Tim Literasi SMAN 1 Purwantoro Terbitkan Dua Buku Di Masa Pandemi Covid-19

Print Friendly and PDF

Tim Literasi SMAN 1 Purwantoro saat foto bersama membawa buku berjudul “Elegi Pandemi” dan “Gangsing Kemelaratan”.

Tim Literasi SMAN 1 Purwantoro Terbitkan Dua Buku Di Masa Pandemi Covid-19

Wonogiri- majalahlarise.com -Tim literasi SMAN 1 Purwantoro menerbitkan dua buah buku berjudul “Elegi Pandemi” dan “Gangsing Kemelaratan” pada pertengahan bulan Januari 2021. Kedua buku ini merupakan wujud kreatifitas Guru dan Siswa SMAN 1 Purwantoro di masa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020. Rencana awal penerbitan buku ini sebenarnya diproyeksikan untuk menyambut Bulan Bahasa pada bulan Oktober 2020. Namun karena adanya pandemi, prosesnya sedikit molor dari deadline yang telah ditentukan. Penertbitan buku ini menjadi salah satu bukti bahwa korona bukalah penghalang dalam belajar, bekerja, dan berkarya.

Kepala SMAN 1 Purwantoro, Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd., M.Pd. dalam rilis Senin (25/1/2021) mengemukakan Elegi Pandemi merupakan kumpulan puisi yang ditulis oleh Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa SMA Negeri 1 Purwantoro. Dalam buku ini terdapat enam puluh puisi yang ditulis dengan beragam tema. 

“Rinciannya, terdapat tiga puluh puisi pilihan yang ditulis oleh Guru dan tiga puluh puisi pilihan yang ditulis Siswa. Adapun tema puisi yang diangkat dalam buku ini antara lain tentang pandemi korona, pendidikan, perjuangan, dan cinta. Beberapa judul puisi bertema pandemi korona yang ada dalam buku ini antara lain Angin dari Wuhan, Bara,  Covid 19, Hallo Corona, Elegi Pandemi, dan Tenaga Medis. Adapula puisi Belajar lebih Humanis, Guru Garis Depan, Kidung Rindu Seorang Guru, Untuk Muridku, dan Jadilah Guru Anakku yang bertema pendidikan,” jelasnya. 


Baca juga: 230 Mahasiswa FISIP Unisri Ikuti Kunjungan Virtual ke 9 Instansi

Lebih lanjut diungkapkan, buku kedua yang diterbitkan oleh Tim Literasi SMAN 1 Purwantoro adalah kumpulan cerpen berjudul “Gangsing Kemelaratan”. Sama halnya dengan buku sebelumnya, buku ini juga berisi karya yang ditulis oleh Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa SMAN 1 Purwantoro. Dalam buku ini terdapat enam belas cerpen, rinciannya terdapat enam cerpen karya Guru dan sepuluh cerpen karya siswa. Tema yang diangkat dalam kumpulan cerpen ini pun beragam sehingga dapat menghibur sekaligus memberikan pelajaran bagi pembaca.

“Beberapa cerpen yang terdapat dalam buku ini misanya cerpen berjudul Surti, 20 September 1965 yang menceritakan tokoh Surti yang ingin menjadi penari dengan mengambil setting tahun 1965 di masa pemberontakan PKI. Adapula cerpen Wewe Gombel yang mencoba memberi palajaran kepada pembaca untuk tidak percaya pada hal-hal yang berbau klenik. Selain dua cerpen tersebut adapula cerpen bertema percintaan, religi, dan tentunya cerpen bertema pandemi korona seperti Gangsing Kemelaratan, Menyesal Pulang, dan Perjuangan melawan Covid 19,” katanya.

Kemudian,  wanita yang akrab disapa bu Uswatun ini mengatakan proses penulisan hingga penerbitan kedua buku ini memakan waktu sekitar lima bulan. Prosesnya diawali pada bulan September tahun 2020. Idenya untuk menerbitkan buku untuk menyambut Bulan Bahasa. Namun karena adanya masa pandemi kegiatan tatap muka ditiadakan sehingga proses pengumpulan puisi dan cerpen sedikit mengalami hambatan karena proses seleksi dilakukan secara daring. 


Baca juga: Mahasiswa HI Unisri Dibekali Diplomasi Perdagangan Dalam Situasi Pandemi

Dari hasil seleksi, karya yang terpilih kemudian disunting agar hasilnya lebih baik dari sebelumnya. Karya yang telah disunting kemudian masuk ke bagian editor untuk dikoreksi dan disusun menjadi buku. Selanjutnya naskah dikirim ke penerbit, yaitu Strategy Cita Semesta yang beralamat di Depok, Jawa Barat melalui surel. Akhirnya, pada pertengahan Januari 2021 kedua buku berhasil diterbitkan dan rencanya akan dilaunching secara daring dan luring pada awal Februari 2021.

“Alhamdullillah, Tim Literasi SMAN 1 Purwantoro berhasil menerbitkan dua buah buku ber-ISBN, antologi puisi ‘Elegi Pandemi’ dan kumpulan cerpen ‘Gangsing Kemelaratan’ merupakan karya kami yang berharga di masa pandemi yang sedang melanda negeri kita ini. Kedua karya ini sudah masuk di Perpusnas dan diharapkan dapat menjadi inspirasi dan sumber rujukan bagi sekolah-sekolah lain dalam program literasi,” terangnya.

Menurut Dr. Uswatun Hasanah bahwa kedua buku ini akan dipasarkan secara luas dan semoga dapat diterima dengan baik. Buku kumpulan puisi ini nantinya akan dijual dengan harga empat puluh ribu, sedangkan kumpulan cerpen dijual dengan harga lima puluh ribu dan untuk pemesanan dapat dilakukan dengan menghubungi bagian pemesanan di nomor 085725128088. Laba dari penjualan buku ini nantinya akan digunakan untuk kelanjutan program literasi di SMAN 1 Purwantoro. (Sofyan)






Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top