Waspadai Kemunculan Raja Abal-Abal Karena Berpotensi Tindak Pidana Pencucian Uang

    Karanganyar-majalahlarise.com-Fenomena kemunculan raja dan kerajaan abal-abal, seperti yang terjadi diberbagai wilayah saat ini perlu diwaspadai oleh Jasa Penyedia Keuangan (JPK),  tidak terkecuali Bank Perkreditan Rakyat (BPR), karena ada dugaan bermotif ekonomi dan idiologi tertentu. Demikian dinyatakan Direktur Amalia Consulting, Suharno, saat menjadi pemateri dalam Workshop Penerapan APU PPT,  Sabtu (18/1/2020), di Nava Hotel Tawangmangu, Karanganyar.

    Lebih lanjut, Suharno, yang juga dosen prodi akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, dihadapan 122 peserta workshop yang terdiri dari jajaran pimpinan dan pegawai PT BPR BKK Tasikmadu (Perseroda) menjelaskan kewaspadaan perlu ditingkatkan saat BPR menerima calon nasabah atau debitur baru.

    "Proses Customer Due Diligent (CDD) harus dilakukan dengan benar, mulai dari identifikasi, verifikasi dan monitoring data dari calon nasabah atau debitur. Apabila ada yang mencurigakan bisa dilakukan proses Enhand Due Diligence (EDD)," ungkapnya.

    Lebih lanjut, Suharno, memaparkan fenoma raja dan kerajaan baru ada indikasi unsur tindak pidana penipuan. Salah satu indikasinya,  menghimpun dana saat merekrut anggota baru. Bisa jadi setelah dana terkumpul akan disimpan di BPR.

    "Bila ini terjadi, maka sudah masuk ranah kegiatan pencucian uang (money laundry). Modus yang lain, organisasi yang didirikan mengusung ideologi tertentu dan ingin melakukan tindakan makar melawan NKRI. Dengan  menciptakan huru-hara dan teror di tengah masyarkat. Bisa jadi dana yang digunakan untuk melakukan tindakan itu  berasal dari BPR," ungkapnya.

    Untuk itu, Suharno, mengingatkan agar kesadaran menerapkan program APU PPT betul-betul dilaksanakan. Tidak sekedar melaksanakan kewajiban dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semata. Namun harus menjadi bagian dari kebutuhan BPR itu sendiri, agar reputasi dan citra BPR terjaga di tengah masyarakat.

    Kegiatan workshop dibuka oleh
    Kasubag Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Jarot Mulyawan. Sebelum kegiatan workshop APU PPT dilakukan pembinaan pegawai oleh Ketua Dewan Pengawas, Irma Suryaningtyas dan pemaparan Rencana Bisnis Bank (RBB) 2020 oleh Direktur Utama, Didik Darmadi yang didampingi Direktur Umum dan Kepatuhan T. Tejo Herlambang. (Sofyan)

    Mahasiswa PPG Daljab 3 dan 4 saat foto bersama Ketua Yayasan, Rektor Univet beserta jajarannya usai pelepasan. 

    Rektor Univet Lepas 112 Mahasiswa PPG Daljab 3 dan 4 Tahun 2019

    Sukoharjo-majalahlarise.com-Sebanyak 112 mahasiswa PPG (Pendidikan Profesi Guru) Dalam Jabatan (Daljab) 3 dan 4 tahun 2019 dilepas Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Pelepasan ditandai dengan penyerahan sertifikat guru profesional. Sabtu (18/1/2020) bertempat di Hotel Grand Setiakawan Solo.

    Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, MP dalam sambutan mengucapkan selamat atas  pencapaian mahasiswa lulus PPG serta menyandang gelar baru yaitu Gr sebagai guru profesional.

    “Perjuangan cukup berat yang dilalui mahasiswa PPG sering meninggalkan keluarga mencari signal ketika pembelajaran dalam jaringan, mengikuti lokakarya, PPL itu semua sudah dilalui dengan baik dan lulus 100 persen,” terangnya.

    Lebih lanjut, pihaknya berharap kepada mahasiswa lulusan PPG sebagai alumni jangan melupakan Univet dan menyampaikan informasi pendaftaran mahasiswa baru dan PPG Mandiri kepada saudara, teman maupun siapa saja.

