Refanas kelima Unisri menghadirkan pembicara Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kemenristek Dr. Eng Hotmatua Daulay dan Kepala LPPM Unisri Dr Anita Trisiana.

    Unisri Gelar Refanas Ke-5 Tahun 2020

    Solo- majalahlarise.com -Rektor Universitas Slamet Riyadi Prof. Dr. Sutardi mendorong para dosen untuk melakukan penelitian dan riset serta pengabdian masyarakat, selain mengajar para mahasiswa di kampus.

    Selain sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kata Rektor, riset dan pengabdian masyarakat juga bermanfaat untuk menunjang karir dosen yang bersangkutan dalam jabatan fungsionnal (jabfa) menuju karir yang paling tinggi, yakni guru besar.

    Diakui, terbatasnya dana penelitian baik dari pemerintah maupun perguruan tinggi masih menjadi kendala bagi para dosen melakukan riset. Demikian dengan kesibukan mengajar, juga menjadi kendala. Karena itu, Sutardi meminta para dosen agar pandai-pandai mengatur waktu.


    Baca juga: Nurul Fitria, Juara Satu Lomba Media Pembelajaran Tingkat Kota Surakarta

    "Saya minta, pada forum ini kita, para dosen, bisa saling asah asuh akan capaian-capain riset dan penelitian yang dipresentasikan," kata Rektor ketika membuka Riset Fair and National Seminar (Refanas), Rabu (25/11/2020).

    Dalam Refanas kelima bertema Optimalisasi Produktifitas Luaran Riset Dan Pengabdian Berbasis Capaian Tingkat Kesipterapan Teknologi (TKT) itu menghadirkan dua pembicara. Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kemenristek Dr. Eng Hotmatua Daulay dan Kepala LPPM Unisri Dr Anita Trisiana.

    Menurut ketua panitia Fajar Harimurti, tujuan dari Refanas kelima yang digelar secara virtual itu adalah optimalisasi produktifitas luaran riset dan pengabdian sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Ada 323 peserta Refanas, yakni 71 presenter dan 252 peserta. "Semua hasil riset dan penelitian akan dimasukan dalam jurnal," kata Fajar. (Sofyan)


    Baca juga: Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa SMKN 1 Girisubo Tingkatkan Kualitas Lulusan Di Masa Pandemi Covid-19

    Nurul Fitria saat menerima tropi juara satu lomba media pembelajaran Tingkat Kota Surakarta.

    Nurul Fitria, Juara Satu Lomba Media Pembelajaran Tingkat Kota Surakarta

    Solo- majalahlarise.com -Kabar gembira bagi civitas akademika SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, pasalnya Ustazah Nurul Fitria, guru Fisika meraih juara satu dalam lomba pembuatan media pembelajaran dalam rangkah HGN dan HUT PGRI ke-75 tingkat Kota Surakarta tahun 2020.

    Muhdiyatmoko selaku Kepala Sekolah menyambut gembira atas prestasi tersebut dan berharap bisa menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk berprestasi.

    “Secara kelembagaan, saya menyampaikan selamat kepada Ustazah Nurul Fitria atas prestasinya. Ke depan media pembelajaran yang dibuat bisa memperkaya variasi media pembelajaran di sekolah guna meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan,” ungkapnya kepada media.


    Baca juga: Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa SMKN 1 Girisubo Tingkatkan Kualitas Lulusan Di Masa Pandemi Covid-19

    Nurul Fitria merasa bahagia saat mengikuti kegiatan penyerahan hadiah di halaman kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta pada Rabu (25/11/2020).

    “Alhamdulillah merasa bersyukur atas hasil terbaik menjadi juara satu lomba media pembelajaran tingkat Kota Surakarta dengan nilai 91,48,” ungkapnya.

    Guru muslimah yang lahir 17 Mei 1988 tersebut juga merupakan pengajar ekstrakurikuler karya ilmiah remaja tersebut menambahkan media pembelajaran yang dibuat menggunakan articulate storyline. Penggunaan media tersebut kedepan sangat bermanfaat sekali. Hal itu karena aplikasi tersebut lebih lengkap dari power point dan guru bisa mengatur timeline dan beragam kuis interaktif. 


