Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun 2018 Univet Bantara Sukoharjo

Print Friendly and PDF

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid WM, M.P saat mewisuda mahasiswa predikat pujian (cumlaude) 

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun 2018 Univet Bantara Sukoharjo

Sukoharjo-majalahlarise.com-Mahasiswa program studi Manajemen, Fakultas Ekonomi,  Injas Rimawati memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) hampir sempurna yaitu 3,96. Sedangkan mahasiswa yang berhasil memperoleh IPK tertinggi program Pascasarjana (S2) program studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Sri Handayani peroleh IPK 3,64 pada Wisuda Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) Periode II Tahun 2018. Sabtu (27/10/2018), bertempat di Auditorium kampus setempat.

Dihadapan 667 wisudawan, Rektor Univet Bantara Sukoharjo,  Prof. Dr. Ali Mursyid WM, M.P menyampaikan para wisudawan jangan terbuai lulusan hari ini. Sebab lulus sebuah titik kecil tahapan keberhasilan.

Selain itu, wisudawan harus betul-betul memahami perkembangan zaman saat ini dengan berbagai sebutan antara lain industrial revolution 4.0, digital economy era, digital distruption,  jaman now dalam bahasa jawa disebut jaman gonjang-ganjing. Diprediksi lima tahun yang akan datang banyak jenis profesi yang tidak dibutuhkan lagi.  Sementara itu profesi baru belum bisa diketahui saat ini.

"Univet Bantara bertekad menjadi perguruan tinggi yang futuristik dan antisipatif menghadapi zaman tersebut dengan meningkatkan kualitas dan kreatifitas yang akan menghasilkan sumber daya insani yang cerdas dan bersaing," paparnya.

Lebih lanjut, Prof. Ali Mursyid menambahkan program prioritas yang telah dicanangkan menghadapi era gonjang-ganjing tersebut antara lain Univet mencari Doktor, percepatan peningkatan jenjang jabatan fungsional akademik dosen, updating dan upgrading sarana laboratorium, pengembangan sarana e-learning, online learning, distance learning, dan blended learning untuk mengantisipasi persaingan global dengan dengan mulai beroperasinya cyber university atau online university di negara maju.

Ketua YPPP Veteran, Drs. Bambang Margono mengatakan yayasan selalu mendukung dan memperkuat sarana prasarana, ruang kuliah, teknologi informasi, kualitas dosen. “Kita saat ini membenahi keuangan, perpustakaan dan mencukupi kebutuhan program studi harapannya mencapai akreditasi A,” terangnya.

Sementara itu, wisudawan IPK tertinggi, Injas Rimawati ditemui usai prosesi wisuda menuturkan kunci keberhasilan yang diraih yaitu selama perkuliahan selalu aktif masuk kuliah. Dalam perkuliahan selalu aktif bicara dan mengerjakan tugas dari dosen.

“Saya selalu belajar mandiri, bersosialisasi melihat sekitar dan berusaha menggali potensi diri lalu dipraktikan yaitu membuka toko pakaian dan online shop sejak semester pertama,” ujar wanita bercita-cita jadi pengusaha ini. (Sofyan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top