Warga Desa Juwok Sukodono Sragen Sulap Sampah Jadi Rupiah

Print Friendly and PDF

Mahasiswa KKN UNS menerima tabungan sampah dari warga desa. 

Warga Desa Juwok  Sukodono  Sragen Sulap Sampah Jadi Rupiah

Sragen-majalahlarise.com-Warga Desa Juwok tepatnya di Dukuh Gonggangan rt. 3, Kebayanan Kedung Pring, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen beramai ramai mengunjungi Bank Sampah Karyatama untuk menabung sampah. Minggu (26/1/2020).

Kegiatan menabung sampah ini baru dimulai untuk pertama kali setelah pada awal 5 bulan kemarin hanya menggunakan prinsip sedekah sampah.

Susgiyarto selaku koordinator bank sampah menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program Kampung KB Barayatama dengan tujuan selain untuk meningkatkan pendapatan dan menjaga lingkungan, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk merintis desa wisata yang nantinya hendak dicanangkan di desa Juwok. 

Kegiatan yang dikoordinatori oleh Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Mudatama mendapat banyak respons positif dari warga setempat. Terbukti dari banyaknya warga yang berpartisipasi menjadi nasabah bank sampah dan antusias untuk menabung sampah.

“Kegiatan bank sampah ini setelah berjalan di satu RT. Akan kita diterapkan di satu kelurahan,” katanya disela-sela kegiatannya di bank sampah.

Ia juga berharap agar kedepannya masyarakat Desa Juwok lebih guyub dan semangat untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas masyarakat.

Wiji Lestari, salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah pendapatan ibu rumah tangga dengan memanfaatkan sampah yang biasanya hanya menjadi limbah.

Dirinya sangat antusias dan berhasil mengumpulkan lebih dari 5 kg sampah. Bahan yang disetorkan dan memiliki nilai jual pun bermacam-macam seperti bahan tembaga, plastik kemasan, botol-botol, atum, kertas, dan sebagainya. Tembaga dan kuningan merupakan jenis sampah yang memiliki nilai jual yang paling tinggi.

Kegiatan pemanfaatan sampah sudah tidak begitu asing bagi warga Juwok. Sebelumnya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret (KKN UNS) mengadakan sosialisasi bank sampah dan workshop pengolahan sampah plastik sehingga menjadi nilai jual yang tinggi melalui produk bros dari sampah plastik kemasan.

Kegiatan workshop dengan pembicara dari komunitas Kresek Solo ini dihadiri oleh ibu-ibu Desa Juwok dan beberapa perwakilan dari desa lain di Kecamatan Sukodono, Sragen.

Kepala Desa Juwok, Suyono, S.Pd., M. Pd., dalam sambutannya berharap warga dapat memanfaatkan sampah yang sebelumnya hanya mubadzir dan disia-siakan.

“Dengan datangnya mahasiswa KKN UNS ini dapat memantik warga untuk menjadikan sampah menjadi sebuah kreasi dan menjadi keterampilan khusus sehingga membuahkan hasil,” katanya. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top