    Baca juga: PWI Surakarta Terima Bantuan 300 Paket APD Dari Kemenpora RI

    Kemenangan tersebut menambahkan pundi-pundi prestasi yang telah diraihnya sebelumnya. Seperti medali emas Kompetisi Sains Nasional IPA, medali perak Kompetisi Nasional Astronomi, medali perak Kompetisi Hardiknas Fisika Nasional, Honorable Mention Olimpiade Matematika Guru, medali perunggu IPA POSI Propinsi, medali perunggu Try out Online IPA, medali Perunggu Kompetisi Kebumian Tingkat Umum, dan Juara 3 Tilawah Online.

    Perlombaan dalam rangka memperingati HGN (Hari Guru Nasional) dan HUT PGRI ke-75 Kota Surakarta digelar oleh Dinas Kota Surakarta dengan rangkaian kegiatan. Awalnya peserta lomba mengikuti diklat pembuatan media pembelajaran articulate storyline, SAC dan flippbook. Kemudian, peserta mendaftarkan karya kepada panitia perlombaan. Dari ratusan karya tersebut kemudian diambil sepuluh besar untuk presentasi. Penentuan pemenang lima besar berdasarkan penilaian dengan indikator multimedia interaktif 70 persen dan presentasi 30 persen. 

    Nurul pun berharap guru dapat melek teknologi dan media articulate storyline bisa dikenal dikalangan guru untuk diterapkan dalam praktik kegiatan pembelajaran di kelas. (Sofyan)


    Baca juga: Fakultas Ekonomi Univet Bantara Gelar Webinar Workshop “Survey Kepuasan Pelanggan Berbasis Teknologi Mobile Cloud Computing”


    Acara pembukaan uji sertifikasi kompetensi siswa SMK Negeri 1 Girisubo.

    Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa SMKN 1 Girisubo Tingkatkan Kualitas Lulusan Di Masa Pandemi Covid-19


    Gunungkidul- majalahlarise.com -Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia, bertujuan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan kualitas SMK berdasarkan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Dalam upaya untuk meningkatkan akses sertifikasi kompetensi bagi siswa SMK maka pada Tahun Anggaran 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan program bantuan sertifikasi kompetensi untuk SMK. 

    SMK Negeri 1 Girisubo  sebagi salah satu SMK di Kabupaten Gunungkidul dipercaya Direktorat SMK melalui DIPA satuan Kerja Direktorat SMK Nomor SP. DIPA-023.18.1.690440/2020 tanggal 5 Mei 2020 untuk mendapatkan bantuan uji sertifikasi Kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Pendidikan (LSP P1) untuk 101 siswa untuk 4 kompetensi keahlian, yaitu 39 Siswa Kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, 17 Siswa Kompetensi Keahlian Multimedia, 34 Siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta 11 siswa Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif.

    Siswa SMKN 1 Girisubo saat mengikuti uji sertifikasi kompetensi.

    Hal tersebut disampaikan, Kepala SMKN 1 Girisubo, Aris Sudarmawan S.Pd, M.Pd selaku Kepala SMK N 1 Girisubo dalam sambutan pembukaan acara uji sertifikasi kompetensi. Senin (23/11/2020). 

    "Kami mengharapkan agar para siswa selalu semangat, mampu memanfaatkan waktu yang terbatas untuk meningkatkan kualitas penguasaan kompetensinya serta lulus dari uji Sertifikasi Kompetensi tahun ini," terangnya.


    Baca juga: PWI Surakarta Terima Bantuan 300 Paket APD Dari Kemenpora RI

    Lebih lanjut dikatakan, peaksanaan uji sertifikasi kompetensi ini dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pertama persiapan atau verifikasi Tempat Ujian Kompetensi (TUK) dan tahap kedua Pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi. Tahap persiapan/ verfikasi persiapan TUK dilaksanakan Tanggal 16-20 November 2020. Sedangkan untuk pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi dimulai tanggal 23-27 November 2020, bersinergi dengan SMK jejaring yang telah diakui sebagai LSP P1 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yaitu SMKN 1 Wonosari, SMKN 2 Wonosari, dan SMKN 1 Saptosari. Pelaksanaan uji kompetensi ini masing-masing dilaksanakan selama 2 hari dengan materi uji level II sesuai kluster tingkatan masing-masing kompetensi keahlian.

    Pembukaan acara uji srtifikasi kompetensi dihadiri oleh Dra Susiyanti M.Pd selaku kepala SMKN 1 Wonosari para asesor sejumlah 7 orang dan 101 siswa peserta uji sertifikasi kompetensi.

    Dra Susiyanti M.Pd dalam sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa uji sertifikasi kompetensi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan SMK N 1 Girisubo, agar mampu berkompetisi di dunia kerja dan bersaing dengan lulusan sekolah lain di tingkat nasional bahkan tingkat internasional.


