SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo Ikuti Bincang Pendidikan, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Sekolah Swasta

Print Friendly and PDF

Bincang-Bincang Pendidikan menuju SMA Swasta yang setara bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.


SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo Ikuti Bincang Pendidikan, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Sekolah Swasta

SUKOHARJO – majalahlarise.com – SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengikuti kegiatan Bincang-Bincang Pendidikan Menuju SMA Swasta yang Setara bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd., S.Sos., S.Ipem., M.Eng. Selasa, 4 Agustus 2026 di Griya Persada Convention Hotel & Resort Bandungan, Semarang.

Kegiatan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Sekolah Swasta (FKSS) Jawa Tengah tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan sekolah swasta dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.

Forum dialog ini mempertemukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan para kepala SMA swasta dari berbagai daerah. Berbagai isu strategis dibahas secara terbuka, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola sekolah, hingga pengembangan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat eksistensi sekolah swasta sebagai mitra pemerintah dalam pemerataan layanan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd., S.Sos., S.Ipem., M.Eng., menjelaskan sekolah swasta memiliki kontribusi yang sangat besar dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di Jawa Tengah. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen pendidikan.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo, Danang Guntur Angkasa, S.Kom bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd., S.Sos., S.Ipem., M.Eng.


"Sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Sinergi yang kuat antara pemerintah, penyelenggara pendidikan, dan masyarakat menjadi fondasi untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan mampu menjawab tantangan masa depan," jelas Dr. Sadimin.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo, Danang Guntur Angkasa, S.Kom., turut hadir sebagai bentuk komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Kehadirannya sekaligus menjadi kesempatan menyerap berbagai kebijakan, masukan, serta inspirasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan sekolah agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pendidikan saat ini.

Selain mendengarkan paparan kebijakan, para peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi sekolah swasta. Forum berlangsung interaktif dengan saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan sekolah sehingga menghasilkan berbagai gagasan konstruktif untuk mendukung kemajuan pendidikan di Jawa Tengah.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo, Danang Guntur Angkasa, S.Kom., menjelaskan kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru bagi sekolah swasta dalam memahami arah kebijakan pendidikan sekaligus memperkuat motivasi untuk terus melakukan inovasi.

"Forum seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai arah kebijakan pendidikan di Jawa Tengah. Kami semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat karakter peserta didik, dan menghadirkan berbagai program unggulan agar SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo semakin dipercaya masyarakat sebagai sekolah yang berkualitas," ujar Danang.

Ia menambahkan, SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo akan terus memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui pembelajaran inovatif, pengembangan karakter Islami, peningkatan kompetensi guru, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, dan memiliki wawasan global.

Melalui kegiatan bincang-bincang pendidikan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara pemerintah dan sekolah swasta semakin erat sehingga mampu menghadirkan ekosistem pendidikan yang maju, inklusif, dan setara. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Jawa Tengah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah swasta sebagai pilihan utama dalam mencetak generasi unggul. (Sofyan)


Baca juga: 821 Mahasiswa Univet Bantara Resmi Diterjunkan KKN 2026, 554 Mahasiswa ke 28 Desa di Kabupaten Wonogiri


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top