Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unisri mengikuti kuliah pasar modal.

    Mahahasiswa Fakultas Ekonomi Unisri Masuk 5 Besar Nasional Sebagai Investor di Pasar Modal

    Solo-majalahlarise.com-Galeri Investasi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta memulai awal kuliah dengan memberikan edukasi tentang investasi di pasar modal.

    Menghadirkan narasumber, M Wira Adibrata, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo dan Setiawan Efendi  dari Phintraco Sekuritas. Kegiatan sebagai tindak lanjut hasil Trading Chalenge (tantangan transaksi 10 hari) yang diselenggarakan BEI Indonesia tahun 2019. Di mana Galeri Investasi Unisri menempati posisi juara urutan ke 5 se-Indonesia dengan pembukaan 334 SID (akun saham) baru.

    Demikian dinyatakan, Dorothea Ririn Indriastuti, selaku dosen pengampu mata kuliah Pasar Modal disela-sela perkuliahan umum, Rabu (26/2/2020).

    "Melihat antusias mahasiswa menjadi investor di Pasar Modal, kami optimis tahun 2020 ini, Galeri investasi Unisri bisa kembali meraih 5 besar dalam Trading Chalenge 2020 yang diikuti PTS/PTN se-Indonesia," ungkapnya.

    Selanjutnya, Dorothea Ririn Indriastuti, yang juga Kepala Galeri Investasi mentargetkan 2020 bisa meraih 500 SID baru.

    "Kami berharap yang memanfaatkan Galeri Investasi tidak hanya mahasiswa Fakultas Ekonomi Unisri, namun mahasiswa dan dosen di lima fakultas lainnya di Unisri juga tertular virus menjadi investor di Pasar Modal," tandasnya penuh harap. (Sofyan)

    Peserta dan pemateri pelatihan saat foto bersama.
    Menulis dan Menerbitkan Tulisan Artikel Ternyata Mudah

    Karanganyar-majalahlarise.com-Sejumlah guru dan pengawas pendidikan dari Solo Raya mengikuti kegiatan pelatihan penulisan artikel populer dan buku. Minggu (23/2/2020) bertempat di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah Karanganyar.

    Selaku pemateri pelatihan  Dewi Kusumaningsih, M.Hum (Dosen Progdi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Univet, Johan Wahyudi (Penulis Buku, Mentor Penulis Karya Ilmiah), dan Sofyan (majalahlarise.com).

    Panitia pelatihan, Sugiyarti, M.Pd mengatakan tujuan diselenggarakan kegiatan memberikan bimbingan ketrampilan menulis dan wawasan kepada guru agar bersemangat menulis artikel populer maupun buku serta memahami prinsip-prinsip menulis buku monograf.

    "Harapan kami peserta bisa termotivasi untuk menulis setelah mengikuti pelatihan menghasilkan karya tulis artikel maupun buku yang digunakan sebagai syarat kenaikan pangkat dan golongan guru. Semoga kami dapat menyelenggarakan tidak hanya di Karanganyar tapi di kota, kabupaten lainnya," harapnya.

    Dalam pemaparan materi, Dewi Kusumaningsih, M.Hum menjelaskan materi tentang menggagas pembuatan buku dan monograf dengan topik pembahasan yaitu permasalahan penulisan buku, kode etik sebelum menulis buku, etika penulisan buku, pelanggaran penulisan buku, spesifikasi buku, mengubah hasil penelitian menjadi buku.

    "Permasalahan penulisan buku yang dihadapi guru/dosen yaitu banyak laporan penelitian yang menumpuk namun belum dapat memberikan dampak luas hasilnya. Banyak ide dan gagasan guru/dosen yang terbatas disampaikan dipertemuan dalam bentuk catatan namun belum memberikan makna bagi pengembangan pendidikan. Banyak guru/dosen yang ingin mempublikasikan hasil penelitian, maupun catatan pengalaman namun belum ketemu jalannya," jelasnya.

    Disampaikan pula, dalam penulisan buku ada etika yang dilakukan oleh penulis yaitu penulis adalah penggagas ide dasar yang mengembangkan dan menuliskannya. Sistematika penulisan buku menyesuaikan keperluan. Tulislah dengan bahasa sendiri secara kontekstual. Bekerja dengan jujur. Orginalitas karya ilmiah yang dihasilkan. Menjaga kebenaran dan makna informasi yang disebarkan agar tidak menyesatkan.

    "Hasil penelitian bisa dirubah menjadi buku monograf yang ber ISBN dengan anatomi penulisan monograf yaitu Bab 1, Bab 2, Bab 3, Bab 4, Bab 5, indeks, glosarium, daftar pustaka," terangnya.