    Baca juga: KONSELING CATUR MURTI SEBAGAI ALTERNATIF LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SISWA SMA NEGERI 1 SLOGOHIMO DI MASA NEW NORMAL

     "Kami mengapresiasi upaya sekolah untuk terus melakukan perubahan dalam pengembangan kualitas siswa melalui peningkatan sarana dan prasarana dan pembelajaran praktik sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing yang ada di SMK Negeri 1 Girisubo," ujarnya.

    Salah satu Asesor uji sertifikasi kompetensi Akuntansi dan Keuangan Lembaga,  Sri Sulastri, S.Pd menyampaikan sebagian besar peserta uji telah mampu menguasai bidang sesuai yang diujikan. Kesulitan yang dihadapi oleh sebagian kecil siswa adalah penyelesain soal secara runtut dan rapi. Pihaknya berharap seluruh peserta uji kompetensi kompeten dan menyelasaikan ujian ini dengan baik.

    "Kedepan semoga pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi ini terus berlanjut setiap tahunnya baik dengan bantuan dari pemerintah maupun swadaya sekolah. Dengan begitu lulusan SMK Negeri 1 Girisubo mempunyai daya saing yang kuat dengan siswa sekolah lain baik di tingkat regional, nasional maupun internasional," harapnya.

    Pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi dilaksanakan di laboratorium/ bengkel masing-masing kompetensi keahlian. Karena masih dalam masa pandemi pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap peserta sebelum masuk gerbang sekolah diukur suhunya dengan thermogun, wajib memakai masker, tempat uji dibuat jarak 1,5 meter per siswa, mencuci tangan dengan sabun sebelum maupun sesudah pelaksanaan ujian, menggunakan alat tidak bergantian dengan peserta lain. (Syarif/ Sofyan)


    Baca juga: Fakultas Ekonomi Univet Bantara Gelar Webinar Workshop “Survey Kepuasan Pelanggan Berbasis Teknologi Mobile Cloud Computing”



    Penyerahan bantuan secara simbolis dari Kemenpora RI kepada wartawan olahraga Solo

    PWI Surakarta Terima Bantuan 300 Paket APD Dari Kemenpora RI

    Solo - majalahlarise.com -Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta menerima bantuan 300 paket APD Dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

    Bantuan didistribusikan melalui SIWO PWI Surakarta pada wartawan anggota PWI Surakarta, terutama yang bertugas di bidang liputan olahraga.

    "Bantuan ini diberikan pada teman-teman media yang bekerja di lapangan, utamanya yang bertugas di bidang olahraga di wilayah Solo raya. Termasuk di Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, dan Boyolali." Kata Anas Syahirul, Ketua PWI Surakarta, Saat penyerahan bantuan secara simbolis pada wartawan olahraga Solo, Rabu (24/11/2020).


    Baca juga: Fakultas Ekonomi Univet Bantara Gelar Webinar Workshop “Survey Kepuasan Pelanggan Berbasis Teknologi Mobile Cloud Computing”

    Paket bantuan berisi vitamin, 10 lembar makser, dan handsanitizer. Langsung di droping ke masing-masing daerah tugas peliputan.

    Dijelaskan Anas, wartawan salah satu profesi yang bersinggungan dengan banyak orang, kadang tidak mengenal waktu. Jadi harus memiliki vitalitas yang terjaga.

    Di Solo ada sekira 300 wartawan yang bertugas dari berbagai media, baik media TV, media cetak, media radio dan media online yang resmi terdaftar.

    "Alhamdulillah selama ini belum ada temuan wartawan yang bertugas di solo terkonfirmasi positif. Kami juga saling mengingatkan antar sesama wartawan agar selalu menjaga kesehatan," tandasnya.


    Baca juga: IKAPSI UMS Lakukan Aksi Sosial Pengungsi di Desa Tlogolele, Selo, Boyolali

    Edwi Puryono, wakil ketua SIWO Surakarta, yang bertugas peliputan olahraga mengungkapkan terima kasih pada Kemenpora atas perhatiannya.

    "Ini sebagai bentuk kepedulian menjaga kesehatan kami yang tiap hari berkililing melakukan liputan dan bertemu banyak orang," kata Edwi.

