HIMA DKV ISI Surakarta Gelar Persiapan Penyusunan Proposal, Sambut Ajuan Hibah PPK Ormawa 2026

Print Friendly and PDF

Rapat awal persiapan penyusunan proposal untuk menyambut ajuan hibah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026.


HIMA DKV ISI Surakarta Gelar Persiapan Penyusunan Proposal, Sambut Ajuan Hibah PPK Ormawa 2026

Surakarta — majalahlarise.com - Semangat berprestasi tetap menyala di bulan suci Ramadhan. Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMA DKV) Program Studi DKV, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia Surakarta menggelar rapat awal persiapan penyusunan proposal untuk menyambut ajuan hibah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026.

Program PPK Ormawa yang dikelola Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut memberikan kesempatan bagi organisasi kemahasiswaan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kelembagaan. Melalui program ini, mahasiswa didorong mengasah hard skills dan soft skills lewat kegiatan pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Kegiatan rapat persiapan digelar pada Selasa, 4 Maret 2026, di Ruang Rapat Gedung V Lantai 2 Jurusan Desain, Kampus Mojosongo. Sekitar 15 mahasiswa hadir dalam pertemuan tersebut yang dipimpin langsung oleh Rafifah Hafidha Putri Rashikhah, mahasiswa angkatan 2024 selaku ketua pengusul proposal.

Rapat ini menjadi tindak lanjut hasil survei lapangan ke Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, yang direncanakan sebagai desa mitra. Dalam agenda diskusi lanjutan tersebut, mahasiswa memetakan permasalahan sekaligus merumuskan ide pengembangan yang relevan dengan potensi desa sasaran.

Rafifah Hafidha Putri Rashikhah menyampaikan tema ajuan proposal masih dalam tahap pertimbangan. Namun, ia menguraikan kemungkinan besar fokus pengembangan akan mengangkat potensi desa wisata di wilayah Sanggrahan.

“Potensi yang kami lihat cukup kuat, terutama dengan banyaknya pengrajin tempe serta tradisi kirab gunungan tempe yang dilaksanakan setahun sekali. Ini menjadi daya tarik budaya sekaligus ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan,” tuturnya.

Sementara itu, dosen pembimbing Ipung Kurniawan Yunianto menjelaskan rapat tersebut menjadi langkah strategis untuk memetakan potensi dan kondisi desa mitra secara komprehensif.

“Rapat ini difokuskan untuk memetakan potensi dan kondisi atas permasalahan desa mitra yang sudah ditemukan. Hasil pemetaan akan menjadi dasar pengembangan program yang nantinya diajukan dalam subproposal,” jelasnya dalam rilis yang diterima.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi HIMA DKV ISI Surakarta yang dalam beberapa tahun terakhir rutin lolos pendanaan PPK Ormawa. Meski berlangsung di bulan Ramadhan, semangat kolaborasi dan komitmen mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi masyarakat tetap terjaga.

Dengan persiapan matang sejak awal, HIMA DKV ISI Surakarta optimistis dapat kembali mengukir prestasi sekaligus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat desa mitra. (Sofyan)


Baca juga: Buka Bersama Siswa dan Wali Murid Kelas 1 SD Muhammadiyah PK Banyudono Berlangsung Hangat


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top