KKO Esperodi Wonogiri saat foto bersama usai menerima piala juara 1.

    KKO Esperodi (SMPN 2 Nguntoronadi) Raih Juara 1 Festival HUT P4S Zettle Meyer Karanganyar Tahun 2021

    Wonogiri- majalahlarise.com -Tim sepakbola KKO Esperodi (SMP Negeri 2 Nguntoronadi) Wonogiri berhasil meraih kemenangan juara 1 Festival Sepak Bola KU-13 (2008) dalam rangka HUT P4S Zettle Meyer  Karanganyar Tahun 2021 diselenggarakan di Kompi A 413 Karanganyar. Setelah berhasil meraih skor 3-0 dalam babak final berhadapan dengan SSB Persema Manang Sukoharjo. Minggu, (21/2/2021).

    Kompetisi sepakbola ini diikuti oleh tim SSB/Academy Se-Jateng yang dibagi menjadi 4 group diantaranya: Group A: P4S Settle Meyer Karanganyar, R2 Solo, Bonansa UNS, Group B: KKO Esperodi Wonogiri, RAS Boyolali, Academy Fachrudin Klaten, Group C: Pandanaran Boyolali, KFC Sragen, PFA Sukoharjo, Group D: SSS Semarang, ANTM Semarang, PERSEMA Manang Sukoharjo.  

    Kepala SMPN 2 Nguntoronadi, Budi Sudaryatmo dalam keterangan kepada awak media. Sabtu (6/3/2021) mengatakan KKO Esperodi yang dilatih oleh Lilik Agung Santosa dalam pertandingan final menguasai permainan, dan mampu membaca strategi lawan, terbukti mampu melesatkan 3 gol di babak pertama. Gol terjadi diawali dari sontekan Dika menit ke 13, Daffa Ilham menit 19, Marverlino menit ke 29. 


    Baca juga: Sejuta Bingkisan Salimah untuk Indonesia

    "Hasil akhir berbuah sangat manis hasil kerja keras dan jerih payah anak-anak KKO SMP Negeri 2 Nguntoronadi berhasil membawa tropi juara 1 dan uang pembinaan senilai Rp. 1.800.000," katanya.

    Lebih lanjut disampaikan, salah satu pemain KKO Esperodi, Ananda Fandi Ahmad Muzaki dinobatkan sebagai The Best Player (Pemain Terbaik) dalam Festival Sepak Bola KU-13 (2008). 

    "Dari kemenangan yang telah diraih ini, Kami berharap anak-anak semakin rajin dalam latihan, semangat penuh tanggung jawab, memperhatikan instruksi pelatih, semakin kompak dalam kerjasama karena sepak bola dibangun dari kebersamaan dan kekompakan, barisan depan striker semakin tajam. Sehingga minggu yang akan datang dalam Liga Jateng bisa menorehkan prestasi lagi menjadi juara," harapnya. (Sofyan)


    Baca juga: Univet Bantara Sosialisasi Sistem PRIMA Bagi Mahasiswa dan Alumni







     

    Pimpinan Daerah (PD) Salimah Kabupaten Sukoharjo ikut aktif dalam kegiatan “Sejuta Bingkisan Salimah Untuk Indonesia”.


    Sejuta Bingkisan Salimah untuk Indonesia

    Sukoharjo- majalahlarise.com -Dalam rangka Milad ke-21 Salimah, Pimpinan Daerah (PD) Salimah Kabupaten Sukoharjo ikut aktif dalam kegiatan “Sejuta Bingkisan Salimah Untuk Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia. Jum'at (5/3/2021).

    Ketua Departemen Humas
    PD Salimah Kabupaten Sukoharjo, Titik Haryanti, S.K.M., M.P.H dalam keterangan pers menyampaikan Milad Salimah ke-21 tahun 2021 mengambil tema “Bersama Salimah Perkuat Ketahanan Keluarga” dengan harapan bahwa Salimah sebagai organisasi massa yang fokus pada keluarga, perempuan, dan anak dapat berperan aktif dalam permasalahan keluarga, perempuan dan anak di Indonesia.