    Edwi juga mengingatkan agar para wartawan tetap melaksanakan 3 M 1 B, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan berolahraga. (Dea/Sofyan)


    Baca juga: Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Univet Raih Juara 3 Lomba Desain Poster The 6th International Events 2020


    KONSELING CATUR MURTI SEBAGAI ALTERNATIF LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA SISWA SMA NEGERI 1 SLOGOHIMO DI MASA NEW NORMAL

    Oleh: Arni Dyah Retnowati, S.Psi, M.Si

    Guru Bimbingan dan Konseling SMA Negeri 1 Slogohimo, Wonogiri

    Arni Dyah Retnowati, S.Psi, M.Si


           Pandemi Covid-19 melanda dunia hingga saat ini menyebabkan semua sektor kehidupan banyak yang terganggu, termasuk di sektor Pendidikan. Sekolah sudah sejak bulan Maret 2020 terhenti untuk pembelajaran  tatap muka. Meskipun target dalam kondisi new normal bukanlah nilai akademis akan tetapi nilai karakter, guru sebagai fasilitator bagi peserta didik dituntut untuk selalu update bagaimana sebuah pembelajaran itu inovatif dan menyenangkan. Guru Bimbingan dan Konseling sebagai guru yang diharapkan dapat menumbuhkembangkan value sebagai nilai karakter siswa harus punya inovasi dalam memberikan layanan konseling, agar siswa tidak terjebak pada permasalahan hilangnya karakter baik yang sudah dibangun lewat interaksi dengan guru dan siswa lainnya ketika mereka dulu bisa bertatap muka dan berinteraksi secara normal.

           New normal merubah cara belajar anak yang awalnya bisa secara langsung bertatap muka dengan guru dan teman temannya, sekarang harus melakukannya dengan daring. Sebuah tatanan kesetimbangan ekosistem yang baru akhirnya terbentuk dan harus dapat ditoleransi oleh manusia. Semua aspek  kehidupan manusia menjadi berubah. Sangat sulit bagi manusia mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat,lebih mudah lingkungan yang mengubahnya. (Watson,IBM)

           Pada akhirnya timbul permasalahan psikologis ketika manusia menghadapi situasi yang tidak dapat diprediksi. Siswa sebagai masyarakat yang terdampak adanya wabah Covid-19 ini, secara tidak langsung terganggu emosinya. Dikarenakan harus beradaptasi secara tiba-tiba dengan situasi yang tidak diharapkan sebelumnya.

           Dalam situasi seperti ini, guru bimbingan dan konseling harus segera berperan dalam pengendalian permasalahan yang dihadapi siswanya. Apakah menunggu ketidakpastian kapan pandemi ini berakhir? atau bereaksi untuk mengatasi kondisi emosional yang tidak stabil dari siswa. Karena emosi berperan penting dalam produktifitas, daya ingat dan konsentrasi siswa agar tetap bisa mengikuti kegiatan pembelajaran walaupun secara daring.

           Konseling Catur Murti menjadi alternatif dari proses konseling yang dipilih guru bimbingan dan konseling SMA Negeri 1 Slogohimo dikarenakan konseling ini mendasarkan pada pemahaman makna hidup dan kehidupan, pikiran dan perasaaan yang pada akhirnya siswa akan memakai kemurnian berpikir dalam perkataan dan perbuatan. Siswa akan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang maha Esa. Karena menurut Konseling Catur Murti manusia adalah pribadi yang mana dalam diri seseorang itu, ada murid gurune pribadi dan guru muride pribadi yang artinya gurunya diri pribadi (diri sejati) dan muridnya diri sendiri. Aku adalah gurunya aku dan aku adalah muridnya aku, yaitu siswa memahami dan mengerti dirinya sendiri agar menemukan dirinya yang diperoleh melalui perpaduan dan kesatuan pikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan yang disatukan dalam satu keheningan rasa/jiwa/roh. 

           Ini hampir sama dengan teori Psikologi Gestalt Insight, menganggap bahwa insight (mengerti dan memahami akan arti diri sendiri) adalah inti dari pembentukan tingkah laku. Dengan demikian, maka belajar itu akan terjadi manakala dihadapkan kepada suatu persoalan yang harus dipecahkan. Belajar bukanlah menghafal fakta, melalui persoalan yang dihadapi itu anak akan mendapat insight yang sangat berguna untuk menghadapi setiap masalah.