    Peserta dan pemateri pelatihan saat foto bersama
    Sementara itu, Sofyan menyampaikan materi tentang hipnoterapi menulis yang mengajak peserta pelatihan mengeluarkan ide tulisan serta praktik menulis dari pengalaman menyenangkan yang dituangkan dalam tulisan diberi waktu 15 menit. Ide tulisan ini bisa digunakan untuk tulisan artikel maupun tulisan buku.

    "Tujuan hipnoterapi ini untuk memberi kenyamanan atau rileksasi otak, pikiran maupun hati agar ide-ide tulisan dapat mengalir menjadi tulisan sesuai tema tulisan yang dinginkan. Serta melepas pandangan yang selama ini masih tersimpan di alam pikiran bawah sadar bahwa menulis itu sulit. Jika pandangan tersebut diganti kata-kata menulis itu mudah maka diri kita akan merasakan nyaman dan menulis itu mudah," paparnya.

    Sedangkan pemateri, Johan Wahyudi menceritakan pengalamannya selama menjadi penulis yang mampu mengantarkan dirinya hidup sejahtera. (Iin)






    Narasumber dr. Muhammad Riza, Sp. A(K), M. Kes. dari RS Dr. Moewardi Surakarta saat menyampaikan materi parenting.


    Parenting Program SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Kupas Tuntas Virus Corona

    Solo-majalahlarise.com-Penyebaran virus Corona yang sangat cepat menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak. Apalagi di media sosial sering muncul berbagai informasi yang terkadang menyesatkan dan semakin menambah kecemasan publik.

    Dilatarbelakangi oleh peristiwa tersebut, komite kelas bekerjasama dengan tim guru kelas 5 SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mengadakan parenting program di Ruang An Nafi', sekolah setempat, Sabtu (22/2/2020).

    Kegiatan parenting diikuti oleh 87 siswa dan orang tua kelas 5 SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo ini mengambil tema "Kenali dan Cegah Penyebaran Virus Corona" dengan narasumber dr. Muhammad Riza, Sp. A(K), M. Kes. dari RS Dr. Moewardi Surakarta.

    Pada saat pemaparan materi, narasumber menyampaikan seluk beluk virus Corona dan penyebarannya. Hal ini untuk memberikan pemahaman sekaligus meluruskan berbagai informasi yang banyak beredar dan terkadang menyesatkan.

    Dokter Riza juga menyampaikan tips menghindari penyebaran virus Corona.  "Untuk mencegah penyebaran virus Corona dapat dilakukan dengan membiasakan mengkonsumsi makanan yang matang atau dimasak,  mencuci tangan sebelum makan,  dan sementara ini mengurangi kegiatan bepergian jauh," ungkapnya.

    Salah satu orang tua siswa, Nike Herawati sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia mengaku sangat terbantu dengan informasi yang disampaikan oleh narasumber.

    "Kegiatan parenting ini sangat bermanfaat karena kami menjadi lebih paham mengenai virus Corona dan cara pencegahannya," ujarnya.

    Ia berharap setelah kegiatan ini semua siswa dan orang tua bisa melakukan upaya bersama mencegah wabah virus tersebut. "Penting kiranya selalu menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat," imbuhnya.

    Slamet Rismiyadi, salah satu guru kelas 5 menyampaikan bahwa pemilihan tema ini merupakan hasil diskusi tim guru bersama komite kelas. "Penyebaran virus Corona sudah menjadi trending topik dunia, sehingga kami perlu juga mengetahuinya langsung dari narasumber yang berkompeten di bidangnya," pungkasnya. (Sofyan)

    Kepala SMAN 1 Manyaran bersama guru dan siswa membawa tanaman selanjutnya ditanam di lingkungan warga setempat.

    SMAN 1 Manyaran Siap Maju Lomba Adiwiyata Tingkat Provinsi

    Wonogiri-majalahlarise.com-SMAN 1 Manyaran Wonogiri siap maju lomba Adiwiyata Tingkat Provinsi. Berbagai persyaratan yang telah ditentukan dipersiapkan secara baik yang akan diajukan pada tanggal 24 Februari 2020. Hal itu dikatakan kepala SMAN 1 Manyaran, Drs. Suprapto, M.Pd disela-sela kegiatan Adiwiyata bersama warga sekolah. Jum'at (7/2/2020).

    "Ada beberapa kegiatan yang dipersiapkan diantaranya melengkapi dokumen-dokumen yang disyaratkan berupa konservasi energi air dan karya inovatif yaitu panen lele selanjutnya dibuat makanan nugget dimakan bersama warga sekolah," terangnya.