    "Milad Salimah ke-21 mengawali serangkaian acara dengan kegiatan Jum’at berkah dengan pemberian bingkisan kepada masyarakat disekitar. PD Salimah Kabupaten Sukoharjo bersama dengan 8 Pimpinan Cabang (PC) Salimah se-Kabupaten Sukoharjo telah memberikan 615 bingkisan kepada masyarakat berupa bingkisan sembako, sayur dan lauk pauk juga santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang menjadi binaan Salimah," terangnya.


    Baca juga: Univet Bantara Sosialisasi Sistem PRIMA Bagi Mahasiswa dan Alumni

    Lebih lanjut dikatakan, Gerakan Sejuta Bingkisan Salimah Untuk Indonesia di Sukoharjo tersebar pada 9 titik, yaitu PD Salimah Sukoharjo di Sukoharjo kota dengan 150 sayuran mentah dan sembako, PC Polokarto 80 paket sembako, PC Bendosari 40 paket lauk dan sayur mentah, PC Baki 10 paket sembako, PC Kartasura 35 paket lauk siap makan & santunan yatim dhuafa, PC Nguter : Sayur & lauk protein nabati 100 paket, PC Grogol: 65 paket nasi liwet dan santunan yatim, PC Tawangsari 55 paket lauk dan sayur mayur, PC Gatak 80 paket sayur mayur.
        
    "Rangkaian kegiatan Milad Salimah ke-21 selain Jum’at Berkah Nasional dan penulisan artikel ketahanan keluarga serentak seluruh Indonesia. Puncak acara Milad Salimah ke-21 akan dilaksanakan pada 8 Maret 2021 dengan agenda webinar dengan tema Membangun Peradapan Dengan Memperkuat Ketahanan Keluarga Sebagai Pilar Kebangsaan," jelasnya.

    Selamat Milad ke-21 Salimah semoga semakin bermanfaat dan perperan dalam menyelesaikan permasalahan di Indonesia. (Sofyan)


    Baca juga: Gebrakan Gudang Masak Dhuafa 60 Hari Menuju Ramadhan

    MUSIK KLASIK MENUMBUHKAN SUGESTI IMAJINASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN 


    Oleh: Hanif Rapsodiningsih, S.Pd

    Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah

    Hanif Rapsodiningsih, S.Pd


         Satu tahun sudah Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Satu tahun pula kita dianjurkan untuk tinggal di rumah (stay at home), melaksanakan segala aktivitas di rumah termasuk kegiatan belajar mengajar. Ini tentunya berdampak pada psikologis para peserta didik yang merubah pola hidup sehari-hari. Dalam keseharian peserta didik merasa jenuh dengan segala  tugas daring yang diberikan oleh bapak ibu guru. Permasalahan tersebut menuntut para pengajar (guru) untuk bisa lebih kreatif memberikan  rangsangan minat belajar para peserta didik.

        Menulis teks cerpen bagi peserta didik kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Pracimantoro dirasa banyak menemui kesulitan yang disebabkan karena pertama faktor peserta didik diantaranya, peserta didik kurang minat terdap pembelajaran menulis teks cerpen. Kurang minatnya peserta didik ini karena minimnya kosakata yang dimiliki, minimnya pengetahuan yang didapat peserta didik, peserta didik tidak memiliki bahan untuk dijadikan dasar menulis teks cerpen, yang bisa berupa pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain sehingga mereka sulit menuangkan gagasannya. 

         Faktor kedua kurangnya pemahaman peserta didik dan pendekatan belajar  yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar daring kurang menarik minat dan motivasi peserta didik. Menyikapi keadaan yang demikian, maka guru harus menggunakan pendekatan atau media pembelajaran yang dapat memotivasi peserta didik, yaitu menggunakan media Musik Klasik dengan metode sugesti imajinasi yang dapat meningkatkan minat peserta didik dalam menulis cerpen.