    Sementara itu, Dekan FKIP Toni Harsan menyampaikan mahasiswa lulus PPG sekarang jadi guru profesional secara sosiologis maupun yuridis yang ditandai dengan dinyatakan lulus uji kompetensi PPG melalui daring, lokakarya, PPL, uji kinerja maupun uji pengetahuan.

    “Harapan sesudah kembali ke sekolah betul-betul menjadi guru yang memesona dalam mengajar, pengetahuan, perilaku, kompetensi sebagai guru. Selain itu bisa jadi teladan dan pelopor untuk guru profesional sehingga bisa menghasilkan SDM yang dapat diandalkan untuk membangun bangsa dan negara,” ucapnya.

    Ditambahkan Toni Harsan, bahwa saat ini Univet membuka pendaftaran PPG Mandiri untuk guru matematika dan PGSD dengan kuota 200 PGSD dan 50 matematika.

    Pada pelepasan mahasiswa PPG ini terdapat 4 mahasiswa yang mengajar dari luar negeri, tiga dari Malaysia dan satu dari Filipina.

    Salah satu mahasiswa PPG dari Malaysia, Nivo Azizah, S.Pd, Gr menceritakan PPG dari Kemendikbud untuk guru yang mengajar tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri.

    “Saya ikut tes arahan dari kepala sekolah akan ada tes PPG guru luar negeri boleh ikut. Kemudian saya mengumpulkan berkas yang lolos tes pertama ikut pretest ke Jakarta waktu itu di tempatkan di SMA 39 Jakarta. Setelah lulus hampir setahun menunggu waktunya keluar LPTK. Saya di tempatkan di LPTK Univet Bantara Sukoharjo,” ungkapnya wanita mengajar di CLC SLDB Inandung, Sabah Malaysia. (Sofyan)

    Kegiatan SDC diikuti sejumlah 80 orang, terdiri dari internal mahasiswa HI UNISRI, serta perwakilan siswa dari SMA se-Surakarta.

    HIMAHI Unisri Gelar International Relations Slamet Riyadi Short Diplomatic Course

    Solo-majalahlarise.com-Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar International Relations Slamet Riyadi Short Diplomatic Course, bertempat di gedung H, ruang seminar lantai 5.

    Menurut ketua pelaksana Chandra Arief Madianto menyampaikan SDC kali ini merupakan acara pertama yang diadakan oleh HIMAHI Unisri.

    Tujuan dari SDC ini adalah agar mahasiswa HI UNISRI lebih paham mengenai peran mereka sebagai mahasiswa HI secara implementif dalam kehidupan nyata serta dunia pekerjaan nantinya, juga untuk mengembangkan potensi akademik melalui simulasi sidang yang dikemas dalam acara Short Diplomatic Course.

    Selain itu, acara ini juga untuk memperkenalkan salah satu tata cara etika diplomatik yaitu melalui table manner dan etiket jamuan internasional.

    Kegiatan SDC ini diikuti sejumlah 80 orang, yang terdiri dari internal mahasiswa HI UNISRI, serta perwakilan siswa dari SMA se-Surakarta untuk turut berpartisipasi dalam acara ini.

    "Kami berharap para peserta dr SMA ini dapat memiliki tambahan wawasan terkait dinamika hubungan internasional dan peran edukasi bagi kemajuan pendidikan dan kesetaraan global," jelasnya.

    Sementara kegiatan International Relations Slamet Riyadi Short Diplomatic Course diawali dengan seminar nasional bertema "The Role of Diplomacy in Strengthening and Pursuing Education Equality". Dengan menghadirkan pemateri pertama dalam seminar nasional ini Hariyanta Soetarto, SH, selaku Kepala Bidang Pembinaan Jabatan Fungsional Non-Diplomatik I Kementrian Luar Negeri Indonesia.

    Selain itu, Ganjar Widhiyoga, Ph.D selaku Kepala Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unisri juga turut menyampaikan materi. Seminar nasional ini dimoderatori oleh Drs. GPH Dipokusumo, M.Si.

    Selanjutnya dari International Relations Slamet Riyadi Short Diplomatic Course adalah pelatihan short diplomatic course, dan table manner. Dalam pelatihan ini, mahasiswa HI UNISRI belajar tata cara diplomasi dan perundingan internasional. (Sofyan)


Top