    Lebih lanjut dikatakan, penerapan perilaku ramah lingkungan untuk masyarakat sekitar dengan melakukan kebersihan di luar sekolah sekitar rumah warga dan ke pasar Bero.

    Siswa menimbang sampah siap untuk dijual.

    "Kita juga melakukan penanaman dan pemeliharaan tanaman dengan kegiatannya menghitung jenis tumbuhan dan jumlahnya yang ada sekolah," ujarnya.

    Disampaikan pula bahwa siswa dan guru melaksanakan penanaman tanaman yang diberikan ke warga sekitar sekolah untuk ditanam. "Ada tujuh amalan pahala selalu mengalir walau orang itu sudah meninggal dunia. Salah satunya orang menanam pohon yang berbuah. Selama tanaman itu dimakan orang maupun hewan menjadi pahala terus mengalir," terangnya.

    Kegiatan mendukung Adiwiyata selanjutnya berupa mengelolaan sampah dengan memilah sampah organik, kimia, non organik yang dapat dimanfaatkan. Selain itu, pembersihan lingkungan kelas maupun taman sekolah.

    "Sampah organik dibuat pupuk kompos cair, kertas dan plastik ditimbang lalu dijual ke pedagang rongsokan," ungkapnya. (Sofyan)

    Salah satu peserta lomba PANDCO menampilkan kemampuannya dihadapan juri.

    Ajak Millenial Tanggap Isu Kekinian,  English Club Perbanas Adakan PANDCO bagi Pelajar Se-Jawa Timur


    Surabaya-majalahlarise.com-Bervisi global, STIE Perbanas Surabaya tidak pernah berhenti untuk merealisasikannya dalam berbagai kegiatan menarik. Selain dari event institusi, segenap mahasiswa kampus setempat yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Club turut hadir mengajak kaum millenial untuk peduli terhadap isu kekinian di lingkungan kehidupannya.

    Hal itu diwujudkan dalam acara Perbanas Amazing Newbie Debate Competition (PANDCO) 2020. Berlangsung selama dua hari, tepatnya, Jumat-Sabtu 21-22 Februari 2020, lomba ini diikuti oleh siswa-siswi tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Jawa Timur. Bertempat Di Auditorium Hall A Kampus 1 STIE Perbanas Surabaya, sebanyak 21 tim berkompetisi untuk meraih juara.

    Ketua Pelaksana, Dona Ambarsari menjelaskan acara PANDCO diselenggarakan setiap tahun oleh UKM English Club STIE Perbanas Surabaya. Tujuannya, untuk menjaring debater pemula (newbie) yang didominasi para generasi millenial. Selain itu, para pelajar ini juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas lingkungan, seperti sosial, ekonomi, politik, keamanan, dan lainnya. Selama perlombaan berlangsung pun, mereka berdebat menggunakan bahasa inggris.

    "Maksudnya, agar kaum milenial ini sadar akan problem lingkungan di sekitarnya. Mereka bisa lebih open minded dan berfikir kritis terhadap isu-isu yang berkembang. Jadi, tidak terbawa arus tertentu saja," papar Dona disela acara berlangsung.

    Kata Dona, sistem perlombaan debat ini mengacu pada Asian parliamentary sehingga setiap tim beranggotakan sebanyak 3 orang. Mereka berkompetisi untuk masuk ke sejumlah babak, yakni 16 besar, 8 besar, 4 besar, dan Babak Final. "Pertama tahap Preelimenary Round, octo final round, quarter final round, semi final, dan final round untuk penentuan juara. Ada juga kategori Best Speaker," tambahnya.

    Diketahui, sejumlah sekolah yang datang dari berbagai daerah, di antaranya Kediri, Blitar, Mojokerto, Bojonegoro, Surabaya, dan lainnya.

    Setelah mengikuti serangkaian babak demi babak, akhirnya ditentukanlah para pemenang yang berhasil menjuarai Lomba PANDCO 2020. Untuk Juara I berhasil diraih oleh SMK Negeri 1 Kediri dengan nama timnya Serangan Fajar. Kemudian, Juara 2 diberikan kepada SMA Negeri 15 Surabaya, Juara 3 diraih oleh SMK Negeri 6 Surabaya, dan Juara 4 disandang oleh SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. Terakhir, predikat Best Speaker disematkan kepada Lamtiar N.S.M. Nababan dari SMA Negeri 2 Surabaya. (Eko/Sofyan)

    Direktur Amalia Consulting, Suharno, saat foto bersama dengan peserta diklat.


