PKPRI Solo Gelar Diklat dan Studi Banding Tingkatkan Kompetensi Anggota

Print Friendly and PDF

Narasumber dosen prodi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Drs. Suharno, MM, Akuntan membagikan buku hasil tulisan sendiri yang berjudul Bisnis Berbingkai Dakwah dan Strategi Efektif Membangun Personal Branding.

PKPRI Solo Gelar Diklat dan Studi Banding Tingkatkan Kompetensi Anggota

Solo- majalahlarise.com -Di era digital persaingan antar lembaga keuangan semakin kompetitif. Apabila pengelolaan tidak adaftif, inovatif dan profesional, maka akan tersingkir dan tersungkur, tidak terkecuali untuk pengelolaan koperasi.

Menyadari hal itu Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kota Surakarta sebagai koperasi primer yang beranggota 73 koperasi tengah mengantispasi perubahan lingkungan usaha dengan menyiapkan berbagai program dan kegiatan. Diantara studi banding dan pelatihan strategi efektif pengelolaan koperasi di era digital. Demikian dikatakan Sekretaris PKPRI Surakarta, Bambang Widarno, SE, MM di ruang kerjanya, Rabu (30/3/2022).

"Selama pandemi covid-19 agenda pelatihan perkoperasian untuk anggota memang agak terkendala. Setelah situasi kondusif kami kembali menggelar kegiatan studi banding dan pelatihan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang Widarno, menjelaskan  telah melaksanakan kegiatan studi banding ke PKPRI Kabupaten Klaten dan pelatihan sekaligus RAT tahun buku 2021 yang diikuti 155 peserta, di Cokro Kembang Hotel Yogyakarta pada akhir  pekan lalu. Dengan tujuan untuk meningkat semangat, motivasi dan kompetensi para anggota agar lebih baik lagi dalam mengelola koperasi.

"Dari PKPRI Klaten kami banyak belajar terkait  inovasi dan diversifikasi usaha yang bisa dilakukan pengembangan di masa mendatang," tandasnya.

"Sedangkan pelaksanaan Diklat Perkoperasian menghadirkan narasumber dosen prodi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Drs. Suharno, MM, Akuntan. Mengangkat tema Strategi Melejitkan Kinerja Koperasi di Era Digital," tambahnya.

"Dalam diklat ini peserta mendapatkan pencerahan dan insight yang sangat berharga khusus terkait perubahan mindset dalam pengelolaan koperasi. Dibutuhkan kreativitas dan  keberanian untuk melakukan langkah perubahan dan terobosan baru dalam pengelolaan koperasi," tandas Bambang Widarno mengkhiri keterangannya kepada media. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top