            Menurut Suharianto (2005) dalam menulis karya sastra ada dua hal penting yang amat dominan dalam setiap karya kepengalaman. Kedua hal tersebut adalah daya imajinasi dan daya kreasi. Daya imajinasi adalah daya “membayangkan” atau “menghayalkan” segala sesuatu yang pernah menyentuh perasaan atau singgah dalam pikiran. Sedangkan daya kreasi adalah daya “menciptakakan” sesuatu yanng baru, kemampuan menghadirkan sesuatu yang lain daripada yang pernah ada. Seorang pengarang harus mampu menghubungkan imajinasi dan kreativitas untuk menghasilkan karya yang bagus. Menurut Cahyono (1995 : 321) proses mengajar atau belajar sugestopedia, yaitu pembelajaran belajar dalam situasi santai. 

         Metode sugesti-imajinasi merupakan metode yang menciptakan suasana pembelajaran keterampilan menulis yang nyaman dengan cara memberikan sugesti melalui musik klasik untuk merangsang imajinasi peserta didik. Apabila peserta didik sudah tersugesti maka mereka dapat dengan mudah berimajinasi atas peristiwa yang dialami orang lain. Sugesti ini akan memudahkan peserta didik untuk menuangkan imajinasi mereka ke dalam karangan yang berbentuk cerpen. Jadi siswa yang selama ini merasa kesulitan  dalam menulis teks cerpen, melalui penyajian musik klasik yang dikirim oleh guru melalui pesan grup WhatsApp kelas akan mempermudah peserta didik untuk menuangkan imajinasinya.

          Cara ini diharapkan dapat mempermudah peserta didik dalam menulis teks cerpen dengan langkah-langkah sebagai berikut: tahap pendahuluan, guru memberi apersepsi yang bertujuan memancing peserta didik agar tertarik pada pembelajaran memproduksi teks cerpen, guru melakukan tanya jawab  dengan siswa berkaitan dengan kegiatan menulis teks cerpen melalui pesan group WhatsApp kelas. Tahap inti, guru menjelaskan proses pembelajaran menulis teks cerpen dengan metode sugesti-imajinasi media musik klasik. Siswa diminta untuk berimajinasi, memunculkan ide cerita, menciptakan gambaran dan kejadian berdasarkan musik klasik yang disajikan. Menentukan siapa tokohnya, apa masalahnya, dan bagaimana latarnya dengan bimbingan guru. Peserta didik aktif menuliskan gagasan yang muncul saat menikmati musik klasik. Peserta didik mengelompokkan gagasan, diminta menentukan unsur-unsur intrinsik yang akan digunakan dalam menyusun kerangka karangan. Siswa mulai berlatih menulis teks cerpen melalui metode sugesti-imajinasi media musik klasik secara individu dengan bimbingan guru. Tahap penutup, yaitu peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran menulis teks cerpen yang telah dilaksanakan.

         Pembelajaran dengan menggunakan metode sugesti-imajinasi media musik klasik merupakan salah satu alternatif untuk pembelajaran menulis khususnya menulis cerpen. Hal ini dapat lebih memudahkan siswa dalam pembelajaran menulis. Selain itu, dapat menumbuhkan minat dan rasa tertarik siswa terhadap pembelajaran menulis cerpen khususnya bagi peserta didik SMA Negeri 1 Pracimantoro.

      

     

    Wakil Rektor III Univet Bantara, Dr. Sodikin, ST, MT saat mengikuti sosialisasi sistem PRIMA secara online di ruang kerjanya. 

    Univet Bantara Sosialisasi Sistem PRIMA Bagi Mahasiswa dan Alumni

    Sukoharjo- majalahlarise.com -Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mengadakan sosialisasi sistem PRIMA (Portofolio Mahasiswa Indonesia) diikuti mahasiswa dan alumni secara virtual. Jumat (5/3/2021).

    Wakil Rektor III Univet Bantara, Dr. Sodikin, ST, MT saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan sistem PRIMA merupakan program dari Kemendikbud Republik Indonesia berupa sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mencatat riwayat dan terintegrasi dengan PDDikti.