           Mengapa memilih Konseling Catur Murti? Karena Konseling Catur Murti merupakan salah satu konseling kearifan lokal yang berbasis budaya (Jawa) yang mendasarkan  pada ilmu yang mempelajari tentang prosedur, teknik dan strategi bantuan pada konseli.Yang dibutuhkan siswa saat ini bukan layanan konseling yang memerlukan banyak tahapan ataupun proses yang panjang untuk mendapatkan kembali insight atau siapakah diri saya, tetapi sebuah penguatan untuk kembali bisa mempunyai kemurnian berpikir dengan menggunakan pikiran, perasaan, pemahaman makna hidup dan kehidupan yang kemudian menyerahkan dirinya kepada Tuhan untuk mendapatkan bisikan batin dari sang Pencipta Kehidupan dalam pengambilan keputusan dalam berkata dan bertindak.

           Sebagai sebuah upaya layanan konseling yang barangkali dapat berguna bagi siswa dalam menghadapi masa new normal. Konseling Catur Murni  mengajak kepada siswa untuk memahami makna hidup dan kehidupan perlu belajar untuk merasakan dan mengetahui diri sendiri dan belajar memahami arti dan tujuan hidup, karena permasalahan berasal dari diri sendiri. Dalam kondisi seperti ini (pandemi Covid-19) yang dibutuhkan sebagian besar siswa adalah layanan konseling yang menenangkan sehingga siswa tetap biasa semangat menjalani proses pembelajaran dan layanan konseling jarak jauh. Semoga pandemi ini cepat berakhir. (*)

    Pelaksanaa webinar workshop yang bertema “survey kepuasan pelanggan berbasis teknologi mobile cloud computing”  melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting.

    Fakultas Ekonomi Univet Bantara Gelar Webinar Workshop “Survey Kepuasan Pelanggan Berbasis Teknologi Mobile Cloud Computing”

    Sukoharjo - majalahlarise.com -Fakultas Ekonomi Universitas Veteran Bangun Nusantara (FE Univet Bantara) Sukoharjo menggelar webinar workshop yang bertema “survey kepuasan pelanggan berbasis teknologi mobile cloud computing”  melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting. Selasa (24/11/2020).

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber akademisi dari FE Univet Bantara yaitu Salman Faris Insani, S.E, M.M, Ariyani Wahyu Wijayanti, S.E, M.M, dan Gustita Arnawati, S.E, M.M. Workshop ini dihadiri oleh 14 peserta UMKM binaan FE Univet Bantara yang meliputi bidang usaha kuliner, online shop, otomotif, dan ritel di kawasan Solo Raya. 

    Ketua program studi manajemen FE Univet Bantara, Salman Faris Insani, S.E, M.M. menyampaikan acara ini bertujuan untuk berbagi ilmu terkait dengan tema yang dibahas sekaligus sebagai ajang mempererat silaturahim dengan UMKM binaan FE Univet Bantara. "Harapannya, peserta dapat memperoleh manfaat optimal dalam pengelolaan aspek pemasaran dari bisnisnya, khususnya terkait pelaksanaan survey kepuasan pelanggan berbasis teknologi mobile cloud computing," jelasnya.


    Baca juga: PENGGUNAAN WAG DAN GC MEMUDAHKAN  PJJ MATEMATIKA PEMINATAN KELAS XI MIPA SMAN 1 PRACIMANTORO

    Sementara itu, Ariyani Wahyu Wijayanti, S.E, S.M., salah satu narasumber dalam acara ini mengungkapkan, Mobile cloud computing merupakan pengembangan dari teknologi cloud computing. Teknologi komputasi awan yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet sebagai sumber daya utama. 

    "Kelebihan dari teknologi mobile cloud computing terletak pada aspek portabilitasnya, karena dapat diakses dari perangkat seluler. Disamping itu, teknologi ini tidak memerlukan media penyimpanan dan dapat diakses dari berbagai tempat," terangnya.

    Vivi Dian Ekowati, pemilik UMKM di bidang online shop sekaligus salah satu peserta dalam webinar ini berpendapat acara ini sangat bermanfaat, karena dirinya menjadi sadar bahwa pelaksanaan survey kepuasan pelanggan sangat penting bagi bisnis kita. 