    PT BPR BKK Karangmalang Bekali Calon Pegawai Dengan Diklat Bankir Profesional

    Sragen-majalahlarise.com-Dalam rangka menyiapkan SDM yang kompeten dan Profesional, PT BPR BKK Karangmalang (Perseroda), selama sepekan Selasa-Sabtu, (18-22/2/2020) menyelenggarakan Diklat Bankir Profesional, diikuti 15 calon pegawai.

    Materi diklat disampaikan fasilitator internal dan fasilitator eksternal. Fasilator internal menyampaikan materi dasar-dasar manajemen perbankan. Facilitator eksternal menghadirkan Direktur Amalia Consulting, Suharno, menyampaikan materi pengembangan kepribadian, motivasi, pelayanan prima, pemasaran dan APU PPT.
    Diklat berlangsung atraktif, interaktif dan komunikatif, dengan pendekatan edutainment. Dengan komposisi 25 persen materi konsep atau teori dan 75 persen berupa simulasi dan role play.

    Salah seorang peserta diklat, Eva Septi Noviana, mengatakan,  "Selama pelatihan saya mendapatkan ilmu baru di dunia perbankan dan marketing. Menjadikan saya lebih termotivasi dalam hidup, serta mengingatkan saya agar slalu ingat kepada Allah.  Selama pelatihan berlangsung asyik dan tidak membuat mengantuk," tuturnya.

    Diklat dibuka oleh Direktur Pemasaran, Sriyadi dan ditutup oleh Direktur Umum dan Kepatuhan,  Widodo. Dalam sambutannya berharap agar peserta diklat  menerapkan materi diklat yang telah diterima secara optimal. Serta mewanti-wanti agar peserta diklat, mau bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. 

    "Pegang integritas jangan sampai melakukan fraud. Sebab tidak ada ampunan untuk tindakan fraud," tandasnya.

    Acara ditutup dengan penyerahan piagam secara simbolis dari direksi kepada perwakilan peserta. (Sofyan)

    Salah satu siswa saat berdialog dengan ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Setyo Soekarno

    Siswa SD Muhammadiyah PK Pracimantoro Workshop di Gedung DPRD Kabupaten Wonogiri

    Wonogiri-majalahlarise.com-Sebanyak 60 siswa kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro mengikuti kegiatan workshop di ruang sidang paripurna gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wonogiri. Kamis (20/2/2020).

    Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Kabag maupun Kasubag DPRD Kabupaten Wonogiri dipimpin oleh sekretaris DPRD, Ir Gatot Siswoyo MM dan materi diisi langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Setyo Soekarno.

    Setyo Soekarno memberikan materi tentang pemerintahan di Indonesia,  tentang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Wonogiri beserta tugas pokok dan fungsinya. Selain itu menjelaskan bagaimana cara atau syarat untuk bisa menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

    "Bisa jadi siswa-siswi kelas 6 SD Muhammadiyah program khusus Pracimantoro adalah calon penerus pemimpin bangsa yang akan menduduki di kursi pemerintahan termasuk menjadi anggota DPR ataupun DPRD," katanya.

    Siswa SD Muhammadiyah PK Pracimantoro saat berada di ruang sidang paripurna gedung DPRD Kabupaten Wonogiri.

    Setyo Soekarno dengan senang hati menerima kedatangan siswa siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro yang ingin belajar. Pihaknya berharap agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Wonogiri semakin dikenal oleh banyak masyarakat luas dan siswa-siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Program Khusus Pracimantoro juga berperan aktif dalam kegiatan tersebut.

    Setelah ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Setyo Soekarno memberikan materi anak-anak juga aktif berdiskusi bertanya jawab bahkan beberapa anak yang bisa menjawab pertanyaan juga mendapatkan reward darinya. Selain belajar tentang materi Pendidikan Kewarganegaraan disana juga belajar ketertiban, kedisiplinan, dan kesopanan.

    Sementara itu, Ustadz Tri Istanto selaku kepala sekolah SD Muhammadiyah program khusus Pracimantoro mengatakan workshop ini merupakan program sekolah yang membawa siswa-siswi langsung belajar dengan sumbernya.

    "Jadi anak dibiasakan tidak hanya terpaku dengan materi dari buku saja, akan tetapi anak mendapatkan pengalaman secara langsung untuk merasakan hiruk pikuk yang ada di gedung DPRD Kabupaten Wonogiri," ujarnya.

    Disampikannya anak-anak meninggalkan ruang sidang paripurna dalam keadaan bersih tanpa ada sampah yang ditinggalkan. Belajar percaya diri ketika ditunjuk langsung dari sekretariat untuk menjadi dirigen untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. "Anak-anak juga belajar sopan santun dalam menyampaikan pertanyaan maupun jawaban saat berada di ruang sidang," ungkapnya. (Sofyan)


Top