    "Jadi di dalam PRIMA itu portofolio mahasiswa dan alumni  berupa biodata, kegiatan yang dilakukan selama menjadi mahasiswa. Kalau alumni biodata, riwayat pekerjaan dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Intinya memotret sisi potensi diri, keunggulan dimiliki nantinya dihubungkan dengan dunia usaha dan industri," jelasnya.


    Baca juga: Gebrakan Gudang Masak Dhuafa 60 Hari Menuju Ramadhan

    Lebih lanjut, Dr. Sodikin memprediksi ketika ada lowongan CPNS bisa jadi mengambil data dari PRIMA karena datanya sangat valid terintegrasi dengan pangkalan Dikti. Sehingga nanti munculnya CV atau daftar riwayat hidup dari mahasiswa dan alumni.

    "Hari ini kita lakukan sosialisasi supaya mahasiswa mulai mencicil mengisi data. Sehingga suatu saat dunia usaha dan industri membutuhkan kompetensi yang dia miliki itu menjadi salah satu yang dibutuhkan," ujarnya.

    Ditambahkannya, program PRIMA ini berlaku bagi perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Sebelum ada sistem PRIMA, Univet Bantara selama ini telah memiliki Sistem Keaktifan Kegiatan Mahasiswa (SKKM) bersifat internal yang dilegalkan pejabat Univet Bantara Sukoharjo.


    Baca juga: Tingkatkan Kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, Univet Launching Simlitabmas dan SPADA

    Dalam sosialisasi, Kepala Unit Bimbingan Konseling dan Karir, Hamda Kharisma memaparkan penggunaan aplikasi PRIMA bagi mahasiswa dan alumni.

    "Manfaat PRIMA bagi mahasiswa dan alumni dapat melihat data detail PDDikti terkait data yang dilaporkan perguruan tinggi, mencatat portofolio, CV digital. Bagi perguruan tinggi melacak alumni dan mengukur indikator luaran, bagi dunia usaha dan industri yaitu mendapatkan talent sesuai dengan portofolio yang diinginkan. Sedangkan bagi publik sebagai directorat alumni," ungkapnya.

    Kemudian, Hamda Kharisma menjelaskan manfaat PRIMA bagi PDDikti yaitu melengkapi atribut data mahasiswa, memperbaiki kualitas data PDDikti melalui feedback dari mahasiswa ke perguruan tinggi apabila data yang dilaporkan tidak sesuai. Mengukur indikator masa tunggu, kegiatan dan kegiatan kampus merdeka. (Sofyan)


    Baca juga: Diusia 93 Tahun, H Soeroso BA Bercerita Masa Perjuangan Mendirikan Univet Bantara



     

    Gudang Masak Dhuafa membagikan makanan kepada para dhuafa.

    Gebrakan Gudang Masak Dhuafa
    60 Hari Menuju Ramadhan

    Solo- majalahlarise.com -Semarak menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H / 2021 tahun ini tampak berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Pasalnya Gudang Masak Dhuafa di Kampung Gilingan, Kota Solo tampak sangat sibuk menyiapkan berbagai macam masakan untuk umat.

    Penanggungjawab Gudang Masak Dhuafa, Muhammad Suwono (Mbah Wono) menyampaikan 60 Hari menjelang bulan ramadhan bulan Rajab dan Sakban 1442 H adalah suatu momentum sangat baik untuk memotivasi umat dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan berkah.

    "Ini adalah suatu Gebrakan pertama kali di Indonesia menyambut bulan suci ramadhan dengan memasak dan membagikan kepada masyarakat terutama bagi anak yatim piyatu, anak terlantar, pemulung, mualab, jombo, dan fakir miskin di 21 tempat se Solo Raya" ujar mbah Wono. Jumat (5/3/2021).


    Baca juga: Tingkatkan Kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, Univet Launching Simlitabmas dan SPADA

    Menurut mbah Wono, ide Gebrakan tersebut muncul karena makna bulan rajab dan bulan sakban adalah sesuatu nilai gerakan sosial untuk menghayati sebuah doa keberkahan sehingga dapat di laksanakan dengan penuh keyakinan, keikhlasan dan mengharap ridha Alah SWT.