    "Dengan survey, kita dapat mengevaluasi kinerja bisnis kita. Di era pandemi ini, kita tetap bisa melakukan survey kepuasan pelanggan dengan menggunakan teknologi mobile cloud computing melalui pemanfaatan aplikasi google drive yang bisa diakses melalui smartphone," katanya. (Sofyan)


    Baca juga: IKAPSI UMS Lakukan Aksi Sosial Pengungsi di Desa Tlogolele, Selo, Boyolali


    PENGGUNAAN WAG DAN GC MEMUDAHKAN  PJJ MATEMATIKA PEMINATAN KELAS XI MIPA SMAN 1 PRACIMANTORO


    Oleh: Dra. Esthi Darmawanti, M.M

    Guru Mata Pelajaran Matematika SMA Negeri 1 Pracimantoro, Wonogiri


    Dra. Esthi Darmawanti, M.M


           Mata pelajaran matematika di sekolah tidak disukai oleh kebanyakan peserta didik. Tetapi seorang guru seharusnya mesti tetap bersemangat, berbenah diri, percaya diri serta berupaya menemukan berbagai teknik maupun metode agar dapat mengantarkan peserta didik menjadi suka dan tertarik pelajaran matematika. Beberapa alasan yang membuat pelajaran hitung menghitung ini dihindari peserta didik karena dirasa menakutkan mulai dari buku ajar, penampilan guru serta cara mengajar guru sering cenderung sulit dipahami yang menjadikan siswa apatis. Anggapan seperti itu sampai saat ini masih terjadi dari dulu belum berubah.

           Ada tujuan khusus pentingnya pelajaran matematika diajarkan kepada peserta didik yaitu agar peserta didik dapat berpikir logis dan sistematis sejak dini mulai pengamatan terhadap benda-benda konkret, gambar-gambar atau angka-angka yang ada di sekitar lingkungan kita. Tentu saja seorang guru perlu memiliki kiat khusus supaya peserta didik tumbuh rasa senang dan tertarik pada pelajaran matematika. Untuk itu sebaiknya seorang guru menggunakan pendekatan khusus atau metode tertentu dalam proses kegiatan belajar mengajar.

          Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi diberbagai negara belahan dunia tidak terkecuali di Indonesia. Pandemi ini membawa perubahan diberbagai bidang termasuk dalam dunia pendidikan. Selama pandemi berlangsung sampai saat ini proses kegiatan belajar mengajar mengalami perubahan yang semula menggunakan sistem tatap muka berubah dan diterapkan pembelajaran dari rumah dengan program pembelajaran jarak jauh ( PJJ). Program PJJ ini menimbulkan dampak pembelajaran di SMA Negeri 1 Pracimantoro tidak dapat melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi menyebarnya Covid-19. Demikian juga dalam pembelajaran mata pelajaran Matematika Peminatan kelas XI MIPA K.D. 3.1 Sistem Pertidaksamaan Trigonometri Tiga Variabel diterapkan dengan PJJ atau di rumah saja. 

           Program PJJ ini guru maupun peserta didik tertantang untuk melaksanakannya secara baik maka memerlukan sarana tepat menggunakan aplikasi yang bisa digunakan secara lancar. Guna membantu sistem PJJ tersebut penulis selaku guru matematika menggunakan Aplikasi Google Classroom (GC).

           Adapun langkah-langkah yang penulis lakukan dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yaitu diawali komunikasi dengan peserta didik melalui aplikasi di whatsapp grup kelas (WAG). Sebagai pendahuluan mengajar yakni dengan melihat kesehatan dan kondisi peserta didik.  Dilanjutkan mengajak dan mengingatkan untuk berdoa. Kemudian mengingatkan kembali pelajaran yang sudah dipelajari di minggu sebelumnya, beserta membahas soal-soal yang sudah dikerjakan serta memberi nilai untuk peserta didik yang jawabannya benar. Sehingga siswa termotivasi untuk belajar materi sistem pertidaksamaan dengan rasa senang dan tidak terpaksa. 

           Dengan adanya semangat yang telah mereka dapatkan, kemudian penulis mengajak peserta didik menuju Google Classroom (GC) untuk mempelajari materi Sistem Pertidaksamaan Trigonometri dengan Tiga Variabel. Dalam proses pembelajaran menggunakan GC pun pembelajaran bisa dilaksanakan dengan komunikasi seperti di WA. Bagi peserta didik yang kurang faham bisa dikomunikasikan, tugas pun bisa terlaksana dengan baik. Sehingga mata pelajaran matematika peminatan bisa berjalan dengan lancar tidak begitu terkendala, walaupun dikerjakan dari rumah dengan PJJ.

          Dari pemaparan tersebut, penulis dapat simpulkan bahwa dengan menggunakan aplikasi whatsapp grup kelas (WAG) dan Google Classroom (GC) dapat mempermudah PJJ dan peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Pracimantoro menjadi lebih senang belajar matematika peminatan. (*)


Top