Rektor Univet Lepas 112 Mahasiswa PPG Daljab 3 dan 4 Tahun 2019

Print Friendly and PDF

Mahasiswa PPG Daljab 3 dan 4 saat foto bersama Ketua Yayasan, Rektor Univet beserta jajarannya usai pelepasan. 

Rektor Univet Lepas 112 Mahasiswa PPG Daljab 3 dan 4 Tahun 2019

Sukoharjo-majalahlarise.com-Sebanyak 112 mahasiswa PPG (Pendidikan Profesi Guru) Dalam Jabatan (Daljab) 3 dan 4 tahun 2019 dilepas Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Pelepasan ditandai dengan penyerahan sertifikat guru profesional. Sabtu (18/1/2020) bertempat di Hotel Grand Setiakawan Solo.

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, MP dalam sambutan mengucapkan selamat atas  pencapaian mahasiswa lulus PPG serta menyandang gelar baru yaitu Gr sebagai guru profesional.

“Perjuangan cukup berat yang dilalui mahasiswa PPG sering meninggalkan keluarga mencari signal ketika pembelajaran dalam jaringan, mengikuti lokakarya, PPL itu semua sudah dilalui dengan baik dan lulus 100 persen,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap kepada mahasiswa lulusan PPG sebagai alumni jangan melupakan Univet dan menyampaikan informasi pendaftaran mahasiswa baru dan PPG Mandiri kepada saudara, teman maupun siapa saja.

Sementara itu, Dekan FKIP Toni Harsan menyampaikan mahasiswa lulus PPG sekarang jadi guru profesional secara sosiologis maupun yuridis yang ditandai dengan dinyatakan lulus uji kompetensi PPG melalui daring, lokakarya, PPL, uji kinerja maupun uji pengetahuan.

“Harapan sesudah kembali ke sekolah betul-betul menjadi guru yang memesona dalam mengajar, pengetahuan, perilaku, kompetensi sebagai guru. Selain itu bisa jadi teladan dan pelopor untuk guru profesional sehingga bisa menghasilkan SDM yang dapat diandalkan untuk membangun bangsa dan negara,” ucapnya.

Ditambahkan Toni Harsan, bahwa saat ini Univet membuka pendaftaran PPG Mandiri untuk guru matematika dan PGSD dengan kuota 200 PGSD dan 50 matematika.

Pada pelepasan mahasiswa PPG ini terdapat 4 mahasiswa yang mengajar dari luar negeri, tiga dari Malaysia dan satu dari Filipina.

Salah satu mahasiswa PPG dari Malaysia, Nivo Azizah, S.Pd, Gr menceritakan PPG dari Kemendikbud untuk guru yang mengajar tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri.

“Saya ikut tes arahan dari kepala sekolah akan ada tes PPG guru luar negeri boleh ikut. Kemudian saya mengumpulkan berkas yang lolos tes pertama ikut pretest ke Jakarta waktu itu di tempatkan di SMA 39 Jakarta. Setelah lulus hampir setahun menunggu waktunya keluar LPTK. Saya di tempatkan di LPTK Univet Bantara Sukoharjo,” ungkapnya wanita mengajar di CLC SLDB Inandung, Sabah Malaysia. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top