    Ditambahkan Mbah Wono, tujuan gebrakan ini untuk memotivasi umat islam agar lebih bergairah untuk menyambut bulan suci ramadhan penuh keberkahan dengan gerakan berbagi sedekah selama 60 hari (bulan Rajab dan bulan sa'ban)

    "Demi keberkahan agar niat baik dan doa umat Islam menjelang ramadhan bisa terkabul, kemudian bagi para dermawan bila ada barang barang dirumah yang tidak terpakai bisa untuk bersedekah kepada orang miskin dan orang membutuhkan disekitar rumahnya," ujarnya.

    Pihaknya berharap semoga dengan gebrakan ini umat bisa mengikuti semaraknya dalam menyambut bulan suci ramadan dengan penuh doa, supaya di bulan rajab dan sa'ban diberkahi sehingga bisa ketemu bulan suci ramadhan sebentar lagi.

    Mbah Luken salah juru masak di Gudang Masak Dhuafa Gilingan Kota Solo sangat menyenangkan karena bisa ikut berpartisipasi dalam membantu umat meskipun hanya memasak. "Saya hanya bisa bersedekah dengan cara memasak," tutur mbah luken dengan gaya khasnya. (Zen/Sofyan)


    Baca juga: Diusia 93 Tahun, H Soeroso BA Bercerita Masa Perjuangan Mendirikan Univet Bantara

     

    Tampilan layar Launching Simlitabmas dan SPADA Univet Bantara Sukoharjo secara virtual.

    Tingkatkan Kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, Univet Launching Simlitabmas dan SPADA

    Sukoharjo- majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantaran (Univet Bantara) Sukoharjo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) launching Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas) dan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA). Kamis (4/3/2021).

    Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dihadiri kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri DEA sekaligus sebagai narasumber webinar mengangkat tema pentingnya digitalisasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi pada era industri 4.0.

    Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, MP saat ditemui menyampaikan apresiasi atas launching Simlitabmas dan SPADA sebab digitalisasi semua kegiatan untuk Dosen maupun mahasiswa yang tadinya online sebuah pilihan sekarang berubah menjadi sebuah keharusan.


    Baca juga: Diusia 93 Tahun, H Soeroso BA Bercerita Masa Perjuangan Mendirikan Univet Bantara

    "Dengan Simlitabmas dan SPADA nanti kualitas pembelajaran maupun kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat akan lebih baik," terangnya.

    Lebih lanjut dikatakan, Simlitabmas dan SPADA ini bukan sistem yang statis tapi harus dinamis artinya ketika berjalan ada masukan maupun perlu koreksi maka sistem harus bisa diperbaiki atau disempurnakan setiap saat.

    "Adanya UPSI (Unit Pengelola Sistem Informasi) Univet Bantara Sukoharjo yang sudah punya programer tentunya sistem bisa berjalan dengan baik," katanya.

    Sementara itu, Ketua LPPM Dr. Ir. Sri Hartati, MP menerangkan lauching Simlitabmas dan SPADA baru bisa dilaksanakan saat ini karena berbagai kondisi. Meskipun program ini sudah lama dibuat dan dikembangkan berhubung adanya pandemi Covid-19 semua secara online maka pengembangan sistem dikebut.


    Baca juga: Ziarah ke Makam Rektor Pertama Univet, Teladani Semangat Membangun Nusantara

    "Launching sistem ini kita persembahkan untuk Dies Natalis ke-53 tahun Univet Bantara Sukoharjo," katanya.

    Diterangkan, Dr. Sri Hartati bahwa Simlitabmas digunakan oleh para dosen di dalam pengusulan penelitian maupun pengabdian masyarakat. Selain itu LPPM lebih mudah mengelola dan mengevaluasi dalam pelaksanaan penelitian dan pengabdian.

