VIDEO TUTORIAL ALTERNATIF PEMBELAJARAN PJOK SELAMA PANDEMI

Print Friendly and PDF

VIDEO TUTORIAL ALTERNATIF PEMBELAJARAN PJOK SELAMA PANDEMI

Oleh: Joko Indarto, S.Pd

Guru Mata Pelajaran PJOK SMA Negeri 1 Slogohimo, Wonogiri

Joko Indarto, S.Pd

       Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia telah melumpuhkan banyak sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan.  Sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Salah satu arahan dari surat edaran tersebut adalah proses belajar dari rumah melalui pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna  bagi peserta didik tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan. 

      Terhitung sudah sejak Bulan Maret 2020 peserta didik mendapatkan materi dengan cara daring. Hal ini akan terasa sulit untuk pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan). Pembelajaran PJOK akan lebih menyenangkan dan lebih mudah dalam mencapai kompetensi jika dilaksanakan di sekolah. Dari sisi guru dapat mengembangkan pembelajaran agar lebih menambah ketertarikan peserta didik, demikian pula dari sisi peserta didik akan lebih termotivasi karena dapat belajar sekaligus bermain di lapangan.  Karena harapannya,  semua pembelajaran termasuk PJOK harus berorientasi pada High Order Thinking Skill (HOTS). Namun semua harus berubah, menyikapi Surat Edaran dari pemerintah dan juga himbauan adanya pembatasan dalam berkumpul. Hal ini yang menyebabkan guru  dituntut untuk mengubah skenario pembelajaran. 

       Pada dasarnya peran guru adalah sebagai fasilitator bagi peserta didik untuk mengembangkan aktifitas pembelajaran yang mobile, dinamis dan menembus batas (spaceless), batasan waktu (timeless) dan batasan kenegaraan (borderless), (Suhardi, 2016:40). Hal ini memungkinkan pembelajaran bisa dilakukan dimana saja, kapan saja. Selanjutnya menuntut guru untuk mengubah proses pembelajaran secara menyeluruh. Penulis sebagai guru PJOK  di SMAN 1 Slogohimo harus segera menyikapi perubahan tersebut.

       Adapun langkah yang diambil penulis  antara lain: 1) Mengidentifikasi apa saja yang akanmenghambat pada saat penerapan proses Belajar dari Rumah (BDR) , 2) Menyusun perencanaan dengan banyak alternatif pemecahan, 3) Meramu antara media dan metode pelaksanaan proses pembelajaran, 4) Mengemas evaluasi hasil belajar yang menyenangkan dan tidak memberatkan siswa. 

       Seperti pembelajaran PJOK di kelas XI MIPA SMAN 1 Slogohimo yaitu kelincahan untuk meningkatkan kualitas drible dalam permainan bola sesuai dengan  kompetensi dasar menganalisis konsep latihan dan pengukuran komponen kebugaran jasmani terkait keterampilan (kecepatan, kelincahan, keseimbangan dan koordinasi) menggunakan instrumen terstandar. Identifikasi hambatan, bagaimana jika peserta didik tidak mempunyai gawai yang berbasis android, bagaimana jika peserta didik mempunyai gawai tetapi tidak berada dalam jaringan sinyal yang stabil.  Langkah antisipasinya adalah guru membuat kelompok belajar peserta didik dengan memperhatikan jarak dan memberikan keleluasaan waktu pengerjaan tugas.

       Langkah selanjutnya membuat perencanaan. Agar memudahkan siswa menyerap materi, guru menyediakan video tutorial dengan guru sebagai modelnya, maka diharapkan siswa akan lebih mudah memahami gerakan yang dimaksud. Video tutorial ini memperagakan beberapa gerakan sekaligus dengan durasi video yang pendek, dimaksudkan agar siswa tidak keberatan dalam mengunduh file videonya. Kemudian membuat media dan metode dengan membuat video tutorial ditambah dengan sedikit teori yang disampaikan secara lisan, juga dipadukan dengan modul PJOK yang ada. Lalu mengirimkannya melalui aplikasi Whatsapp berikut dengan daftar kehadiran mereka dan proses mendapatkan umpan balik yang mengarah pada praktek secara langsung dengan cara peserta didik mengirimkan video hasil gerakan yang sudah mereka praktikkan.

      Langkah terakhir adalah Evaluasi. Guru akan dapat mengevaluasi hasil pembelajarannya dengan melihat video peserta didik yang dikirmkan secara melalui whatsapp (WA). Dengan cara seperti ini diharapkan pembelajaran PJOK akan dapat berjalan lancar, meskipun masih ada kendala, banyak hal yang dirasa tidak sempurna karena tidak adanya tatap muka. Sekaligus berharap, peserta didik tetap berolah raga di rumah masing-masing, meskipun tidak ada jam olah raga secara nyata. PJOK dimasa pandemi menjadi salah satu cara untuk  mencegah virus Covid-19 dan juga meningkatkankan imunitas tubuh. Pada akhirnya penulis berharap, dengan tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat, sehingga pandemi Covid-19 cepat berlalu. Semoga. (*)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top