    "Kami bisa melihat laporan. Jadi pemantauan lewat sistem ini dilakukan akan mempermudah kami di dalam pengelolaan dan pengabdian. Sedangkan sistem pembelajaran daring (SPADA) sudah diterapkan dua semester ini di semua program studi. Kita terus menyempurnakan sistem ini," terangnya. (Sofyan)


    Baca juga: Monev KKN Periode II tahun 2020/2021 Univet Bantara, Warga Antusias Belajar di Rumah Cerdas Univet






    Rektor Univet Bantara, Prof. Ali Mursyid menyerahkan tali asih kepada Soeroso BA didampingi Ketua YPPP Veteran Sukoharjo, Bambang Margono.

    Diusia 93 Tahun, H Soeroso BA Bercerita Masa Perjuangan Mendirikan Univet Bantara

    Sukoharjo- majalahlarise.com -Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo beserta Civitas Akademi Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo bersilaturahmi ke salah satu pendiri sekaligus pembina YPPP Veteran Sukoharjo,  H. Soeroso BA (93). Kegiatan ajangsana ini dalam rangkaian Dies Natalis ke-53 tahun Univet Bantara Sukoharjo. Rabu (3/3/2021). 

    Dalam sambutan, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, M.P menyampaikan kegiatan anjangsana ini untuk mengabarkan kesehatan dan kesejahteraan bapak Soeroso BA sekeluarga.

    "Kami menghaturkan terimakasih atas peran bapak Soeroso BA yang telah menjadi perintis, pelopor dalam pendirian IKIP Veteran sampai dengan Universitas Veteran Bangun Nusantara," ungkapnya.


    Baca juga: Ziarah ke Makam Rektor Pertama Univet, Teladani Semangat Membangun Nusantara

    Lebih lanjut, Prof. Ali Mursyid mengatakan sebagai generasi penerus  dari bapak Soeroso BA mohon doa restu agar di dalam bekerja bisa mencontoh para pendiri bagaimana semangatnya dan jiwa pengorbanannya. 

    "Saya yakin ketika kampus ini baru berdiri tidak ada yang bisa dibagi. Tetapi seluruh personel pendiri justru memberikan kontribusi, bukan menerima tapi memberi," katanya.

    Ditambahkannya, bahwa bapak Soeroso BA adalah seorang penulis penerbit Tiga Serangkai diera tahun 70-an. "Pendiri kita ini dulu tokoh masyarakat melalui menulis buku. Jika ada buku pelajaran bertuliskan Soeroso BA itu karya tulisannya," ujarnya.

    Sementara itu, H. Soeroso BA dalam sambutan mengucapkan selamat datang kepada Rektor dan civitas, pengurus, pembina, pengawas Yayasan yang datang ke rumah. 


    Baca juga: Monev KKN Periode II tahun 2020/2021 Univet Bantara, Warga Antusias Belajar di Rumah Cerdas Univet

    "Saya merasa terharu. Saya ingat bagaimana para pendiri yang sudah meninggal, hanya tinggal saya yang masih hidup dapat menyaksikan dulu serba terbatas sekarang bangunan terlihat besar dan gagah," ungkapkan.

    Kemudian, Soeroso bercerita teringat waktu katika mendirikan IKIP Sukoharjo dulu perkuliahan di tempat kelompok belajar, setiap Minggu kalau ada libur. Sekarang sudah berkembang besar, maju bisa dibanggakan. 

    "Pendiri kerja keras mewujudkan berdirinya kampus. Sebagai orang tua yang didatangi para pengurus Yayasan dan civitas  Univet, saya berdoa semoga Allah SWT membimbing kita semua. Univet bisa maju dan meneruskan cita-cita pendiri, guyup rukun, hormat menghormati, rela berkorban, berjuang, menjadi pioner, disukai lingkungan masyarakat, seluruh warga bantu membantu. Saya mohon siapa pun jadi Rektor mampu turut menjaga kemajuan Univet," harapnya.

    Dalam kesempatan itu, Rektor Univet Bantara, Prof. Ali Mursyid menyerahkan tali asih kepada Soeroso BA didampingi Ketua YPPP Veteran Sukoharjo, Bambang Margono. (Sofyan)


    Baca juga: MTsN 2 Surakarta Menggelar Deklarasi Sekolah Ramah Anak



Top